Persepsi Peternak terhadap Pengelolaan limbah Usaha Ternak Babi (Sus scrofa domesticus) di Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat

Farmers' Perceptions of Waste Management in Pig (Sus scrofa domesticus) Farming Operations in Andai Urban Village, South Manokwari District, Manokwari Regency, West Papua Province

  • Natalia Pasulle Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Sritiasni Sritiasni Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Gallusia Marhaeny Nur Isty Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Persepsi peternak, Pengelolaan limbah, Babi, Regresi linear berganda, Penyuluhan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan limbah usaha ternak babi yang belum optimal di tingkat peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak terhadap pengelolaan limbah usaha ternak babi, menganalisis hubungan karakteristik peternak dengan persepsi peternak, serta menganalisis pengaruh faktor pengelolaan limbah terhadap persepsi peternak. Penelitian menggunakan metode survei yang dilaksanakan pada bulan April–Juni 2026 di Kelurahan Andai dengan 30 peternak sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sensus (total sampling). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, Korelasi Rank Spearman, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak terhadap pengelolaan limbah usaha ternak babi berada pada kategori setuju. Umur, tingkat pendidikan, lama beternak, dan jumlah ternak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi peternak (p<0,05). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor pengelolaan limbah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persepsi peternak dengan nilai R² sebesar 0,917. Secara parsial, pengelolaan limbah padat, pengendalian bau, dan kebersihan kandang berpengaruh signifikan, sedangkan pengelolaan limbah cair dan pemanfaatan limbah tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dilakukan kegiatan penyuluhan mengenai pemanfaatan feses ternak babi menjadi pupuk kompos menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi dengan media leaflet dan presentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan peternak dengan nilai Efektivitas Peningkatan Pengetahuan (EPP) sebesar 80,55%. Disimpulkan bahwa persepsi peternak terhadap pengelolaan limbah usaha ternak babi berada pada kategori setuju, karakteristik peternak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi peternak, faktor pengelolaan limbah berpengaruh signifikan terhadap persepsi peternak, serta penyuluhan mengenai pemanfaatan feses ternak babi menjadi pupuk kompos efektif meningkatkan pengetahuan peternak.

References

Abraham, J. (2020). Swine production and management. CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781003044420

Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. (2025). Provinsi Papua Barat dalam angka 2025. BPS Provinsi Papua Barat.

Dwirayani, D., Amini, Z., & Eviyati, R. (2022). Kajian persepsi, partisipasi, dan nilai tambah pemanfaatan limbah kotoran ternak. Mahatani: Jurnal Agribisnis, 5(1), 268–280.

Hartati, P., Cahyaningsih, D., & Prabewi, N. (2021). Hubungan karakteristik peternak dengan persepsi terhadap pemberian maggot BSF (Hermetia illucens) segar untuk meningkatkan performa ayam kampung. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu, 3(4).

Hetharia, C., & Loppies, Y. (2021). Persepsi masyarakat terhadap peternakan babi di Kampung Emous Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw. Jurnal Jendela Ilmu, 2(1), 19–25.

Mangembulude, N., Sadsoeitoeboen, P. D., & Anwarudin, O. (2021). Persepsi peternak lokal terhadap menurunnya tingkat populasi ternak babi di Kampung Masni Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 2(1), 22–32.

Meo, M. M., Kaleka, M. U., Djawapaty, D. J., & Bao, A. P. (2024). Pengelolaan dan pemanfaatan limbah ternak babi (Sus scrofa domesticus) pada rumah produksi ternak di Desa Bajawa. Jurnal Sains Peternakan, 12(1), 11–15.

Pangkey, Y., Onibala, J. S. I., & Podung, A. (2023). Karakteristik peternak dan manajemen pemeliharaan ternak babi di Desa Mopolo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Zootec, 43(2), 291–299.

Rahayu, R., Maksum, H., Syukur, S. H., Raidhan, T. E., & Rangi, J. K. (2024). Persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi di Desa Tombi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(11), 996–1004.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Published
2026-08-05