Pengaruh Pemberian POC Limbah Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terung

The Effect of Applying Liquid Organic Fertilizer Derived from Kepok Banana Peel Waste on the Growth and Production of Eggplant Plants

  • Desi Hartati Universitas Muhammadiyyah Jakarta
  • Yukarie Ayu Wulandari Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Naswandi Nur Badan Riset dan Inovasi Nasional
Keywords: Pemanfaatan Limbah, POC, Sayur Buah

Abstract

Tanaman terung ungu merupakan komoditas sayur buah penting sebagai sumber antioksidan alami yang mudah di budidayakan di Indonesia namun produktivitasnya masih rendah peningkatan produktivitas terung ungu dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk organik salah satunya dengan memanfaatkan limbah kulit pisang kepok. Penelitian pada tanaman terong ungu menunjukan pemberian berbagai dosis POC limbah kulit pisang kepok memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terong ungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair limbah kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terong. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta dari bulan Mei-Juli 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT), dengan 5 perlakuan yang terdiri dari tanpa perlakuan (Kontrol), pemberian POC kulit pisang kepok 50 ml/tanaman, pemberian POC kulit pisang kepok 100 ml/tanaman, pemberian POC kulit pisang kepok 150 ml/tanaman, pemberian POC kulit pisang kepok 200 ml/tanaman. Parameter pengamatan, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter buah, jumlah buah, berat buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair limbah kulit pisang kepok memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan berat buah.

References

Akbari. (2008). Pemanfaatan limbah kulit pisang dan tanaman Mucuna bracteata sebagai pupuk kompos [Skripsi, Universitas Tanjungpura].

Anonim. (2015). Cara budidaya terung putih. http://cara.co.id/2015/02/carabudidaya-terung-putih.html

Apitriani. (2017). Pengaruh pemberian pupuk organik cair kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) [Skripsi, STKIP PGRI Lubuklinggau].

Ardiningtyas, T. R. (2013). Pengaruh penggunaan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan molase terhadap kualitas kompos dalam pengomposan sampah organik RSUD Dr. R. Soetrasno Rembang [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2020). Data iklim bulan Mei 2022–Juli 2022. http://dataonline.bmkg.go.id/home

Badan Pusat Statistik. (2018). Data luas panen tanaman terung. https://www.bps.go.id

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik hortikultura daerah Banten. https://www.bps.go.id

Badan Pusat Statistik. (2017). Tanaman hortikultura Indonesia. https://www.bps.go.id

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2022). Analisis hujan Mei dan prakiraan hujan Juni 2022–Juli 2022. https://www.bmkg.go.id

Budiman, E. (2008). Budidaya terong. CV. Wahana Iptek.

Djiwosaputro. (2012). Pengantar fisiologi tumbuhan. PT Gramedia.

Fajar, A., Boy, R., & Dolly, S. (2020). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) terhadap dosis pupuk organik cair GDM dan pupuk organik padat. Jurnal Penelitian, 7(2). https://ejurnalunsam.id

Hartatik, & Widowati, L. R. (2010). Pupuk organik dan pupuk hayati. http://www.balittanah.litbang.deptan.go.id

Khairunisa. (2015). Pengaruh pemberian pupuk organik, anorganik dan kombinasinya terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau (Brassica juncea L.) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].

Rizqiani, N., Erlina, F. A., & Nasih, W. Y. (2007). Pengaruh dosis dan frekuensi pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil buncis. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 7(1), 43–45.

Rukmanasari, R. (2010). Efek ekstrak kulit terong ungu (Solanum melongena L.) terhadap kadar LDL dan HDL darah tikus putih [Skripsi, Universitas Sebelas Maret].

Safei, M., Rahmi, A., & Jannah, N. (2014). Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong (Solanum melongena L.) varietas Mustang F-1. Jurnal AGRIFOR, 13(1).

Sahid, O., Murti, T. R., & Trisnowati, S. (2014). Hasil dan mutu enam galur terung (Solanum melongena L.). Vegetalika, 3(2), 45–58.

Sasongko, J. (2010). Pengaruh macam pupuk NPK dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terong ungu (Solanum melongena L.) [Skripsi, Universitas Sebelas Maret].

Srinivasan, R. (2009). Serangga hama dan tungau pada tanaman terung: Buku panduan untuk identifikasi dan pengelolaan (A. Hasyim, W. Setiawati, L. Lukman, & A. Hudayya, Trans.). Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Supriadi. (2017). Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai pupuk organik cair dan aplikasinya terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.). Jurnal Penelitian, 6(4), 219–226.

Wicaksono, A. (2015). Hormonik: Perangsang organik. http://www.pasarpupukorganik.com/2015/04/hormonik-hormonik-perangsang-organik.html

Yolandra. (2019). Pemanfaatan limbah ampas tahu dan pemberian POC kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak putih (Raphanus sativus L.) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara].

Published
2026-08-05