Karakteristik Nilai pH dan Kadar Air Edible Film dari Berbagai Bahan Dasar dan Perlakuan: Kajian Pustaka
Characteristics of pH Value and Moisture Content of Edible Films from Various Base Materials and Treatments: A Literature Review
Abstract
Edible film merupakan salah satu kemasan pangan yang ramah lingkungan karena dapat terurai secara alami dan aman digunakan sebagai pelapis maupun pengemas pangan. Nilai pH dan kadar air merupakan parameter penting yang memengaruhi kualitas dan karakteristik edible film. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik nilai pH dan kadar air pada edible film dari berbagai bahan dasar dan perlakuan melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan artikel ilmiah yang membahas nilai pH dan kadar air pada edible film. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik dengan tujuan kajian, kemudian data dari setiap penelitian dianalisis secara deskriptif. Analisis dilakukan untuk membandingkan pengaruh perbedaan bahan dasar dan perlakuan terhadap nilai pH dan kadar air edible film. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai pH edible film dipengaruhi oleh jenis bahan dasar, bahan tambahan, dan formulasi yang digunakan. Kadar air juga berbeda pada setiap penelitian sesuai dengan sifat bahan penyusun dan perlakuan yang diterapkan. Perbedaan formulasi menghasilkan karakteristik edible film yang beragam. Variasi nilai pH dan kadar air menunjukkan bahwa setiap bahan dasar memiliki sifat yang berbeda. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa jenis bahan dasar dan perlakuan yang digunakan berpengaruh terhadap nilai pH dan kadar air edible film sehingga perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaannya.
References
Fahrullah, F., Bulkaini, B., Kisworo, D., Yiulianto, W., Wulandani, B. R. D., & Haryanto, H. (2023). The Water Content, Solubility, and Optical Properties of Whey-Gelatin Multilayer Films Enriched with Green Tea Powder. Jurnal Biologi Tropis, 23(4), 491-499.
González, C. M. O., Felix, M., Bengoechea, C., Flores, S., & Gerschenson, L. N. (2024). Development and Characterization of Edible films Based on Cassava Starch Modified by Corona Treatment. Foods, 13(3), 1–18.
Emai, J. R., & Jati, I. R. A. P. (2024). Kajian Pemanfaatan Asam Askorbat pada Active Packaging Untuk Memperpanjang Umur Simpan Pangan Berlemak. Jurnal Zigma, 39(2), 119–131.
Montolalu, R. I., Dien, H. A., Mentang, F., Taher, N., & Berhimpon, S. (2024). Properties and Bioactivity of Carrageenan, Myofibril, and Collagen-based Smoked Edible films. Nutricion Clinica y Dietetica Hospitalaria, 44(2), 106–114.
Nasution, A., Ramayani, & Islami, D. (2026). Evaluasi Karakteristik Edible film dan Cangkang Kapsul Berbasis Gelatin Kulit Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) dengan Penambahan Konjak Glukomanan. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab), 4(2), 1–8.
Ningsih, W. (2018). Formulasi dan Uji Efektivitas Antibakteri Edible film Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu Linn). Jurnal Ilmu Farmasi Dan Farmasi Klinik (JIFFK), 15(2), 71–76.
Rahmi, Q. F., Wulandari, E., & Gumilar, J. (2022). Pengaruh Konsentrasi Gliserol pada Gelatin Kulit Kelinci terhadap Kadar Air, Ketebalan Film, dan Laju Transmisi Uap Air Edible film. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 3(1), 19–31.
Rusmawati, D. A., Annazhifah, N., & Fathinah, D. (2026). Review: Karakteristik Mekanik dan Fisik Edible film Pati Umbi dengan Berbagai Konsentrasi Gliserol. Jurnal Sains Dan Teknologi Pangan, (3), 476–490.
Saputra, E., Hasbullah, R., Darmawati, E., & Nurilmala, M. (2026). Structural-Functional Analysis and Response Surface Methodology (RSM) Modelling of Chitosan-Botanical Extract Edible Coatings and Films. Trends in Sciences, 23(6), 1–2.
Sitompul, A. J. W. S., & Zubaidah, E. (2017). Pengaruh Konsentrasi Karagenan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Edible film Berbasis Gelatin. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 5(1), 13–25.
Sulistyo, F. T., Rulianto Utomo, A., & Setijawati, E. (2018). Pengaruh Konsentrasi Karagenan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Edible film Berbasis Gelatin. Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 17(2), 75–80.
Yudha, W. K., Putri, S. H., & Widyasanti, A. (2024). Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.) pada Edible film Pati Singkong Terhadap Aktivitas Antibakteri. Jurnal Teknotan, 18(1), 55–63.








