Article Details
Adopsi Inovasi Pemanfaatan Pupuk Bokashi Berbahan Limbah Kulit Kopi pada Peternak Desa Ciporeat Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung
Main Article Content
Latar belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan limbah peternakan dan perkebunan, khususnya kotoran ternak dan limbah kulit kopi, yang berpotensi diolah menjadi pupuk bokashi untuk meningkatkan produktivitas rumput odot. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan tingkat adopsi peternak, menganalisis hubungan antara faktor internal, faktor eksternal, dan atribut inovasi dengan tingkat adopsi, serta merumuskan strategi peningkatan adopsi.
Metode: Penelitian dilaksanakan pada 19 Januari hingga 19 April 2026 di Desa Ciporeat menggunakan metode kuantitatif inferensial. Sampel penelitian berjumlah 30 peternak yang ditentukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan korelasi Rank Spearman.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi peternak terhadap pemanfaatan pupuk bokashi berada pada kategori tinggi sebesar 80%. Faktor internal (usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat adopsi. Sebaliknya, seluruh dimensi atribut inovasi dan faktor eksternal memiliki hubungan signifikan, dengan ketersediaan sumber informasi sebagai faktor terkuat (r=0,785). Strategi peningkatan adopsi dilakukan melalui penguatan kegiatan penyuluhan, demonstrasi lapangan, serta peningkatan akses informasi dan kelembagaan.
Kesimpulan: Disimpulkan bahwa tingkat adopsi peternak terhadap pupuk bokashi berada pada kategori tinggi, dengan atribut inovasi dan faktor eksternal terutama ketersediaan sumber informasi sebagai faktor penentu utama adopsi. Penelitian sebelumnya telah membahas bokashi, namun kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tingkat adopsi inovasi bokashi oleh peternak masih relatif terbatas.
Received: 05 Jul 2026; Accepted: 24 Sep 2026; Available Online: 30 Sep 2026;
Al-Jabri, I. M., & Sohail, M. S. (2012). Mobile banking adoption: Application of diffusion of innovation theory. Journal of Electronic Commerce Research, 13(4), 379–391.
Anggini, D., Hartono, R., & Anwarudin, O. (2019). Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Limbah Sayuran sebagai Pupuk Bokashi pada Tanaman Sawi Putih. Jurnal Triton, 10(1), 99–115. https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/16
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta.
Asrulla, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10836
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung. (2024). Kecamatan Cilengkrang dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung.
Effendy, L., & Pratiwi, D. S. (2020). Tingkat Adopsi Teknologi Sistem Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka. Jurnal Agrica Ekstensia, 14(2), 75–85. https://doi.org/10.55127/ae.v14i2.64
Gandasari, D., Dayat, Dwidienawati, D., & Wahyuni, L. S. (2021a). Analysis of innovation attributes in the innovation adoption of agricultural mechanization technology in farmers. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(1), 38–51. https://doi.org/10.46937/19202132705
Gandasari, D., Dayat, Dwidienawati, D., & Wahyuni, L. S. (2021b). Analysis of Innovation Attributes in The Innovation Adoption of Agricultural Mechanization Technology in Farmers. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(1), 38–51. https://doi.org/10.46937/19202132705
Indraloka, A. B., Romadian, E., Sulkhi, W. I., & Aprilia, D. (2022). Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Bokashi Organik di Desa Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 59–64. https://doi.org/https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i2.2564
Ismail, F. (2018). Statistika Untuk Penelitian Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Sosial. Prenadamedia Group. Jakarta.
Ismilaili, Ninuk, P., & Pang, S. A. (2015). Tingkat Adopsi Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Jurnal Penyuluhan, 11(1), 49–59. https://doi.org/https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v11i1.9931
Juita. (2005). Faktor-faktor Penentu Tingkat Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT) pada Usahatani Padi Sawah di Desa Rimbo Kedui Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma. Skripsi, Universitas Bengkulu.
