Analisis Kerusakan Tanaman Pala (Myristica fragrans Houtt.) akibat Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Strategi Pengelolaan Terpadu di Jazirah Leihitu
Analysis of Nutmeg (Myristica fragrans Houtt.) Damage Caused by Plant Pests and Diseases and Integrated Management Strategies on the Leihitu Peninsula
Abstract
Pala (Myristica fragrans Houtt.) merupakan komoditas perkebunan unggulan di Provinsi Maluku yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil rempah, namun produktivitasnya masih dibatasi oleh serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis OPT utama, menganalisis luas dan intensitas serangan, serta merumuskan strategi Pengelolaan OPT Terpadu (PHT) pada sentra produksi pala di Jazirah Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–Oktober 2025 di Desa Allang, Hila, dan Suli. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan melibatkan 30 petani (10 petani pada setiap desa). Pengamatan dilakukan terhadap 65 tanaman pala pada setiap petani untuk mengidentifikasi jenis OPT, menghitung luas serangan dan intensitas serangan, serta menganalisis tingkat kerusakan tanaman secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama penggerek batang Batocera hercules merupakan OPT dominan dengan luas serangan sebesar 18,63% dan intensitas serangan 14,82%, diikuti penyakit busuk buah kering yang disebabkan oleh Stigmina myristicae dengan luas serangan 15,47% dan intensitas serangan 11,35%, serta penyakit kanker batang oleh Phytophthora sp. dengan luas serangan 12,39% dan intensitas serangan 8,76%. Serangan ketiga OPT tersebut menyebabkan kerusakan pada batang, cabang, dan buah yang berpotensi menurunkan produktivitas serta mutu hasil pala. Strategi PHT yang direkomendasikan meliputi sanitasi kebun, eradikasi tanaman terserang berat, pemangkasan bagian tanaman yang terinfeksi, pemanfaatan agens hayati dan musuh alami, pemupukan berimbang, monitoring berkala, serta penggunaan pestisida secara bijaksana berdasarkan ambang pengendalian. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu menekan perkembangan OPT secara efektif dan berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan produktivitas serta keberlanjutan usaha tani pala di Jazirah Leihitu.
References
Agrios, G. N. (2021). Plant pathology (6th ed.). Elsevier.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. (2022). Petunjuk teknis budidaya dan pengendalian organisme pengganggu tanaman pala. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Barnett, H. L., & Hunter, B. B. (2020). Illustrated genera of imperfect fungi. APS Press.
Chen, X., Li, Y., & Zhao, H. (2022). Lignocellulose degradation mechanisms of cerambycid larvae and their adaptation to woody hosts. Journal of Insect Physiology, 138, 104372.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.
Dara, S. K. (2021). Integrated pest management for sustainable crop production and protection. Journal of Integrated Pest Management, 12(1), 1–12.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2023). Statistik perkebunan unggulan nasional 2022–2024: Pala (Myristica fragrans Houtt.). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Hasan, M., Rahman, M., & Islam, M. A. (2023). Stem borer infestation and its impact on productivity of woody perennial crops. Crop Protection, 168, 106220.
Kalay, A. M., Lamerkabel, J. S. A., & Thenu, F. J. L. (2015). Kerusakan tanaman pala akibat serangan penyakit busuk buah kering dan hama penggerek batang pala di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agroekotek, 7(2), 138–146.
Karoho, H., Tondok, E. T., & Wiyono, S. (2016). Identifikasi dan perkembangan penyakit busuk buah kering pada tanaman pala di Kepulauan Sangihe. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 12(5), 165–172.
Kaur, M., & Sharma, P. (2021). Morphological and molecular approaches for identification of plant pathogenic fungi: A review. Journal of Plant Diseases and Protection, 128(5), 1235–1248.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Pedoman pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan.
Kumar, R., Singh, P., & Sharma, A. (2021). Oviposition behaviour and host selection of longhorn beetles (Coleoptera: Cerambycidae) in tropical forest trees. Journal of Applied Entomology, 145(8), 698–708.
Li, Y., Zhang, H., & Chen, L. (2023). Effects of wood-boring insects on structural integrity of woody plants. Forest Ecology and Management, 541, 121073.
Liu, Y., Wang, J., & Chen, Z. (2022). Dispersal ecology of longhorn beetles (Coleoptera: Cerambycidae) in tropical ecosystems. Environmental Entomology, 51(4), 742–751.
Madden, L. V., Hughes, G., & Van den Bosch, F. (2021). The study of plant disease epidemics (2nd ed.). APS Press.
Najoan, J. E., Tondok, E. T., & Wiyono, S. (2019). Karakterisasi morfologi jamur Stigmina myristicae penyebab busuk buah kering pada pala. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 23(2), 117–125.
Patty, J. A., Talahaturuson, A., & Siahaya, V. G. (2023). Pengenalan hama penyakit utama tanaman pala dan cengkeh serta teknik pengendaliannya di Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Hirono, 3(1), 38–44.
Pesireron, M., Kaihatu, S., Suneth, R., & Ayal, Y. (2019). Perbaikan teknik pengendalian hama dan penyakit pada perkebunan pala Banda (Myristica fragrans Houtt.) di Maluku. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 25(1), 45–58.
Semangun, H. (2020). Penyakit-penyakit tanaman perkebunan di Indonesia (Edisi Revisi). Gadjah Mada University Press.
Sriwahyuni, S., & Lakani, I. (2022). Identifikasi morfologi dan karakteristik Stigmina myristicae penyebab penyakit busuk buah kering pada tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.). Jurnal Agrotek Tropika, 10(3), 245–253.
Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. (2022). Plant physiology and development (7th ed.). Oxford University Press.
Wang, J., Li, X., & Chen, Y. (2021). Environmental factors affecting egg survival and larval establishment of cerambycid beetles. Journal of Forestry Research, 32(6), 2481–2490.
Wang, X., Zhang, Q., & Liu, H. (2022). Frass production as an indicator of stem-borer infestation in woody plants. Crop Protection, 156, 105969.
Zhang, H., Liu, X., & Wang, Y. (2021). Influence of temperature and humidity on the development of Cerambycidae species in tropical environments. Journal of Asia-Pacific Entomology, 24(4), 101934.
Zhang, Y., Chen, X., & Li, H. (2023). Pupal development and metamorphosis of wood-boring beetles: Morphological and physiological perspectives. Insects, 14(2), 156.








