Analisis Daerah Basis Komoditas Sapi Potong dengan Metode Location Quotient: Studi Kasus di Kabupaten Sleman

Analysis of Beef Cattle Commodity Base Areas Using the Location Quotient Method: A Case Study in Sleman Regency

  • Yunika Laila Fitriana Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Holifatul Jennah Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Moh Sibga Ali Ibrahim Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Nur Muhammad Syafi’i Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Milati Tazkiyah Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Muhammad Latif Humam Tamimi Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Meita Puspa Dewi Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
Keywords: Daerah basis, Sapi potong, Location quotient

Abstract

Kabupaten Sleman, merupakan salah satu wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki potensi pengembangan sapi potong yang cukup besar karena sapi menjadi komoditas peternakan yang paling banyak diusahakan di tingkat kecamatan berdasarkan hasil analisis komoditas unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis daerah basis peternakan sapi potong di Kabupaten Sleman. Metode yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analisis  Location  Quotient  (LQ) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis Location Quotient (LQ) terdapat 12 kecamatan yang termasuk daerah basis sapi potong, yaitu Moyudan, Minggir, Seyegan, Gamping, Mlati, Berbah, Prambanan, Kalasan, Ngemplak, Ngaglik, Sleman, dan Tempel, sedangkan 5 kecamatan lainnya tergolong daerah nonbasis. Kecamatan Prambanan memiliki nilai LQ tertinggi sebesar 1,126 yang menunjukkan keunggulan komparatif tertinggi dalam pengembangan sapi potong.Seacara keseluruhan dari analisis ini adalah sebagian besar kecamatan di Kabupaten Sleman merupakan daerah basis sapi potong sehingga memiliki potensi yang baik untuk pengembangan peternakan sapi potong dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam penentuan wilayah prioritas pengembangan subsektor peternakan di Kabupaten Sleman.

References

Andarwati, S., Guntoro, B., Haryadi, F. T., & Sulastri, E. (2012). Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Binaan Universitas Gadjah Mada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Maret, 10(1), 39–46.

Bilyaro, W., Rafian, T., Azis, A. R., & Dani, M. (2024). Upaya Meningkatkan Produksi Sapi Potong melalui Penerapan Genetika. Journal of Agriculture and Animal Science, 4(2). https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i2.1425

Bramantyo, W., Bopalyon Pedi Utama, dan, Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, A., & Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, D. (2020). Faktor -faktor Pendukung Keberhasilan Sentra Peternakan Rakyat Kuamang Abadi Sapi Potong di Kecamatan

Hamdani, K. K., & Susanto, D. B. (2021). Identifikasi Komoditas Tanaman Pangan Unggulan di Kabupaten Indramayu Melalui Analisis LQ (Location Quotient) Identification of Leading Food Crop Commodities in Indramayu Regency through LQ (Location Quotient) Analysis. In Jurnal Planta Simbiosa (Vol. 3, Number 1).

Indrayani, I. (2022). Analisis peran ternak sapi potong dalam pembangunan ekonomi subsektor peternakan di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 6(4), 1416–1426. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.04.18

Indrya Saputra, J., & Yusuf Widodo, dan. (2016). ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN PESAWARAN Potential Analysis of Beef Cattle Livestock Development in Pesawaran Regency. In Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu (Vol. 4, Number 2).

Jumiyanti, K. R. (2018). Analisis Location Quotient dalam penentuan sektor basis dan non basis di Kabupaten Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 29–43. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.112

Masitoh, D., Dewi, M. P., & Siregar, A. P. (2023). Analisis Profitabilitas Usaha Ternak Sapi Potong (Studi Kasus di Kelompok Ternak Sido Makmur Kabupaten Sleman)7(3), 1180–1188. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2023.07.03.23

Roessali dan Setiyawan, W. H. (2014). Analisis Wilayah Pengembangan Sapi Potong dalam Mendukung Swasembada Daging di Jawa Tengah Analysis Development Regional of Cattle Beef in Support Meat Self-Sufficiency in Central Java. Jurnal Peternakan Indonesia, Februari, 16(1).

Rusdiana, S., Adiati, U., & Hutasoit, R. (2016). ANALISIS EKONOMI USAHA TERNAK SAPI POTONG BERBASIS AGROEKOSISTEM DI INDONESIA. Agriekonomika, 5(2). https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v5i2.1794

Septriyandi, T., Rasminati, N., Utomo, D. S., Peternakan, P., & Agroindustri, F. (2024). Pengembangan Peternakan Sapi Potong di Kabupaten. In Journal of Animal Production Technologi (TEKNOPRO) (Vol. 1, Number 2). Retrieved https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/TEKNOPRO

Setiawan, D., & Syamsiah, N. O. (2024). Analisis Pengembangan Populasi Sapi Potong di Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Ilmiah AgriSains, 25(2). https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v25i2.2024.80-88

Published
2026-08-05