Analisis Rantai Pasok Daging Ayam Broiler Beku dan Segar di Distrik Manokwari Barat Provinsi Papua Barat
Supply Chain Analysis of Frozen and Fresh Broiler Chicken in West Manokwari District, West Papua Province
Abstract
Daging ayam broiler merupakan bahan pangan berkualitas gizi tinggi dan relatif mudah di peroleh konsumen. Daging ayam broiler yang beredar di Distrik Manokwari Barat sebagian besar merupakan daging beku dan sebagian daging segar. Terdapat perbedaan harga antara daging beku dan daging segar. Salah satu penyebabnya adalah rantai pasok yang berbeda antara daging beku dan daging segar. Supply chain (rantai pasok) merupakan suatu konsep dimana terdapat sistem pengaturan yang berkaitan dengan aliran produk, aliran informasi maupun keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme aliran produk, informasi dan keuangan serta saluran distribusi. Metode penelitian adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mekanisme aliran produksi rantai pasok daging ayam beku di Distrik Manokwari Barat bersifat modern meliputi pedagang besar, pedagang pengecer dan konsumen sedangkan rantai pasok daging ayam segar bersifat tradisional terdapat peternak, pedagang pengecer dan konsumen. Mekanisme aliran informasinya terjadi secara timbal balik antar pihak yang terdapat dalam rantai pasok dan aliran keuangannya bervariasi dan meningkat pada masing-masing lembaga pemasaran dengan sistem pembayaran tunai (langsung). Saluran distribusinya mengikuti pola rantai pasok pemasaran daging ayam, dan memiliki hubungan yang erat antar lembaga pemasaran.
References
Arifin, B. (2016). Membenahi kemelut industri perunggasan. Bisnis Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2022). Provinsi Papua Barat dalam angka 2022. https://papuabarat.bps.go.id/
Chopra, S., & Meindl, P. (2007). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (3rd ed.). Pearson Prentice Hall.
Emhar, A., Aji, J. M. M., & Agustin, T. (2014). Analisis rantai pasok (supply chain) daging sapi di Kabupaten Jember. Berkala Ilmiah Pertanian, 1(3), 53–61.
Guritno, A. D., & Harsasi, M. (2014). Manajemen rantai pasok (Edisi ke-2). Universitas Terbuka.
ISPI. (2015). Kegiatan ISPI. http://www.pbispi.org
Kasdi, A. (2016). Permintaan dan penawaran dalam mempengaruhi pasar (Studi kasus di Pasar Bintoro Demak). Jurnal Bisnis, 4(2).
Kurniawan, R. D., Suwandari, A., & Ridjal, J. A. (2013). Analisis rantai pasokan (supply chain) komoditas cabai merah besar di Kabupaten Jember. Berkala Ilmiah Pertanian, 9(9), 10–17.
Marini, & Maghfiroh. (2013). Aplikasi teknik pengambilan keputusan dalam manajemen rantai pasok. IPB Press.
Perdana, T. (2015). Perkembangan rantai pasok pertanian di Indonesia. http://supplychainindonesia.com/New/Perkembangan-rantaipasok-pertanian-Di-Indonesia/
Pujawan, I. N., & Mahendrawathi. (2017). Supply chain management (Edisi ke-3). Guna Widya.
Swastha, B. (2018). Manajemen saluran distribusi. BPFE.
Winarto, W. P. (2010). Manajemen rantai pasok dan distribusi barang. Pustaka.








