Penerapan Mulsa Organik Serasah Daun Bambu dan Babadotan Berbagai Dosis Untuk Mengendalikan Gulma Tanaman Jagung Manis

Application of Bamboo Leaf Litter and Ageratum conyzoides (Babadotan) Organic Mulch at Various Dosages to Control Weeds in Sweet Corn Crops

  • Aida Yanti Universitas Gunung Leuser
  • Self Apriani Universitas Gunung Leuser
  • Ardiansyah Ardiansyah Universitas Gunung Leuser
  • Karina Karina Universitas Gunung Leuser
  • Nurul Mahgfirah Universitas Gunung Leuser
  • Muhammad Hazim Universitas Gunung Leuser
  • Cristian Brian Robert Universitas Gunung Leuser
  • M Kadri Universitas Gunung Leuser
  • Anuar Ramut Universitas Gunung Leuser
Keywords: Ageratum conyzoides, Jagung Manis, Mulsa Organik, Pengendalian Gulma, Seresah Daun Bambu

Abstract

Penerapan mulsa organik merupakan salah satu alternatif yang ramah lingkungan dalam pengendalian gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa organik serasah daun bambu dan babadotan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Gunung Leuser pada bulan September hingga November 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu jenis mulsa (J1 = serasah daun bambu; J2 = serasah daun bambu dan serasah babadotan) dan dosis mulsa (D0 = 0; D1 = 2; D2 = 4 kg m⁻¹). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis mulsa babadotan menurunkan bobot basah gulma 40 HST. Sedangkan dosis mulsa organik 2 kg m-1 sudah dapat menurunkan persentase penutupan 10 HST, jumlah populasi gulma 10, 20 dan 40 HST. Secara mandiri maupun interaksi jenis dan dosis mulsa organik bserasah daun bambu dan babadotan belum meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis.

References

Aprilyanto, W., Baskara, M., & Guritno, B. (2016). Pengaruh Populasi Tanaman Dan Kombinasi Pupuk N, P, K Pada Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) Jurnal Produksi Tanaman. 4 (6) : 438-446. [ https://www.neliti.com/publications/132075/pengaruh-populasi-tanaman-dan-kombinasi-pupuk-n-p-k-pada-produksi-tanaman-jagung#id-section-content ].

Banjarnahor, S. M. (2022). Manfaat mulsa organik serasah daun bambu untuk menghambat pertumbuhan gulma pada tanaman bawang prei (Allium porrum). Skylandsea Profesional Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Teknologi, 2(2), 178-182.

Elfrida, E., Jayanthi, S., & Fitri, R. D. (2018). Pemamfaatan ekstrak daun babadotan (Ageratum conyzoides L) sebagai herbisida alami. Jurnal Jeumpa, 5(1), 50-55. [ https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/1082 ].

Fuadi, R. T., & Wicaksono, K. P. (2018). Aplikasi herbisida berbahan aktif atrazin dan mesotrion terhadap pengendalian gulma dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L. Saccharata) varietas Bonanza. Jurnal Produksi Tanaman, 6(5), 767-774. [ https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/707 ].

Lubis, M.M., Ramut, A., Nopembereni, E.D., Okasa, A.M., Manaqib, I.W. 2026. Sistem Pertanian Modern Dan Ketahanan Pangan. PT. Star Digital Publishing. Yogyakarta. [ https://www.stardigitalpublishing.com/2026/01/sistem-pertanian-modern-dan-ketahanan.html ].

Mardhatillah, M. N., Nurahmi, E., & Erida, G. (2022). Uji aktivitas bioherbisida ekstrak n-heksana babadotan (Ageratum conyzoides L.) Subfraksi C pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan gulma bayam duri (Amaranthus spinosus L.). J Ilm Mah Pert, 7(4), 94-100.

Nainggolan, M., Yama, D. I., & Achmad, D. I. (2022). Pengaruh Aplikasi Bioherbisida Babadotan (Ageratum conyzoides) pada Gulma Rumput Setawar (Borreria alata). Buletin LOUPE Vol, 18(01), 55.

