Keragaman Kumbang Predator Koksi (Coleoptera: Coccinellidae) pada Tanaman Cabai Rawit yang di Tumpang Sarikan dengan Berbagai Populasi Kacang Tanah
Diversity of Predatory Lady Beetles (Coleoptera: Coccinellidae) on Bird's Eye Chili Intercropped with Various Peanut Populations
Abstract
Sistem tumpang sari merupakan salah satu teknik budidaya yang mampu menciptakan agroekosistem yang lebih beragam sehingga berpotensi mendukung keberadaan kumbang predator koksi (Coleoptera: Coccinellidae) sebagai musuh alami hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman kumbang predator koksi pada tanaman cabai rawit yang ditumpang sarikan dengan berbagai populasi kacang tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu populasi kacang tanah (PTS). Perlakuan terdiri atas PTS0 (tanpa tumpang sari/setara 36.000 tanaman cabai/ha), PTS1 (tumpang sari cabai rawit dan kacang tanah setara 36.000 tanaman cabai + 72.000 tanaman kacang tanah/ha), PTS2 (setara 36.000 tanaman cabai + 108.000 tanaman kacang tanah/ha), dan PTS3 (setara 36.000 tanaman cabai + 144.000 tanaman kacang tanah/ha), masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian diperoleh enam spesies kumbang predator koksi yaitu Cheilomenes sexmaculata, Coccinella transversalis, Coleophora inaequalis, Parexochomus nigromaculatus, Micraspis univittata, dan Coleophora sp. (morfospesies) dengan jumlah individu yang bervariasi pada masing-masing perlakuan. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada perlakuan PTS1 sebesar 1,05 yang termasuk kategori sedang, sedangkan perlakuan PTS0, PTS2, dan PTS3 tergolong rendah. Nilai indeks dominansi pada seluruh perlakuan tergolong rendah, sedangkan indeks kemerataan tertinggi terdapat pada perlakuan PTS1 sebesar 0,82. Perlakuan tumpang sari cabai rawit dengan 36 rumpun kacang tanah (PTS1) merupakan perlakuan yang optimal dalam mendukung keragaman kumbang predator koksi.
References
Agustine, S. D., Aprilia, P., Cindi, A., Putri, R. A. A., Wati, M., Adelia, E., Umayah, A., Gunawan, B., & Arsi, A. (2022). Inventarisasi Serangga Predator ( Coleoptera ) di Lahan Pare ( Momordica charantia ) dan Kacang Panjang ( Vigna sesquipedalis ) di Ogan Ilir , Sumatera Selatan. In Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-10 Tahun 2022: Revitalisasi Sumber Pangan Nabati Dan Hewani Pascapandemi Dalam Mendukung Pertanian Lahan Suboptimal Secara Berkelanjutan (Pp. 674–681). Palembang: Universitas Sriwijaya., 6051, 674–681.
Aprilah, M., Rover, & M Siska Efendi. (2019). Diversitas Coccinellidae Predator pada ekosistem Pertanaman Cabai di Tiga Kecamatan Kabupaten Kuantan singingi. Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA), 1(2), 32–41.
Arya, M., & Ahmad Pervez. (2025). Micraspis Univittata (Hope, 1831): Morphology, Ecological Adaptations, And Entomological Relevance. Annals of Science and Allied Research, 3(2), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.
Badan Pusat Statistik NTB. (2024). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 2024. BPS NTB. https://ntb.bps.go.id/id/statistics.
Benoufella-kitous, K., Mehalli-ouldkadi, N., & Temzi, K. (2021). A life cycle study of Coccinella algerica Kovar , 1977 ( Coleoptera , Coccinellidae ): Census of a new larval stage in this lady beetle from Béni-Douala area ( Tizi-Ouzou ). 1977(2005). https://doi.org/10.24425/jppr.2021.136268.
Efendi, S. (2023). Rekayasa Tanaman Cabai Dengan Refugia Dan Tanaman Pinggir Sebagai Strategi Meningkatkan Keanekaragaman Dan Mempercepat Kehadiran Coccinellidae Predator. Agrika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 17(November), 232–247.
Efendi, S., Yaherwandi, & Nelly, N. (2016). Analisis Keanekaragaman Coccinellidae Predator Dan Kutu Daun ( Aphididae Spp ) Pada Ekosistem Pertanaman. Jurnal Bibiet, 1(2), 32–46.
Garusu, M. I., Anshary, A., & Wahid, A. (2019). Identifikasi Predator Dan Parasitoid Pada Tanaman Cabai ( Capsicum annum ). E-J Agrotekbis, 7(April), 186–192.
