Peran Cengkih Hutan dalam Strategi Pengembangan Perkebunan Cengkih Adaptif terhadap Perubahan Iklim

The Role of Wild Clove in Climate-Adaptive Clove Plantation Development Strategies

  • Sheny Kaihatu Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Maryam Nurdin Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Wahid Wahid Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Astrid da Costa Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Risma Suneth Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Edwin Waas Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Rosniyati Suwarda Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Procula R Matitaputty Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Kardiyono Kardiyono Kementerian Pertanian
Keywords: Cengkih Hutan, Varietas, Adaptif, Perubahan Iklim

Abstract

Maluku memiliki salah satu plasma nutfah  cengkih  lokal  yang  oleh  masyarakat  setempat  disebut  sebagai cengkih  Hutan.  Cengkih  Hutan  tergolong cengkih tipe liar yang ditemukan di beberapa wilayah di Pulau Ambon, Maluku. Perubahan iklim saat ini ditandai oleh peningkatan suhu global, perubahan pola curah hujan, serta meningkatnya frekuensi kejadian cuaca ekstrem telah menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan produksi tanaman cengkih (Syzygium aromaticum L.) Kondisi tersebut berpotensi menurunkan pertumbuhan, produktivitas, dan kualitas hasil cengkih. Pengembangan varietas cengkih yang adaptif terhadap perubahan iklim menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan produktivitas dan stabilitas produksi. Dalam konteks tersebut, cengkih hutan memiliki peran penting sebagai sumber plasma nutfah yang menyimpan keragaman genetik dan karakter adaptif yang berpotensi dimanfaatkan dalam program pemuliaan tanaman. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis berbagai hasil penelitian mengenai potensi cengkih hutan sebagai sumber daya genetik dalam pengembangan varietas cengkih adaptif terhadap perubahan iklim. Kajian dilakukan melalui penelusuran dan analisis literatur yang mencakup aspek keragaman genetik, adaptasi terhadap cekaman lingkungan, ketahanan terhadap hama dan penyakit. Hasil kajian menunjukkan bahwa cengkih hutan memiliki potensi sebagai sumber gen toleransi terhadap kekeringan, suhu tinggi, dan kondisi lingkungan marginal, serta berperan dalam memperluas basis genetik varietas budidaya. Pemanfaatan cengkih hutan melalui eksplorasi, karakterisasi, konservasi, dan integrasi dengan teknologi pemuliaan modern dapat mendukung percepatan perakitan varietas cengkih yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pelestarian dan pemanfaatan sumber daya genetik cengkih hutan perlu menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan perkebunan cengkih di era perubahan iklim.

References

A.A. Istri Mirah Dharmadewi, Kadek Yuniari Suryatini, I. Gusti Ayu Rai, I.W. Suanda, Gusti Agung Gede Wiadnyana, I.G.A. Trisna Jayantika. 2025. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Apergillus Niger. Jurnal Sains dan Teknologi.14(2): 211-217. DOI : https://doi.org/10.23887/jst-undiksha.v14i2.96348

A Alfian, A S Mahulette, M Zainal, Hardin and A H Bahrun. 2019. Morphological character of raja clove (Syzygium aromaticum L . Merr & Perry.) native from Ambon Island. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 343, 012150. doi: 10.1088/1755-1315/343/1/012150.

Amiruddin dan Umasugi, B. (2023). Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Cekaman Kekeringan pada Tanaman Perkebunan di Pulau Ternate. Jurnal Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, 9 (1), 22-27. DOI: http://dx.doi.org/10.26418/pedontropika.v9i1.73649

Ardiansa, F., Sabaruddin, L., & Alam, S. (2025). The Effect of Rainfall Anomalies on the Productivity of Clove Plants (Syzygium aromaticum) and Management Strategies in Southeast Sulawesi. International Journal of Science, Technology & Management, 6(1), 288–297. https://doi.org/10.46729/ijstm.v6i1.1219

Asri Subkhan Mahulette, Anggra Alfian, Suyadi, Supriyanto, Jonner Situmorang,Avia Jolanda Matatula, Abdul Karim Kilkoda, Jeanne Ivonne Nendissa, Anna Yuliana Wattimena. Type and morphological character of local clove (Syzygium aromaticum) from Maluku, Indonesia. Biodiversitas, 23(3), pp.1301–1309. DOI: https://doi.org/10.13057/biodiv/d230314

Azzahra Amalia Syarifah * , Eko Yuliarsha Sidhi, Nina Lisanty, Agustia Dwi Pamujiati. 2025. Rantai Nilai Agribisnis Komoditas Cengkeh di Kabupaten Trenggalek. Jurnal Agro Industri Perkebunan. 13(2): 125-140. https://doi.org/10.25181/jaip.v13i2.4133

Baiq Adinda Aurelia Salsabila, Amira Fathin Nabila Yusuf, Adinda Citra Renda Gading , Anandito Prabuningrat, Mahacita Andanalusia. Jurnal Biologi tropis. 23(1): 169-173. DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v23i1.4561

Byrne PF. 2023. Plant breeding for climate change: Opportunities for adaptation and mitigation. In: Volk GM, Moreau TL, Byrne PF. Conserving and Using Climate-Ready Plant Collections. Fort Collins, Colorado: Colorado State University. Available from: https://colostate.pressbooks.pub/climatereadyplantcollections/chapter/plant-breeding-for-climate-change/

Cortés-Rojas DF, de Souza CR, Oliveira WP. 2014. Clove (Syzygium aromaticum): a precious spice. Asian Pac J Trop Biomed. 4(2): 90-6. doi: 10.1016/S2221-1691(14)60215-X.

