Karakteristik Simplisia Kering Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Hasil Pengeringan Konveksi dan Pengeringan Gelombang Mikro Berjeda
Characteristics of Dried Kecombrang (Etlingera elatior) Flower Simplicia Produced via Convection Drying and Intermittent Microwave Drying
Abstract
Bunga kecombrang (Etlingera elatior) memiliki potensi besar sebagai bahan baku minuman herbal dan fitofarmaka karena kandungan senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin sebagai aktivitas antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik simplisia bunga kecombrang hasil pengeringan konveksi menggunakan pengeringan konveksi dan pengeringan gelombang mikro berjeda (Intermittent Microwave Drying/IMD) guna memberikan rekomendasi teknik pengeringan terbaik. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium deskriptif melalui pengeringan konveksi (suhu 55–60°C selama 7 jam) serta pengeringan IMD (daya 400 W, siklus 1 menit on dan 1 menit off selama 36 menit). Hasil penelitian menunjukkan rendemen IMD (11,95%) sedikit lebih tinggi dibanding metode pengeringan konveksi (11,28%), dengan kadar air akhir metode IMD lebih rendah (4,36%) dibandingkan food dehydrator (5,35%), di mana kedua perlakuan tersebut telah berhasil memenuhi standar mutu simplisia kering yaitu di bawah atau sama dengan 8%. Analisis warna instrumen mengategorikan kedua produk pada warna merah (Red), namun pengeringan gelombang mikro berjeda menghasilkan nilai densitas kamba yang lebih tinggi (0,18–0,19 g/mL) dan tampilan visual yang jauh lebih menarik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode pengeringan gelombang mikro berjeda daya 400 W merupakan teknik terbaik yang sangat efisien dalam waktu pengeringan serta mampu mempertahankan karakteristik fisik simplisia bunga kecombrang secara optimal.
References
Anwar, S., Kusuma, T., & Ramadhan, R. (2024). Mekanisme Volumetric Heating pada Pengeringan Intermittent Microwave Komoditas Pangan. Jurnal Teknologi Pascapanen Pertanian, 22(1), 34-42.
Ginting, M., & Siregar, A. (2023). Kinetika Pengeringan dan Tekanan Uap Internal pada Proses Dehidrasi Gelombang Mikro Bahan Herbal. Jurnal Teknik Pertanian Indonesia, 12(3), 215-223.
Hidayat, R., & Wijaya, C. (2018). Studi Komparasi Perpindahan Panas Konveksi dan Radiasi Elektromagnetik pada Pengeringan Simplisia Tanaman Obat. Jurnal Biosistem dan Teknik Pertanian, 6(2), 101-109.
Kusuma, T., Anwar, S., & Ramadhan, R. (2022). Aplikasi Radiasi Gelombang Mikro dalam Pengolahan Pascapanen Hortikultura. Jakarta: Penebar Swadaya.
Lestari, S., Putri, R., & Wardani, K. (2021). Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Rendemen dan Karakteristik Fisikokimia Tanaman Obat. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 18(2), 89-97.
Ningsih, R., Utami, T., & Pratama, A. (2023). Teknologi Pembuatan Simplisia Standar Industri dari Bahan Alam Hortikultura. Jurnal Industri Herbal Indonesia, 5(1), 12-20.
Pratama, A., Ningsih, R., & Utami, T. (2022). Sifat Fisikokimia dan Kadar Air Awal Kelopak Bunga Famili Zingiberaceae. Jurnal Hortikultura Indonesia, 13(3), 175-183.
Raharjo, B., & Handayani, S. (2019). Potensi Senyawa Bioaktif Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Sebagai Pewarna Alami Pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 7(4), 56-64.
Ramadhan, R., & Santoso, B. (2025). Optimasi Intermittent Ratio Pada Pengeringan Gelombang Mikro Untuk Meminimalkan Kasus Overheating Bahan. Jurnal Rekayasa Proses, 19(1), 45-54.
Saputra, E., & Wardana, I. (2024). Analisis Densitas Kamba dan Mikrostruktur Simplisia Daun Obat Akibat Efek Pengeringan Gelombang Mikro. Jurnal Keteknikan Pertanian, 32(2), 134-142.
Sari, N., & Fitriani, L. (2022). Kinetika Degradasi Termal Antosianin dan Reaksi Maillard pada Pengeringan Udara Panas Konveksi. Jurnal Mutu Pangan, 9(2), 81-88.
Suryani, E., Wahyuni, S., & Raharjo, B. (2020). Aktivitas Antioksidan Senyawa Fenolik Total Ekstrak Kasat Kelopak Bunga Kecombrang. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 7(2), 23-31.
Utami, T., & Saputra, E. (2021). Evaluasi Metode Oven Konveksi Terhadap Mutu Kimia Bahan Herbal Termolabil. Jurnal Farmasi dan Sains Terapan, 8(1), 54-61.
Wahyuni, S., Suryani, E., & Raharjo, B. (2021). Perspektif Global Pemanfaatan Etlingera elatior Sebagai Minuman Herbal Fungsional Masa Depan. Jurnal Riset Teknologi Industri, 15(2), 301-311.
Widyasanti, A., & Kirana, H. P. (2026). Karakteristik Simplisia Kering Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Hasil Pengeringan Konveksi dan Pengeringan Gelombang Mikro. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian Manokwari (hlm. 88-95). Manokwari: Polbangtan.








