Analisis Pendapatan Usaha Ayam Petelur Milik Orang Asli Papua di Kabupaten Manokwari (Studi Kasus Pada Aspater-Asap)
Analysis of Income from Indigenous Papuan-Owned Laying Hen Businesses in Manokwari Regency (A Case Study of Aspater-Asap)
Abstract
Konsumsi telur ayam di Kabupaten Manokwari pada tahun 2022 rata-rata mencapai 1.665 kg per kapita per tahun dan turun menjadi 1.412 kg per kapita per tahun pada tahun 2023. Hal ini membuktikan bahwa usaha peternakan ayam petelur memiliki prospek yang luas untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi banyak masyarakat. Asosiasi Peternak Ayam Petelur Anak Asli Papua (Aspater-Asap) adalah asosiasi yang dapat memperkuat kinerja usaha peternakan ayam petelur sehingga dapat merasakan manfaat dari adanya asosiasi ini. Tujuan penelitian : (1) Mengetahui berapa pendapatan usaha ayam petelur milik orang asli Papua di Kabupaten Manokwari, (2) Mengetahui Break Even Point (BEP) dan RC ratio usaha ayam petelur milik orang asli Papua di kabupaten Manokwari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Juni di peternak yang bergabung dalam asosiasi peternakan ayam petelur anak asli papua di kabupaten Manokwari (Aspater-Asap). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, break event point, R/C ratio. Hasil penelitian diperoleh : (1) Pendapatan yang diterima oleh peternak ayam petelur anggota Aspater-Asap Kabupaten Manokwari sebesar Rp.212.857.857 (pemeliharaan dari DOC) dan Rp.195.378.758 (pemeliharaan dari pullet). (2) Analisis usaha peternakan ayam petelur anggota Aspater-Asap Kabupaten Manokwari pada pemeliharaan dari DOC dan pemeliharaan dari Pullet ditinjau dari RC Ratio yaitu sebesar 1,76 dan 1,69. Nilai BEP harga telur utuh Rp.1.500 per butir pada pemeliharaan dari DOC, pada pemeliharaan dari pullet nilai BEP harga telur utuh Rp.1.550 per butir. Sementara break even point hasil telur utuh peternakan ayam petelur pada pemeliharaan DOC sebanyak 15.581 butir dan pemeliharaan pullet sebanyak 39.028 butir.
References
Abdi, M., Suhartina, S., Said, N. S., & Ali, N. (2019). Persepsi Masayarakat Terhadap Keberadaan Peternakan Ayam Ras Petelur di Dusun Passau Timur Desa Bukit Samang Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Jurnal Ilmu Pertanian, Vol.3 No.1, Hal. 18-22.
Ceufin, Primatminingtyas, & Asnah. (2020). Kelayakan Usaha Pada Agribisnis Ayam Petelur Studi Kasus Pada CV. Gali Putra Junrejo Malang. Berkala Ilmiah, 9(1), 39–52.
Dewanti, R., & Sihombing. (2012). Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Ayam Buras (Studi Kasus di Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan). Laporan Penelitian.
Dickey, P., A, Z., & Emmy. (2019). Analisis Pendapatan Usaha Ternak Ayam Ras Petelur di Kota Palangka Raya Studi Kasus Peternakan Rajawali Poultry Shop dan Satwa Mandiri Farm. Journal Socio Economics Agricultural, Vol. 14 No.
Hero, N. (2017). Analisis Pendapatan Usaha Ayam Ras Petelur Studi Kasus di Kecamatan Ringinrejo. Skripsi.
Hero, N. (2017). Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur Studi Kasus di Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Universitas Brawijaya, Malang.
Kuswadi. (2014). Meningkatkan Laba Melalui Pendekatan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Biaya. PT. Elex Media Komputindo.
Labatar, Zurahmah, & Syefullah. (2023). Analysis of Broiler Farming Business Income in Prafi District Manokwari Regency, West Papua Province. Journal of Sustainable Agriculture Science, 1, 28–36.
Mi’raj, Dua, & Rasyid. (2021). Feasibility Analysis For Broiler Chicken Business In Karawana Village, Dolo District, Sigi Regency (Case Study of Hj. Nigawati Livestock). Journal of Collaborative Science, 4, 37–43.
Purwaningsih. (2016). Peternakan Ayam Ras Petelur di Kota Sikawang. Jurnal Online Mahasiswa Arsitektur, No 2, 74–88.
Sokartawi. (2013). Agribisnis Teori dan Aplikasinya. PT. Raja Grafindo Persada.
Suratiyah. (2015). Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya.
Zulfikar. (2024). Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur Ras. Kesehatan Hewan, 11.