Novitasari, P., Jatsiyah, V., Hermanto, S. R., & Kurniawan, T. (2024). Aplikasi bioherbisida ekstrak serasah daun bambu (Dendrocalamus sasper) untuk menghambat pertumbuhan gulma sembung rambat (Mikania micrantha). Journal of Agro Plantation (JAP), 3(1), 232-245.

Oktaviani, W., Khairani, L., dan Indrian, N. P., (2020). Pengaruh Berbagai Varietas Jagung Manis ( Zea Mays Saccharata Sturt ) Terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun Dan Kandungan Lignin Tanaman Jagung. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan. 2(2), 60-70. https://doi.org/10.24198/jnttip.v2i2.27568

Ramut, A. Hasanuddin, & Hafsah, S.(2020). The growth of soybean plant due to the application of various dosages of oxyfluorfen and pendimethalin herbicide. IOSR Journal of Agriculture and Veterinary Science (IOSR-JAVS), 13(12), 34-37. [ https://www.iosrjournals.org/iosr-javs.html# ].

Ramut A. (2021). Aplikasi herbisida oxyfluorfen dan pendimethalin bervariasi dosis dalam mengendalikan gulma pada tanaman kedelai. Tesis. Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. { https://etd.usk.ac.id/search/index.php?p=abstract&abstractID=87640 ].

Ramut, A. (2025). Agronomi Sistemik Pertanian Berkelanjutan Sebagai Fondasi Ketahanan Pangan. Yayasan Putra Adi Dharma. Yogyakarta. [ https://ypad.store/product/agronomi-sistemik-pertanian-berkelanjutan-sebagai-fondasi-ketahanan-pangan/?v=4a5e17551e76 ].

Ramut, A., Assauwab, M. H., Sumoharjo, D., Kartono, K., & Pani, M. (2025a, December). Pengendalian Gulma dengan Memanfaatkan Tumbuhan Kirinyuh (Chromolaena odorata L. King and Robinson) sebagai Mulsa Organik pada Tanaman Kedelai. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian (Vol. 6, No. 1, pp. 820-828). https://doi.org/10.47687/snppvp.v6i1.1831

Ramut, A., Assauwab, M. H., Sumoharjo, D., Yassir, M., Pani, M., Maulia, E., & Untari, Y. (2025b). Sustainable Weed Management Using Chromolaena odorata Organic Mulch Improves Soybean Productivity. SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science), 9(2), 154-160. https://doi.org/10.22225/seas.9.2.13462.154-160

Ramut, A., Harta, R. Y., Pani, M., dan Maida (2025c). Variasi Dosis Mulsa Organik Akasia Dan Kirinyuh Dalam Mengendalikan Gulma Pada Tanaman Kedelai: Studi Karakteristik Pertumbuhan Gulma. Jurnal Pertanian Agros, 27(1), 47-54. https://doi.org/10.37159/jpa.v27i1.42

Ramut, A., Untari, Y., Ainun, C., Pratama, F., & Ardiansyah, A. (2025d). Pengelolaan gulma kedelai melalui varian dosis mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan herbisida oxyfluorfen. Agrica, 18(2), 266-276. https://doi.org/10.37478/agr.v18i2.6766

Rosyada, S. A. (2023). Uji alelokimia babandotan (Ageratum conyzoides) sebagai bioherbisida terhadap vegetasi gulma perkebunan jeruk purut (Citrus hystrix). Skripsi Program Studi Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang. [ http://etheses.uin-malang.ac.id/56875/ ].

Setiawan, A. N., Utari, L., & Oktarini, M. (2005). Pengaruh macam dan ketebalan mulsa organik terhadap populasi gulma dan hasil melon (Cucumis melo L.). Planta Tropika, 1(1), 11-15. https://doi.org/10.18196/pt.v1i1.3106

Syafruddin, S., Nurhayati, N., & Wati, R. (2012). Pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas jagung manis. Jurnal Floratek, 7(1), 107-114.

Utami, S., Zikri, K. N., dan Panjaitan, K., (2022). Respon beberapa varietas jagung manis (Zea mays L. Var saccharata) terhadap hasil panen di kecamatan hamparan perak kabupaten deli serdang. Agrium. 25 (1), 79-86. [ https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/agrium/article/view/10148 ].

Published
2026-08-05