Strategi Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua di Kabupaten Manokwari oleh Pemerintah Melalui Usaha Peternakan Ayam Petelur (Studi Kasus Pada ASPATER-ASAP)

Government Strategy for Empowering Indigenous Papuans in Manokwari Regency through Layer Chicken Farming (A Case Study of ASPATER-ASAP)

  • Selpiah Selpiah Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Maria Herawati Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Susan Carolina Labatar Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Masyarakat Asli Papua, Pemberdayaan Masyarakat, Peternak Ayam Petelur

Abstract

Papua Barat, sebagai salah satu provinsi di Indonesia, memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor pertanian dan peternakan. Masyarakat asli Papua, yang bergantung pada sektor-sektor ini, telah menjalankan praktik bertani dan beternak. Di Kabupaten Manokwari, usaha peternakan ayam petelur menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemberdayaan masyarakat asli Papua melalui usaha peternakan ayam petelur, dengan fokus pada peternak yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Ayam Petelur Anak Asli Papua (ASPATER-ASAP). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi pemberdayaan yang telah diimplementasikan, yaitu pengembangan sumber daya manusia, pengembangan kelembagaan kelompok, pemupukan modal masyarakat, pengembangan usaha produktif, dan penyediaan informasi tepat guna. Namun, keberhasilan strategi tersebut masih terhambat oleh keterbatasan tenaga teknis dan anggaran. Oleh karena itu, disarankan agar pengembangan sumber daya manusia lebih diintensifkan melalui pelatihan teknis yang terstruktur dan berkala, untuk meningkatkan kapasitas peternak dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan di daerah tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pengurus ASPATER-ASAP dalam meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat asli Papua dalam usaha peternakan ayam petelur.

References

Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif: Teori, penerapan, dan riset nyata. Anak Hebat Indonesia.

Lamani, A., Herawati, M., & Syaefullah, B. L. (2023, September). Motivasi Peternak Ayam Petelur menjadi Anggota Asosiasi Kerukunan Peternak Ayam Petelur (ASPATER) Manokwari. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian (Vol. 4, No. 1, pp. 58-66).

Lisdawati, L., Kresnina, K., Hariyana, L., & Daryono, D. (2024). Implementasi pengembangan kelembagaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Probebaya di Kelurahan Mesjid Samarinda Seberang. Syntax Admiration, 5(7), 1–10

Mardikanto, Totok dan Poerwoko Soebianto. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung : Alfabeta.

Mulyani, D. (2017). Pengaruh Program Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Peningkatan Pendapatan Peternak Pada Kelompok “Pegumas” Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas.

Mursalat, A., & Irwan, M. 2021. Pembuatan Pakan Berbasis Bahan Lokal dan Saluran Distribusi Melalui E-Commerce Pada Usaha Peternakan Ayam Petelur Desa Teppo Kabupaten Sidenreng Rappang. Madaniya, 2(2), 191–196.

Papilaya, Rudy, Falsafah Sains (PpS.702) IPB, http://rudy ct.tripod.com.

Putri, R. A. S. (2018). Strategi Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Peternak Sapi Perah (Studi di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Silalahi, U. (2006). Metode penelitian sosial. Unpar Press. Bandung.

Published
2026-08-05