Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Lahan Perkotaan berdasarkan RTRW sebagai Dasar Pengembangan Urban Farming di Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda

Analysis of Urban Land Use Suitability Based on the Spatial Plan (RTRW) as a Basis for Urban Farming Development in Samarinda Ilir District, Samarinda City

  • Helmalina Nur Fariska Universitas Mulawarman
  • Bella Pertiwi Anwar Universitas Mulawarman
  • Nor Ahmad Subekti Universitas Mulawarman
  • Ferdinal Simanullang Universitas Mulawarman
  • Arum Sekar Kedhaton Universitas Mulawarman
Keywords: RTRW, Pemanfaatan Lahan, Urban Farming, Samarinda Ilir

Abstract

Kecamatan Samarinda Ilir merupakan kawasan perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi mencapai 4.060,88 jiwa/km² yang mengalami tekanan pembangunan signifikan, sehingga berdampak pada berkurangnya lahan produktif dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pemanfaatan lahan eksisting berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Samarinda sebagai dasar pengembangan urban farming di Kecamatan Samarinda Ilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif komparatif dengan dua sumber data utama, yaitu peta RTRW Kota Samarinda yang diperoleh dari GISTARU dan peta penggunaan lahan eksisting hasil digitasi menggunakan Google My Maps. Data batas wilayah administratif dalam format shapefile diolah terlebih dahulu menggunakan ArcGIS sebagai acuan spasial sebelum digitasi dilakukan. Analisis dilakukan melalui empat tahap yakni identifikasi zonasi RTRW, inventarisasi penggunaan lahan eksisting, perbandingan komparatif, serta identifikasi potensi lahan untuk urban farming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan eksisting didominasi oleh kawasan permukiman yang berkembang jauh melampaui rencana RTRW, sementara kawasan pertanian dan ruang terbuka hijau mengalami penyusutan yang signifikan. Perubahan fungsi lahan terbesar terjadi pada kawasan yang direncanakan sebagai hortikultura namun beralih menjadi permukiman padat dan fasilitas komersial. Dengan demikian, melalui urban farming menggunakan pendekatan hidroponik, akuaponik, rooftop farming, dan kebun komunal menjadi solusi strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan optimalisasi ruang perkotaan yang berkelanjutan.

References

Abdah, M. N. R., Fatimah, A. I., dan Anisara A (2024). Proyeksi Penduduk Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 Melalui Penerapan Teori Malthus. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Matematika, 2(1).

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Ghosh, S. (2021). Urban Agriculture Potential Of Home Gardens In Residential Land Uses: A Case Study Of Regional City Of Dubbo, Australia. Land Use Policy, 109, 105686. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2021.105686

Giyarsih, S. R., et al. (2024). Interrelation of Urban Farming and Urbanization: an Alternative Solution to Urban Food and Environmental Problems due to Urbanization in Indonesia. 1–10.

Hayati, R., dan Amin, A. (2025). Inovasi Teknologi Urban Farming: Analisis Literatur Tentang Efektivitas Hidroponik, Vertikultur, dan Akuaponik di Perkotaan. Journal of Social Science, 2(3).

Mutia, N., Muhammad, R. A., dan Jeddah Yanti (2025). Evaluasi Kesesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar tahun 2024. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography, 3(1), 79–92.

Nicholls, E., Ely, A., Birkin, L., Basu, P., & Goulson, D. (2020). The Contribution Of Small-Scale Food Production In Urban Areas To The Sustainable Development Goals: A Review And Case Study. Sustainability Science, 15(6), 1585–1599. https://doi.org/10.1007/s11625-020-00792-z

Pratio, G. A., Rohmah, S. N., Akbarsyah, M. A., & Endro, A. (2024). Konsep Urban Farming Pada Kota Tanpa Lahan Pertanian. Jurnal Bengawan Solo: Pusat Kajian Riset Dan Inovasi Daerah Kota Surakarta, 3 (2), 122–141.

Raming, et al. (2024). Pemetaan Pertumbuhan Penduduk di Kota Samarinda Melalui Pemodelan Logistik dengan Metode Adams-Bashforth-Moulton. Journal of Mathematics, Computations, and Statistics, 16 (1).

Sakallessy, G., dan Mohammad Amin L, (2025). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Perkembangan Permukiman Pada Desa Itawaka Kecamatan Saparua Timur. Jurnal Geografi Dan Pendidikan Geografi, 4(1), 11–19.

Suhendra, dan Akhmad. (2024). Konversi Lahan Pertanian Di Kota Samarinda: Analisis Temporal 2004–2019 Dan Proyeksi Ketahanan Pangan. Jurnal Agribisnis Dan Pembangunan Pertanian, 16(2), 88–104.

Zulya, F., Septiliani, I., Nugroho, S., Adnan, F., & Faradilla, R. (2024). Analisis Isu Lingkungan Prioritas Pada Tata Guna Lahan Kota Samarinda Tahun 2024 Menggunakan Metode DPSIR. Dalam Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Tropis 2024, 214–229.

Published
2026-08-05