Darwati, Ireng. 2017. Penekanan Fluktuasi Produksi Cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan Mekanisme Fisiologi. Perspektif, 16(2): 93–101.

Esther Kemabauw, Asri S mahulette, Anna Yuliana Wattimena, dan Rein Estefanus Senewe. 2021. Analisis Rantai Pasok Komoditas Cengkih Hutan di Maluku. Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE), 2(2): 81-87. DOI: https://doi.org/10.33474/jase.v2i2.13083

Fadila Tamnge & Yusnaini. 2019. Kajian etnobotani dan konservasi cengkih Afo di Ternate. Techno: Jurnal Penelitian, 8(2): 318–327. DOI: https://doi.org/10.33387/tjp.v8i2.1385

Hariyadi, A S Mahulette , S Yahya and A Wachjar. 2019. Measuring the potential of biomass, carbon storage, and carbon sink of forest cloves. The 1st International Seminar on Natural Resources and Environmental Management (ISenREM 2019), 399, 012063. doi: 10.1088/1755-1315/399/1/012063.

Ines Mansihot, Sandra Goncalves and Anabela Romano. 2024. How climate change-related abiotic factors affect the production of industrial valuable compounds in Lamiaceae plant species: a review. Front Plant Sci. 15:1370810. doi: 10.3389/fpls.2024.1370810

Marwanyani Kamsurya, Samin Botanri, Kamaruddin. 2025. Domestikasi Tanaman Cengkeh Hutan di Pulau Ambon: Telaah Terhadap Syzygium obtusifolium L. Journal of Science and Technology. 5(2): 121-130. file:///C:/Users/LENOVO/Downloads/Jurnal+Juste+Yani+Edit+5+2%20(2).pdf

Naziella, Wintari Taurina, W. & Mohamad Andrie. 2022. Characterization of the manufacturing process simplicia Syzygium aromaticum as raw material for wound healing drug preparations. Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4(2):.354–362. DOI: https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14184

Onyeneke, C. J., Umeh, G. N., & Onyeneke, R. U. (2023). Impact of Climate Information Services on Crop Yield in Ebonyi State, Nigeria. Climate, 11(1): 1–16. https://doi.org/10.3390/cli11010007

Qing Xue, Zedong Xiang, Shengguang Wang, Zhufeng Cong, Peng Gao & Xiaonan Liu. 2022. Recent advances in nutritional composition, phytochemistry, bioactive, and potential applications of Syzygium aromaticum L. (Myrtaceae). Frontiers in Nutrition, 9. DOI: 10.3389/fnut.2022.1002147

Rauf A. Hatu, Sainudin Latare , Sahrain Bumulo, Prasetyo Satingi. 2024. Kebertahanan petani cengkeh: Studi kasus di Desa Linawan, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat SJPPM. 2(1): 1-13. http://ejurnal.fis.ung.ac.id/index.php/sjppm/about

Rifki Firmansyah, Ellys Rachman, Andi Yusuf Katili. 2025. Faktor-Faktor Penghambat Pemberdayaan Petani Cengkih di Desa Dolong A Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Too Una-Una. Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik.10(2): 142-151. https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/public-inspiration

Rohmah, Z., Purnomo, H., & S Puspitasari, R. (2018). Aktivitas antioksidan dan analisis kandungan senyawa fenolik pada ekstrak etanol berbagai bagian tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum). Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 21(3), 117–123. https://doi.org/10.14710/jksa.21.3.117-123.

Saeful Amin dan Rudi Guspiana. 2025. Tinjauan Kimia Medisinal Potensi Ekstrak Minyak Atsiri Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Bagi Kesehatan. Journal of Public Health Science (JoPHS). 2(2): 153-159. file:///C:/Users/LENOVO/Downloads/10.+Saeful+Amin+.pdf

Sundari, Nurhasanah, Abdu Mas’ud, Mohamad Amin, Estri Laras Arumingtyas, Rodiyati Azrianingsih. 2019. Update phylogenetic information of the local varieties of cloves (Syzygium aromaticum) from North Maluku, Indonesia based on ITS sequences. Biodiversitas, 20(6): 1510–1515. DOI: 10.13057/biodiv/d200604

Tandaju, R. P., Manginsela, E. P., & Waney, N. F. L. (2017). Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Cengkeh Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani. Agri Sosioekonomi, 13(3A). https://doi.org/10.35791/agrsosek.13.3A.2017.18017.

Muhammed Azharudheen T.P, Muhammed Nissar V.A, T.E. Sheeja. 2026. Genome-wide discovery, characterization, and validation of novel SSR markers in clove (Syzygium aromaticum) and their application in genetic analysis. BMC Plant Biol https://doi.org/10.1186/s12870-026-09078-5

Wattimena, A. Y., Mahulette, A. S., Makaruku, M. H., & Lating, M. F. A. (2023). Morphological Character of Clove “Raja” (Syzygium aromaticum L.), Endemic to Maluku, Indonesia. Journal of Tropical Crop Science, 10(01): 71–78. https://doi.org/10.29244/jtcs.10.1.71-78

Published
2026-08-05