Pengaruh Penerapan Hazard Identification, Risk Assessment and Control (HIRAC) terhadap Efektivitas Pengendalian Risiko Kerja pada Karyawan Panen Kelapa Sawit
The Impact of Implementing Hazard Identification, Risk Assessment, and Control (HIRAC) on the Effectiveness of Occupational Risk Control among Oil Palm Harvesting Workers
Abstract
Kegiatan panen kelapa sawit merupakan salah satu pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi karena melibatkan penggunaan alat panen, aktivitas fisik yang berat, serta kondisi lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Penerapan Hazard Identification, Risk Assessment and Control (HIRAC) diperlukan sebagai upaya sistematis untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan tindakan pengendalian yang tepat guna menciptakan lingkungan kerja yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan HIRAC terhadap pengendalian risiko kerja karyawan panen di PT Nusa Pusaka Kencana Kebun Bahilang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh terhadap 49 karyawan panen. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HIRAC berada pada kategori baik dengan tingkat penerapan yang relatif tinggi. Pengendalian risiko kerja yang diterapkan perusahaan juga berada pada kategori baik melalui penggunaan alat pelindung diri, penerapan prosedur kerja aman, serta pengawasan rutin terhadap aktivitas panen. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa penerapan HIRAC berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian risiko kerja dengan nilai signifikansi 0,002 (<0,05). Semakin baik penerapan HIRAC, maka semakin efektif pengendalian risiko kerja yang dilakukan perusahaan. Dengan demikian, penerapan HIRAC merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian risiko kerja pada kegiatan panen kelapa sawit.
References
Badan Pusat Statistik (2025). Volume 1, 2025 (Vol. 1).
Harahap et al., (2022). Menggunakan Metode Hazard Identification And Risk Assesment Control (HIRAC) di Pt Perkebunan Nusantara IV. 5035, 249–257.
International Labour Organization (2023). Social Finance.
Khoirotun Najihah, Wahyuni, R. M. N. (2019). Penetapan Kebijakan K3, Perencanaan K3 Dan Implikasinya Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Di PKS Kebun Rambutan PTPN-III Tebing Tinggi. 2(1), 1–7.
Maaruf, T. N. P., Yantu, I., Mahmud, M., Panigoro, M., dan Sudirman, S. (2023). Pengaruh Pelayanan Aparat Kelurahan Terhadap Kepuasan Masyarakat. Tiara. Journal of Economic and Business Education https://Ejurnal.Ung.Ac.Id/Index.Php/JEBE/Index, 1(1), 178–185.
Mallapiang, F., dan Samosir, I. A. (2014). Analisis Potensi Bahaya dan Pengendaliannya dengan Metode HIRAC. VI(2), 350–362.
Maulintika, R., dan Anjarwati, S. (2024). Pengaruh Penerapan K3 Menggunakan Metode Proyek “Revitalization of Banjarcahyana” – Kabupaten Purbalingga 5(2), 91–98.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian.
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yuliardi, R., dan Nuraeni, Z. (2017). statistika penelitian oleh yuliardi dan nuraeni.pdf.








