Respon Bibit Kelapa Sawit Pre-Nursery terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Batang Pisang dan Air Kelapa
Response of Oil Palm Pre-Nursery Seedlings to the Application of Liquid Organic Fertilizer Derived from Banana Stems and Coconut Water
Abstract
Pembibitan merupakan tahap penting dalam budidaya kelapa sawit karena menentukan kualitas pertumbuhan tanaman pada fase selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pupuk organik cair (POC) batang pisang yang diperkaya air kelapa dalam meningkatkan pertumbuhan dan biomassa bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada fase pre nursery. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok nonfaktorial dengan lima perlakuan, yaitu P0 (konrol), P1 (160 ml/l air), P2 (200 ml/l air), P3 (240 ml/l air), dan P4 (280 ml/l air), masing – masing diulang lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, berat basah tajuk, berat basah akar, berat kering tajuk, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC batang pisang yang diperkaya air kelapa berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan P4 menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman 19,59 cm, diameter batang 4,26 mm, jumlah daun 3,60 helai, dan panjang akar 26,89 cm. Selain meningkatkan biomassa tanaman, penggunaan POC juga lebih ekonomis dibandingkan pupuk NPK. POC batang pisang yang diperkaya air kelapa berpotensi menjadi sumber hara organik alternatif untuk pembibitan kelapa sawit yang lebih efisien dan berkelanjutan.
References
Arwin, I., Tjoa, A., & Madauna, I. (2022). Pupuk organik cair dan pertumbuhan bibit kelapa sawit. E-Jurnal Agroteknis, 10(2), 111–122. http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/id/article/view/1321
Banowati, G., Ekawati, R., Muningsih, R., Pamungkas, S. S. T., & Pramudya, Y. (2024). Buku budidaya tanaman sawit I. CV. Media Penerbit. (Catatan: Tambahkan nama penerbit jika ini buku cetak/e-book)
Hermawan, D., Lestari, W., Sepriani, Y., & Saragih, S. H. Y. (2023). Analisis unsur hara makro N, P, K dan Mg pupuk organik cair dari bahan batang dan kulit buah pisang. Jurnal Mahasiswa Agroteknologi (JMATEK), 4(2), 64–73. https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/JMATEK/article/view/4996
Jemian, K. K. (2025). Efektivitas pupuk organik cair limbah kulit singkong batang pisang dan azolla terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy. Jurnal Inovasi Pertanian, 27(2), 175–185. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/innofarm/article/view/12679
Kurniawan, I. (2022). Pengaruh macam dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di pre nursery (Doctoral dissertation, Institut Pertanian INSTIPER Yogyakarta). Politeknik LPP Repository. https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4268/
Maharani, L., Hasanah, H. U., & Ersadi, M. (2023). Pengaruh kombinasi pupuk organik dari kotoran sapi dan pupuk organik cair dari batang pisang terhadap pertumbuhan pakcoy (Brassica rapa). BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi, 5(1), 286–299. https://doi.org/10.31537/biocons.v5i1.1182
Muhammad, T., Anhar, S., Sitinjak, R. R., Fachrial, E., & Pratomo, B. (2021). Respon pertumbuhan bibit kelapa sawit di tahap pre nursery dengan aplikasi pupuk organik cair kulit pisang kepok. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 23(2), 143–155. https://doi.org/10.30596/agrium.v21i3.2456
Nurhayani, N., Nisa, H. Y., Nandini, A. W., Syara, S., Wanhar, D., Anggraeni, D., & Herdiansyah, K. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair (Poc) berbahan dasar batang pisang di Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 13(2), 251–257. https://doi.org/10.30999/jpkm.v13i2.2905
Nurhayati, N., Khairani, S., & Sembiring, J. (2024). Pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.) terhadap aplikasi pupuk organik cair. Jurnal Agroplasma, 11(2), 306–310. https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/agro/article/view/6000
Nurjannah, I., & Lasmini, S. A. (2022). Pengaruh pemberian POC batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Agrotekbis: E-Jurnal Ilmu Pertanian, 10(3), 355–364. https://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/id/article/view/1242
Rahmawati, A. (2023). Keragaman genetik varietas kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 5(1), 35–40. https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/kst/article/view/677
Setiawan, R. N., Rohmiyati, S. M., & Avianto, Y. (2025). Pengaruh cara aplikasi dan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Jurnal Agroforetech, 3(1), 2191–2199. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2191
Siahaan, M., Sutanto, A. S., & Simanjuntak, S. C. (2021). Pengaruh pemberian beberapa sumber unsur hara N terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di pembibitan utama. Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet, 2(1), 85–94. https://ejurnal.itsi.ac.id/index.php/JAE/article/view/91
Widowati, L., Hartatik, W., Setyorini, D., & Trisnawati, Y. (2022). Dampak penggunaan pupuk kimia pada pertanian. Balai Penelitian Tanah.








