Karakteristik Fisik Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan terhadap Pertumbuhan Awal Vigna radiata L.

Physical Characteristics of Soil in Various Land Uses on the Early Growth of Vigna radiata L.

  • Ana Fitria Politeknik Negeri Tanah Laut
  • Desima Natalia Harianja Politeknik Negeri Tanah Laut
Keywords: Sifat fisik tanah, Penggunaan lahan, Vigna radiata L., Perkecambahan

Abstract

Karakteristik fisik tanah merupakan faktor penting yang menentukan kemampuan tanah dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Perbedaan tipe penggunaan dapat menyebabkan perubahan sifat fisik tanah yang berpengaruh terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik tanah pada beberapa tipe penggunaan serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan awal kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian dilakukan selama dua bulan di laboratorium terpadu menggunakan sampel tanah dari empat tipe penggunaan, yaitu lahan terbuka terganggu, gambut, kebun sawit, dan padang penggembalaan. Parameter tanah yang diamati meliputi pH, tekstur, bulk density, porositas, dan laju infiltrasi. Uji perkecambahan dilakukan menggunakan metode tray system dengan parameter pengamatan berupa persentase benih tumbuh, panjang kecambah, dan panjang akar pada hari ketujuh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik fisik antar tipe penggunaan yang mempengaruhi pertumbuhan awal tanaman. Tanah gambut memiliki porositas tertinggi (83,02±1,13%) dengan kondisi kelembaban tinggi, namun menunjukkan panjang akar terendah (4,65±2,48 cm). Lahan terbuka terganggu memiliki bulk density sebesar 1,32±0,04 g/cm³ dengan kondisi tanah relatif kering dan berbatu sehingga menghasilkan pertumbuhan akar lebih panjang (8,54±3,21 cm), meskipun daya tumbuh benih lebih rendah (83,33%). Tanah kebun sawit dan padang penggembalaan menunjukkan daya tumbuh benih mencapai 100% dengan kondisi fisik tanah yang relatif lebih stabil. Berdasarkan hasil penelitian, tanah kebun sawit menunjukkan karakteristik fisik yang paling mendukung pertumbuhan awal Vigna radiata L. karena memiliki keseimbangan antara ketersediaan air dan aerasi tanah.

References

Agus, F., & Subiksa, I. G. M. (2008). Lahan gambut: Potensi Untuk Pertanian Dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah Dan World Agroforestry Centre (ICRAF).

Amanda, P., Tambunan, D. P. K., Harahap, F., & Silitonga, M. (2026). Pengaruh Jenis Tanah pada Percepatan Perkecambahan Kacang Hijau. Jurnal Bioshell, 15(1).

Amrin, A., Ramlan, H., & Rajamuddin, U. A. (2017). Sifat fisik tanah mineral dan gambut di lahanl perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 5(6).

Bahri, S., Harahap, F. S., Dalimunthe, B. A., Septyani, I. P. A., & Indrawanis, E. (2022). Physical Characteristics of Peat Soil in Oil Palm Plantation, Simpang Kanan Village, Simpang Kanan Subdistrict, Rokan Hilir. JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA), 4(2), 289–294. https://doi.org/10.36378/juatika.v4i2.1938

Bengough, A. G., Bransby, M. F., Hans, J., McKenna, S. J., Roberts, T. J., & Valentine, T. A. (2006). Root responses to soil physical conditions; growth dynamics from field to cell. Journal of Experimental Botany, 57(2), 437–447. https://doi.org/10.1093/jxb/erj003

Harahap, S. U., Harahap, F. S., Walida, H., & Rizal, K. (2024). Study Of Soil Physical Properties Of Oil Palm Plants (Elaeis Guinensis Jacq.) In The Labuhanbatu University Practice lahan In Rantau Selatan District.

Herviana, D. V., Indrayatie, E. R., & Asysyifa, A. (2021). KAJIAN SIFAT FISIK TANAH DAN LAJU INFILTRASI DI BERBAGAI TEGAKAN. Jurnal Sylva Scienteae, 4(5), 870. https://doi.org/10.20527/jss.v4i5.4209

Juarsah, I. (2011). Kondisi sifat fisik tanah dan lingkungan pada lahan pasca penambangan timah di Propinsi Bangka Belitung. Prosiding Seminar Nasional FMIPA Universitas Terbuka 2011. Universitas Terbuka.

Omar, M. S., Ifandi, E., Sukri, R. S., Kalaitzidis, S., Christanis, K., Lai, D. T. C., Bashir, S., & Tsikouras, B. (2022). Peatlands in Southeast Asia: A comprehensive geological review. Earth-Science Reviews, 232, 104149. https://doi.org/10.1016/j.earscirev.2022.104149

Özdemi̇R, N., Demi̇R, Z., & Bülbül, E. (2022). Relationships between some soil properties and bulk density under different land use. Soil Studies, 11(2), 43–50. https://doi.org/10.21657/soilst.1218353

Panjaitan, A. A. Rawana., Bowo, H.S., (2023). Laju Infiltrasi pada Beberapa Tutupan Lahan di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Tidar Kerinci Agung, Jambi. Agroforetech, 2(2), 951–957.

Reszkowska, A., Krümmelbein, J., Gan, L., Peth, S., & Horn, R. (2011). Influence of grazing on soil water and gas fluxes of two Inner Mongolian steppe ecosystems. Soil and Tillage Research, 111(2), 180–189. https://doi.org/10.1016/j.still.2010.10.003

Salsabila, N., Anggraini, F. K. A., & Prihandono, T. (2025). Analisis Sifat Fisika Tanah (Tekstur, Bobot Isi, dan Permeabilitas) pada Perkebunan Kakao Jatirono Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 27(2), 70–73. https://doi.org/10.29244/jitl.27.2.70-73

Steffens, M., Kölbl, A., Totsche, K. U., & Kögel-Knabner, I. (2008). Grazing effects on soil chemical and physical properties in a semiarid steppe of Inner Mongolia (P.R. China). Geoderma, 143(1–2), 63–72. https://doi.org/10.1016/j.geoderma.2007.09.004

Widodo, K. H., & Kusuma, Z. (2018). Pengaruh kompos terhadap sifat fisik tanah dan pertumbuhan tanaman jagung di Inceptisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 959–967. https://jtsl.ub.ac.id/index.php/jtsl/article/view/221

Yustika, R.D., Tyasmoro,S.Y., & Suratman, S. (2025). Sustainability status of peatland in different types of land use. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 47(2), 279-296. https://doi.org/10.17503/agrivita.v47i2.4734

Zulkarnain, Z., & Hartanto, R. M. N. (2025). Kualitas sifat fisik tanah pada lahan reklamasi tambang batubara studi kasus pada PT. Sumber Bara Abadi Kabupaten Kutai Kartanegara. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 24(2), 219–230. https://doi.org/10.31293/agrifor.v24i2.8581

Published
2026-08-05