Model Optimasi Penjadwalan Pemetikan Daun Teh melalui Alokasi Areal Petik dan Tenaga Kerja Menggunakan Pendekatan Linear Programming
Optimization Model for Tea Leaf Plucking Scheduling via Plucking Area and Labor Allocation Using a Linear Programming Approach
Abstract
Produktivitas pemetikan daun teh di perkebunan berskala besar kerap terhambat oleh inefisiensi alokasi areal petik dan tenaga kerja akibat sistem penjadwalan yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimasi penjadwalan pemetikan daun teh melalui alokasi areal petik (hanca) dan tenaga kerja menggunakan pendekatan pemrograman linear. Kondisi awal menunjukkan bahwa realisasi produksi pada salah satu lahan studi kasus hanya mencapai 57,8% dari target perusahaan, yang diindikasikan disebabkan oleh keterlambatan sistemik dalam rotasi gilir petik. Model pemrograman linear dikonstruksi dengan fungsi tujuan memaksimumkan total produksi daun teh tahunan. Variabel keputusan berupa luas areal petik per hanca pada setiap blok dan musim (Lijk), dengan fungsi kendala meliputi ketersediaan luas lahan per blok (Aij) dan kapasitas tenaga pemetik (Tij) berdasarkan koefisien rasio 1,12 orang/ha. Model diselesaikan menggunakan perangkat lunak LINDO. Hasil optimasi menunjukkan peningkatan produksi daun teh sebesar 49,17%, dari 512,009 ton menjadi 763,62 ton per tahun. Kebutuhan areal petik berkurang 20,79% dari 94,23 ha menjadi 74,64 ha, sementara tenaga pemetik menurun 19,23% dari 104 orang menjadi 84 orang. Dua belas hanca prioritas teridentifikasi sebagai titik intervensi penjadwalan, dan opsi jadwal pemetikan baru disusun secara terpisah untuk musim hujan dan musim kemarau. Temuan ini menunjukkan bahwa pemrograman linear mampu menghasilkan alokasi sumber daya yang lebih efisien dan jadwal pemetikan yang adaptif terhadap variasi musim, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas perkebunan teh secara signifikan.
References
Agyeman, B. T., Naouri, M., Appels, W. M., Liu, J., & Shah, S. L. (2024). Learning-based multi-agent MPC for irrigation scheduling. Control Engineering Practice, 147, Article 105908.
Ahumada, O., & Villalobos, J. R. (2009). Application of planning models in the agri-food supply chain: A review. European Journal of Operational Research, 195(1), 1–20.
Alabdulkader, A. M., Al-Amoud, A. I., & Awad, F. S. (2012). Optimization of the cropping pattern in Saudi Arabia using a mathematical programming sector model. Agricultural Economics, 58(2), 56–60.
Arnaout, J.P., & Maatouk, M. (2010). Optimization of quality and operational costs through improved scheduling of harvest operations. International Transactions in Operational Research, 17(5), 595–605.
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2018). Statistik Kesejahteraan Rakyat. ISSN 2502–7492, Nomor Publikasi 04210.1814.
Bohle, C., Maturana, S., & Vera, J. (2010). A robust optimization approach to wine grape harvesting scheduling. European Journal of Operational Research, 200(1), 245–252.
dos Santos, L. M. R., Michelon, P., Arenales, M. N., & Santos, R. H. S. (2011). Crop rotation scheduling with adjacency constraints. Annals of Operations Research, 190(1), 165–180.
Galán-Martín, Á., Pozo, C., Guillén-Gosálbez, G., Antón Vallejo, A., & Jiménez Esteller, L. (2015). Multi-stage linear programming model for optimizing cropping plan decisions under the new common agricultural policy. Land Use Policy, 48, 515–524.
Harman, H., & Sklar, E. I. (2022). Multi-agent task allocation for harvest management. Frontiers in Robotics and AI, 9, 864745.
Juliansyah, A. T., Damayanti, D. D., & Juliani, W. (2017). Penjadwalan Pemetikan Pucuk Teh untuk Memaksimalkan Produksi di PT Perkebunan Nusantara VIII Ciater. e-Proceeding of Engineering, 4(2). ISSN 2355–9365.
Lacerda, T. H. S., de Jesus França, L. C., Lopes, I. L. e., Lacerda, S. L. S., Figueiredo, E. O., Barbosa, B. H. G., Silva, C. S. J. e., & Gomide, L. R. (2023). Multi-objective forest harvesting under sustainable and economic principles. Journal of Forestry Research, 34(5), 1379–1394
Restiati, A. (2006). Model Penjadwalan dalam Pemetikan Pucuk Teh (Studi Kasus Perkebunan Gunung Mas PTPN VIII Jawa Barat). Tesis. Bogor: Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Sapto, S., Marwanti, S., Hastuti, D., & Fachriyani, H. (2024). Analisis daya saing ekspor teh Indonesia di pasar Asia Tenggara tahun 2012–2021. Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal, 3(1), 57.
Sari, I. N., Lestari, E. R., & Astuti, R. (2016). Analisis Produktivitas Sektor Kebun Menggunakan Craig-Harris Productivity Model (Studi Kasus di PT Candi Loka-Kebun Teh Jamus). Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 5(2), 75–83.
Sarımehmet, B., Pınarbaşı, M., Alakaş, H. M., & Eren, T. (2023). Harvest optimization for sustainable agriculture: The case of tea harvest scheduling. Artificial Intelligence in Agriculture, 10, 35–45.