Kaca, I. N., Suariani, L., Suwitari, N., & Sanjaya, I. (2019). Budidaya Rumput Odot di Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung-Bali. Community Service Journal, 2(1), 29–33. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/csj.2.1.2019.29-33
Khan, N., Siddiqui, B. N., Khan, N., Khan, F., Ullah, N., Ihtisham, M., Ullah, R., Ismail, S., & Muhammad, S. (2019). Analyzing Mobile Phone Usage in Agricultural Modernization and Rural Development. International Journal of Agricultural Extension, 8(2), 139–147. https://doi.org/10.33687/ijae.008.02.3255
Kurnia, E., Riyanto, B., & Kristanti, N. D. (2019). Pengaruh Umur, Pendidikan, Kepemilikan Ternak dan Lama Beternak terhadap Perilaku Pembuatan MOL Isi Rumen Sapi di KUT Lembu Sura. Jurnal Penyuluhan Pembangunan, 1(2), 40–49. https://doi.org/https://doi.org/10.34145/jppm.v1i2.166
Majaski, C. (2021, April 29). Working Age Population. Investopedia. Diakses 29 April 2026. https://www.investopedia.com/terms/w/workingagepopulation.asp
Ningtyas, R. A., Astiti, N. W. S., & Handayani, M. (2016). Tingkat Adopsi Sistem Tanam Jajar Legowo 2:1 di Kelompok Tani Mina Sri Jaya Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Journal of Agribusiness and Agritourism, 5(2), 340–349.
Novia, G., Jeliana, J., Yuliani, Y., Amin, I., Cibro, K., Andini, M. R., & Husin, Z. (2024). Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi dan Kotoran Sapi Sebagai Pupuk Bokashi di Desa Tapak Moge Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah. Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 38–42. https://doi.org/https://doi.org/10.35308/tpm.v2i1.9622
Noviyanti, R., Yurisinthae, E., & Suyatno, A. (2020). Model Pengelolaan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar pada Usahatani Padi di Kabupaten Sanggau. Jurnal Agrisep: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 19(2), 289–300. https://doi.org/10.31186/jagrisep.19.2.289-300
Paraing, K. L., Sudarma, I. M. A., & Pati, D. U. (2021). Produktifitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang Diberikan Pupuk Bokashi dengan Level 10 dan 20 ton/hektare di Kelurahan Kawangu BT - Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 23, pp. 140–151). Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.
Peraturan Menteri Pertanian. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 47/Permentan/SM.010/9/2016 tentang Pedoman Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian. Kementerian Pertanian.
Prakoso, F. Z., Kusnadi, D., & Harniati, H. (2020). Tingkat Adopsi Teknologi dalam Pengendalian Hama Terpadu dengan Menggunakan Tanaman Refugia Pada Budidaya Padi di Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(4), 739–746. https://doi.org/10.47492/jip.v1i4.141
Rahmawati, I. A., Muljono, P., & Matindas, K. (2023). Adopsi Inovasi Hasil Riset di IPB University. Jurnal Penyuluhan, 19(1), 117–129. https://doi.org/https://doi.org/10.25015/19202343558
Rifdah, N., & Kusnadi, D. (2019). Motivasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Komoditas Sayuran di Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 14(2), 30–43. https://doi.org/https://doi.org/10.51852/jpp.v14i2.416
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations. Free Press. New York.
Rogers, E. M., & Shoemaker, F. F. (1971). Communication of innovations: A cross-cultural approach. Free Press. New York.
Roscoe, J. T. (1975). Fundamental Research Statistics for the Behavioral Sciences (2nd ed.). New York.
Rosyida, S. A., Sawitri, B., & Purnomo, D. (2021). Hubungan Karakteristik Petani dengan Tingkat Adopsi Inovasi Pembuatan Bokashi dari Limbah Ternak Sapi. Jurnal Kirana: Jurnal Komunikasi Dan Penyuluhan Pertanian, 2(1), 54–64. https://doi.org/10.19184/jkrn.v2i1.27154
Soekartawi. (2005). Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Universitas Indonesia Press.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Mixed methods). Alfabeta. Bandung.
Taherdoost, H. (2018). Validity and Reliability of the Research Instrument; How to Test the Validation of a Questionnaire/Survey in a Research. International Journal of Academic Research in Management, 5(3), 28–36. https://doi.org/10.2139/ssrn.3205040
Thompson, H., & Hamilton, K. A. (2025). A diffusion of innovations measurement scale for reinvention, relative advantage, compatibility, complexity, trialability and observability. Plos One, 20(10), 1–24. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0334616
Willianto, D. (2019). Persepsi Petani Mengenai Karakteristik Inovasi Teknik Trimming Pinus pada Agroforestri Tanaman Pinus dan Kopi di UB Forest. Skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya.
Yantika, M. S., Euriga, E., & Isna, T. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan adopsi drip irrigation petani bawang merah pesisir pantai Bantul. Jurnal Pertanian Cemara, 22(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.24929/fp.v22i1.4274