Analisis Location Quotient (LQ) dalam Wilayah Basis Pengembangan Peternakan Kambing di Jawa Tengah
Location Quotient (LQ) Analysis of Goat Farming Development Base Areas in Central Java
Abstract
Peternakan kambing berperan penting dalam memacu perekonomian di daerah pedesaan di Provinsi Jawa Tengah, tetapi masih ada tantangan berupa perubahan yang tidak menentu dan ketidakseimbangan jumlah populasi antar daerah, yang menghalangi peningkatan potensi komoditas ini secara optimal. Oleh karena itu, menggunakan analisis Location Quotient (LQ) sangat penting sebagai alat utama untuk mengukur spesialisasi ekonomi dan mengidentifikasi wilayah yang memiliki keunggulan komparatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis sektor komoditas unggulan atau sektor basis dalam peternakan kambing di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian berupa deskripsi kuantitatif yang dilakukan bulan Mei hingga Juni 2026, menggunakan data sekunder mengenai jumlah kambing tahun 2021 sampai 2025 yang berasal dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Penentuan sampel wilayah dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria wilayah yang memiliki potensi pengembangan peternakan kambing. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan cara Location Quotient (LQ) untuk mengetahui sektor peternakan kambing yang lebih unggul secara komparatif (LQ>1) di setiap Kabupaten. Strategi pengembangan komoditas untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang dikelompokkan ke dalam tiga hal utama, yaitu aspek produksi, tenaga kerja, dan kebijakan pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai LQ berubah setiap tahunnya, dengan beberapa daerah seperti Kabupaten Wonogiri, Batang, dan Pemalang terus-menerus dianggap sebagai pusat kegiatan peternakan kambing di Jawa Tengah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki beberapa daerah yang potensial sebagai pusat pengembangan peternakan kambing, terutama Kabupaten Wonogiri, Batang, dan Pemalang. Ketiga daerah tersebut memiliki kelebihan dibandingkan daerah lain, sehingga pantas dipertimbangkan sebagai sentra utama dalam pengembangan sektor peternakan kambing.
References
Ariefianto, L., Setiawan, R., Hilmy, M. I., & Nugroho, S. A. (2022). Keberdayaan Peternak Kambing Melalui Aplikasi Teknologi Pakan Fermentasi Berbasis Limbah Pertanian. Jurnal Bina Desa, 4(1), 1-7.
Alim,S., Sulistyati, M., Yunasaf, U., Nurlina,L., & Mauludin, M.A (2026). Analisis Keberlanjutan Usaha Peternakan Sapi Skala Kecil. Journal Of Innovative And Creativity, 6(1),1776817778.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2025). Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2025. Semarang: Bps Jateng
Bendavid-Val, A. (2018). Regional And Local Economic Analysis For Practitioners. Routledge. (Buku Babon/Dasar Hukum Metodologi Analisis Lq).
Budisatria, I. G. S., Et Al. (2021). The Contribution Of Goat Farming To Rural Livelihoods And Food Security In Central Java. Journal Of Indonesian Tropical Animal Agriculture, 46(2), 155-164.
Dewi, M. P., Millaty, M., Putri, M., & Dewi, N. S. A. A. (2026). Analisis Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Wilayah Basis dan Arah Pengembangan Sapi Perah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Agrosains Dan Teknologi, 11(1).
Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang. (2020). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (Lkjip) Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang Tahun 2020.
Fitroh, B. A., Mayasari, S., Bagas, W. A., Asiah, J., Putri, A. D. (2025). Pelatihan Pembuatan Silase Hijauan Pakan Ternak Ruminansia Kepada Masyarakat Peternak Di Desa Sendangijo Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 3(2), 159-166. Https://Doi.Org/10.54082/Jpmii.757
Harmoko, H., & Padang, P. (2019). Kondisi Performa Dan Status Fisiologis Kambing Kacang Dengan Pemberian Pakan Tepung Daun Jarak (Jatropha Gossypifolia) Fermentasi. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal Of Animal Science), 21(3), 183-191.
Intano, F. T., & Madarisa, F. (2018). Identifikasi Permasalahan Yang Dihadapi Oleh Anggota Forum Silaturahmi Peternak Kambing Di Sumatera Barat. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(3), 181-192.
Jati, P. Z., Warly, L., & Zain, M. (2019). Penggunaan Baglog Pelepah Sawit Fermentasi Jamur Pleurotus Ostreatus Untuk Pakan. Jurnal Peternakan Indonesia.
Kementerian Pertanian Ri. (2021). Pedoman Pengembangan Kawasan Sentra Peternakan Nasional. Kementrian Pertanian Republik Indonesia Direktorat Jendral Peternakan Dan Kesehatan Hewan.
Meriwijaya & Luth. (2022). Analisis Potensi Pengembangan Sektor Peternakan Berbasis Pemberdayaan Perempuan Di Kabupaten Batang. Jurnal Publicuho, 5(3), 899-911. Https://Journalpublicuho.Uho.Ac.Id/Index.Php/Journal/Index.
Rohmalemna Purba, I., & Muliani, F. (2023). Analisis Prioritas Komoditas Unggulan Perkebunan Daerah Kabupaten Aceh Timur Melalui Analisis Location Quotient (Lq). Jurnal Gamma-Pi, 5, 1–6.
Sholicha, N. A., Turawan, C., & Irfandi, R. (2023). Manajemen Dan Pencatatan Ternak Berbasis Internet Of Things Pada Program Penggemukan Kambing. Jurnal Ilmu Komputer Dan Agri-Informatika, 10(1).
Subambhi, B. C., Mardiana, S., Faoeza, &, & Saragih, H. (2020). Jurnal Ilmiah Pertanian (Jiperta) Analisis Location Quotient (Lq) Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) Di Provinsi Sumatera Utara Location Quotient (Lq) Analysis Of Large Chili Plant (Capsicum Annuum L.) In North Sumatera. Jurnal Ilmiah Pertanian (Jiperta), 2(2), 169–179. Http://Jurnalmahasiswa.Uma.Ac.Id/Index.Php/Jiperta
Sugiarto, M., Setiana, L., & Subejo, S. (2019). Kualitas Pelayanan Penyuluhan Pada Peternak Kambing Skala Kecil Di Kabupaten Banjarnegara.
Supriyanto, S., Haryadini, A. F., & Nurdayati, N. (2020). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Peternak Dalam Mengembangkan Ternak Kambing. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 17(32), 137-149.
Susanti, S., Marhaeniyanto, E., & Hidayati, A. (2022). Pemberian level konsentrat berbasis daun sengon, lamtoro, dan gamal terhadap performa kambing peranakan etawa. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 24(3), 227-236.
Zahrowani, R., Kuswanto, J., & Pramono, E. (2025). Sistem Pakan Cerdas Berbasis IoT Untuk Optimalisasi Peternakan Kambing Umbaran di Era Digital Farm. Jurnal Buana Informatika, 16(01), 46-56.