Jannah, M., Supeno, B., & Windarningsih, M. (2021). Keragaman Predator Ulat Gerayak Jagung ( Spodoptera frugiperda ) selama Pertumbuhan Tanaman Jagung ( Zea mays L ) di Desa Ireng Lombok Barat. Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-45 UNS Tahun 2021 “Membangun Sinergi Antar Perguruan Tinggi Dan Industri Pertanian Dalam Rangka Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” 5(1), 1134–1152.
Johari, A., Oktafiani, D. W., & Dewi, R. S. (2020). The presence of ladybug beetle ( Coleoptera : Coccinellidae ) as a predator on agriculture in Jambi region. Journal of Entomological Research, 44(1), 45–50.
Kalshoven, L. G. E. (1981). Pests of crops in Indonesia. resived and translated by van der Laan. PT. Ichtiar Baru VanHoeve. Jakarta. 701p.
Li, W., Huo, L., Wang, X., & Chen, X. (2015). The genera Exochomus Redtenbacher , 1843 and Parexochomus Barovsky , 1922 (Coleoptera : Coccinellidae : Chilocorini) from China , with descriptions of two new species. The Pan-Pacific Entomologist, 1922.
Mudjiono, G. (2013). Pengelolaan Hama Terpadu: konsep, taktik, strategi, penyusunan program PHT, dan implementasinya. Universitas Brawijaya Press.
Mujalipah, Rosa, H. O., & Yusriadi. (2019). Keanekaragaman Serangga Hama dan MusuhAlami pada Fase Pertumbuhan Tanaman Padi ( Oryza sativa L .) di Lahan Irigasi. Proteksi Tanaman Tropika, 2(01), 95–101.
Muley, E., & Chavan, R. (2023). Review on diversity of predaceous coccinellid beetles ( Coleoptera : Coccinellidae ). Journal of Entomology and Zoology Studies, 11(2), 128–132. https://doi.org/10.22271/j.ento.2023.v11.i2b.9181.
Odum, E. P. (1996). Dasar-dasar Ekologi; Edisi Ketiga. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press, Penerjemah Samingan, Tjahjono.
Pratiwi, L., Anggraeni, & Apriyadi, R. (2023). Keanekaragaman Coccinellid Predator sebagai Musuh Alami Hama Kutu-Kutuan pada Ekosistem Pertanaman Cabai Merah di Kecamatan Merawang , Kabupaten Bangka. Jurnal Sumberdaya Hayati, 9(3).
Salbiah, D., & Hidayat, W. (2023). Uji Kemampuan Pemangsaan Coccinella transversalis Fabricius. terhadap Aphis gossypii Glover. dan Bemisia tabaci Genn. Hama Tanaman Cabai Merah. Jurnal Agroekoteknologi, 15(November), 32–47.
Sari, U. K., Jaya, I. K. D., & Nufus, N. H. (2023). Pertumbuhan dan Hasil Taman Cabai Di Lahan Kering Yang Ditumpangsarikan Dengan Tanaman Kacang-kacangan Pada Waktu Tanam Yang Berbeda. Agroteksos, 33(1), 177–186.
Sumini, & Bahri, S. (2020). Keanekaragaman Dan Kelimpahan Musuh Alami Ditanaman Padi Berdasarkan Jarak Dengan Tanaman Refugia The Diversity And Abundance Of Natural Enemies In Rice Plants Based On The Distance To The Refugia Plants. Jurnal Agrotek Tropika, 8(1), 177–184.
Supriadi, Romadhon, A., & Farid, A. (2015). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Martajasah Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan, 8(1), 44–51.
Sutarma, F. A., Fitriyani, D., Rahma, F. A., Anggraini, H. L., & Umayah, A. (2022). Inventarisasi dan Identifikasi Kumbang Koksi ( Coleoptera : Coccinellidae ) pada Tanaman Solanaceae di Kabupaten Ogan Ilir , Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-10 Tahun 2022: Revitalisasi Sumber Pangan Nabati Dan Hewani Pascapandemi Dalam Mendukung Pertanian Lahan Suboptimal Secara Berkelanjutan (Hlm. 450–457). Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya., 6051, 450–457.
Udiarto, B., Hidayat, P., Rauf, A., Pudjianto, & Hidayat, S. (2012). Kajian Potensi Predator Coccinellidae untuk Pengendalian Bemisia tabaci ( Gennadius ) pada Cabai Merah. J. Hort, 22(1), 77–85.
Vasista, T., Chalam, M. S. V, Hariprasad, K. V, & Naidu, G. M. (2020). Bio diversity of coccinellid fauna associated with groundnut crop-ecosystem from Rayalaseema region of Andhra Pradesh. Journal of Entomology and Zoology Studies, 8(4), 1313–1319.








