Indikasi Tekanan terhadap Sistem Penggembalaan Tradisional Lar: Analisis Spasial Perubahan Tutupan Lahan dan Penurunan Populasi Kuda Sumbawa
Indications of Pressure on the Traditional Lar Grazing System: A Spatial Analysis of Land Cover Change and the Decline of the Sumbawa Horse Population
Abstract
Sistem Lar merupakan kearifan lokal masyarakat Sumbawa dalam pengelolaan penggembalaan kuda secara ekstensif di padang penggembalaan komunal yang telah berlangsung turun-temurun. Populasi Kuda Sumbawa mengalami penurunan signifikan dari 14.378 ekor pada tahun 2020 menjadi 11.841 ekor pada tahun 2024, menandai tekanan terhadap keberlanjutan sistem Lar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tutupan lahan dan korelasinya dengan penurunan populasi Kuda Sumbawa sebagai indikator tekanan terhadap sistem penggembalaan tradisional Lar di Kabupaten Sumbawa. Data yang digunakan meliputi peta tutupan lahan KLHK tahun 2020, 2022, dan 2024, serta data populasi ternak BPS Kabupaten Sumbawa tahun 2020–2024. Analisis berbasis vektor dilakukan menggunakan bahasa pemrograman R melalui tiga tahapan: skoring kesesuaian lahan berbasis penilaian pakar (CR = 0,035), deteksi perubahan lahan potensial penggembalaan antar periode, serta uji Korelasi Spearman antara perubahan luas lahan potensial dengan perubahan populasi kuda per kecamatan. Hasil analisis menunjukkan total luas lahan potensial penggembalaan menurun dari 592.094 ha (2020) menjadi 585.808 ha (2024), setara kehilangan 6.286 ha (1,06%) dalam empat tahun. Pada periode yang sama, populasi kuda menurun 17,6% dari 14.378 menjadi 11.841 ekor. Meskipun kedua variabel menunjukkan tren penurunan yang searah, uji Korelasi Spearman tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antar kecamatan (rho = −0,147; p = 0,491). Kesenjangan antara besaran perubahan lahan (1,06%) dan laju penurunan populasi (17,6%) mengindikasikan adanya faktor lain di luar perubahan tutupan lahan jangka pendek yang memerlukan kajian lebih lanjut. Keterbatasan penggunaan batas administratif kecamatan sebagai unit analisis juga perlu diperhatikan, mengingat sistem Lar tidak mengikuti batas administratif. Temuan ini menegaskan urgensi kajian lanjutan yang mengintegrasikan batas ekologis dan sosial-budaya sistem Lar sebagai kearifan lokal dalam perencanaan tata ruang Kabupaten Sumbawa.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa. (2021). Kabupaten Sumbawa Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa. (2023). Kabupaten Sumbawa Dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa. (2024). Kabupaten Sumbawa Dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa.
Berkes, F. (2018). Sacred Ecology (4th ed.). Routledge.
Corder, G. W., & Foreman, D. I. (2014). Nonparametric Statistics: A Step-by-Step Approach. Wiley.
Fernandez-Gimenez, M. E., & Fillat, F. (2012). Pyrenean Pastoralists’ Ecological Knowledge: Documentation and Application to Natural Resource Management and Adaptation. Human Ecology, 40(2), 287–300. https://doi.org/10.1007/s10745-012-9463-x
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Peta Tutupan Lahan Indonesia Skala 1:250.000 Tahun 2020.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Peta Tutupan Lahan Indonesia Skala 1:250.000 Tahun 2022.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Peta Tutupan Lahan Indonesia Skala 1:250.000 Tahun 2024.
Lambin, E. F., Turner, B. L., Geist, H. J., Agbola, S. B., Angelsen, A., Bruce, J. W., Coomes, O. T., Dirzo, R., Fischer, G., Folke, C., George, P. S., Homewood, K., Imbernon, J., Leemans, R., Li, X., Moran, E. F., Mortimore, M., Ramakrishnan, P. S., Richards, J. F., ... Xu, J. (2001). The Causes of Land-Use and Land-Cover Change: Moving Beyond the Myths. Global Environmental Change, 11(4), 261–269. https://doi.org/10.1016/S0959-3780(01)00007-3
Pebesma, E. (2018). Simple Features for R: Standardized Support for Spatial Vector Data. The R Journal, 10(1), 439–446. https://doi.org/10.32614/RJ-2018-009
R Core Team. (2024). R: A Language and Environment for Statistical Computing. R Foundation for Statistical Computing. https://www.r-project.org/
Saaty, T. L. (1990). How to Make a Decision: The Analytic Hierarchy Process. European Journal of Operational Research, 48(1), 9–26. https://doi.org/10.1016/0377-2217(90)90057-I
Vetter, S. (2005). Rangelands at Equilibrium and Non-Equilibrium: Recent Developments in the Debate. Journal of Arid Environments, 62(2), 321–341. https://doi.org/10.1016/j.jaridenv.2004.11.015








