Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Bahan Formulasi Sabun Mandi Cair

Utilization of Spent Coffee Grounds and Virgin Coconut Oil (VCO) as Ingredients for Liquid Body Wash Formulation

  • Puput Melani Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Carolina Diana Mual Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Widyaningrum Widyaningrum Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Limbah Ampas Kopi, Virgin Coconut Oil (VCO), Sabun Mandi Cair, Uji Hedonik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi limbah ampas kopi dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap mutu sabun mandi cair, menganalisis interaksi kedua bahan terhadap karakteristik sabun mandi cair, serta menentukan formulasi terbaik berdasarkan mutu produk dan tingkat penerimaan panelis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas limbah ampas kopi, Virgin Coconut Oil (VCO), kalium hidroksida (KOH), gliserin, Coco-DEA, aquades, dan Propilen glikol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi limbah ampas kopi (2%, 3%, dan 4%) dan konsentrasi VCO (21%, 22%, dan 23%), sehingga diperoleh sembilan kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi pH, viskositas, tinggi busa, dan uji hedonik. Data pH, viskositas, dan tinggi busa dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan, sedangkan data uji hedonik dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi limbah ampas kopi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH dan viskositas, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi busa. Konsentrasi VCO tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati, sedangkan interaksi antara limbah ampas kopi dan VCO hanya berpengaruh nyata terhadap nilai pH. Peningkatan konsentrasi limbah ampas kopi menyebabkan nilai pH dan viskositas cenderung menurun, sedangkan peningkatan konsentrasi VCO dalam rentang yang digunakan belum memberikan perubahan yang nyata terhadap mutu sabun mandi cair. Seluruh formulasi menghasilkan nilai pH 8,036–8,293, viskositas 392–660 cPs, dan tinggi busa 117,36–142,51 mm, yang memenuhi persyaratan mutu sabun mandi cair. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa seluruh formulasi dapat diterima oleh panelis pada parameter warna, aroma, dan tekstur, sehingga sabun mandi cair yang dihasilkan memiliki tingkat penerimaan yang baik. Berdasarkan metode indeks efektivitas yang mempertimbangkan seluruh parameter mutu fisik, kimia, dan sensori, perlakuan A1B1 (ampas kopi 2% dan VCO 21%) ditetapkan sebagai formulasi terbaik karena menghasilkan keseimbangan mutu yang paling optimal dengan nilai pH 8,129, viskositas 660 cPs, tinggi busa 140,15 mm, serta memperoleh tingkat penerimaan panelis yang baik. Penelitian ini membuktikan bahwa limbah ampas kopi memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam formulasi sabun mandi cair berbasis VCO yang memenuhi standar mutu, dapat diterima oleh konsumen, serta berpotensi dikembangkan sebagai produk perawatan tubuh yang bernilai tambah dan ramah lingkungan.

References

Bahri, S., Muhammad, N., & Aryanu, F. (2025). Isolasi dan Identifikasi Asam Klorogenat dari Ampas Kopi Menggunakan Ekstraksi Cair–Cair dan Kromatografi Kolom dengan Analisis HPLC. Pure Chemistry Research, 1(2), 45–50. https://doi.org/10.70716/purechem.v1i2.361

Cahyanti, N., Dekres Tumangkeng, D., & Dwi Cahyanti Program Studi Diploma Tiga Farmasi, N. (2024). Evaluasi Stabilitas Formula Sabun Virgin Coconut Oil (VCO) dan Aktivitas Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Journal of Pharmacy Science and Practice, 2657–2311. http://journal.wima.ac.id/index.php/JFST/

Dewi, L. K., Cahyani, C., Nurhadianty, V., Sarosa, A. H., Zari, A. D. P., Wahyuningtyas, L. E., & Aulia, I. R. N. (2024). Formulasi Castile Soap Berbasis Virgin Coconut Oil (VCO) dan Minyak Zaitun Sebagai Bahan Pembuatan Sabun Cair. Jurnal Teknologi Bahan Alam. https://doi.org/10.23917/jtba.v3i1.3706

Ilham, M. M., Anggraini, D., Yofinaldi, S., & Wirayuda, R. (2023). Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi menjadi Pupuk Organik. Jurnal Sains Teknologi Dalam Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 9–14. http://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JSTPM

Indriani, & Aminullah. (2024). Pemanfaatan Ampas Kopi Sebagai Nilai Tambah UMKM Prilian. 3.

Kasman, R. A., & Imranah. (2023). Analisis Kadar Kafein dan Asam Klorogenat Dalam Kopi Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Riset Guru Indonesia, 2(1).

Khoiroh, I., Nugroho, S., Rosdiana, E., Asmono, S., Novenda, I., & Pujiastuti. (2024). Karakteristik Dan Uji Hedonik Sabun Berbahan Limbah Ampas Kopi.

Kurniawan, Maulidah, F., Mira, N. K., & Suciati, A. (2024). Jurnal Ilmiah Global Farmasi Formulasi Sabun Cair Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) Dengan Variasi Kombinasi Crude Palm Oil (Cpo) Dan Virgin Coconut Oil (VCO). In JIGF (Vol. 2, Number 2). http://jurnal.iaisragen.org/index.php/jigf

Widyasanti, A., Qurratu’ain, Y., & Nurjanah, S. (2017). Pembuatan Sabun Mandi Cair Berbasis Minyak Kelapa Murni (VCO) dengan Penambahan Minyak Biji Kelor (Moringa oleifera Lam). Chimica et Natura Acta, 5(2), 77. https://doi.org/10.24198/cna.v5.n2.14691

Yulianto, S., Yunianto, B., & Ag. kirwanto. (2023). Mutu Fisik Sabun Cair Ekstrak Kelor (Moringa oleifera L.) Physical Quality Of Liquid Soap Moringa Extract (Moringa oleifera L.). 3(2), 2798–0332. https://doi.org/https://doi.org/10.37341/jurnaljamukusuma.v3i2.53

Yusriyani, Syarifuddin K.A, & Sukirawati. (2022). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Sabun Cair Ekstrak Kulit Buah Pisang Kepok (Musa balbisiana). Jurnal Kesehatan Yamasi Makasar.

Zahro, K., Salsabila, ) ;, Aulia, S., Rishel, ) ;, Azahra, S., Tatiek, ) ;, Zaevany, A., Margaretha, C., Naila, J., Com, P., & Kesehatan, H. (2023). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Sabun Cair Berbasis Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Penambahan Oleum Citri Sebagai Essential Oil. Indonesian Journal of Health Science, 3(2a), 2023.

Published
2026-08-05