Susut Masak, Kadar Air dan Abu Daging Dada Ayam Potong yang di Beri Minum Jus Daun Sirih

Cooking Loss, Water Content, and Ash Content of Chicken Breast Meat Marinated with Betel Leaf Juice

  • Harapin Hafid Universitas Halu Oleo
Keywords: Daun Sirih, Ayam Potong, Susut Masak, Abu, Air

Abstract

Antibiotik kimiawi biasanya digunakan untuk mengatasi pengaruh buruk dari mikroorganisme patogen dalam saluran pencernaan ayam boiler yang akan menurunkan tingkat kecernan pakan. Akan tetapi, penggunaan antibiotik kimiawi mempunyai efek negatif pada kualitas daging ayam potong. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik alternatif seperti antibiotik alami dibutuhkan untuk menggantikan penggunaan antibiotik kimiawi pada produksi ayam potong. Daun sirih sangat dikenal sebagai antibiotik alami yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh perlakuan jus daun sirih pada air minum terhadap persentase susut masak dan kadar air dan abu daging dada ayam potong. Delapan puluh DOC ayam potong ditempatkan secara acak pada 20 kandang percobaan sesuai perlakuan masing-masing dengan jumlah empat ekor per kandang. Lima perlakuan yang digunakan adalah R0=0%(v/v) jus daun sirih, R1=0,5 %(v/v) jus daun sirih, R2=1,0 %(v/v) jus daun sirih, R3=1,5 %(v/v) jus daun sirih dan R4=2,0 %(v/v) jus daun sirih. Variabel yang diukur adalah persentase susut masak, kadar air dan kadar abu daging dada ayam potong. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians dan perbedaan antar perlakuan yang dianalisis menggunakan uji wilayah berganda Duncan. Hasil percobaan ini menunjukan bahwa pemberian jus daun sirih pada air minum ayam potong tidak mempengaruhi, kadar air, dan kadar abu daging dada ayam potong tetapi memberikan pengaruh yang nyata terhadap persentase susut masak daging dada ayam potong. Penambahan 0,5 %, 1,5 % dan 2,0 % jus daun sirih dapat meningkatkan persentase susuk masak daging dada ayam potong.

References

Anonimous. 2011. Manfaat Daun Sirih untuk Ayam. http://ternak modern.blogspot.com (10 Mei 2013).

Amrullah, I. K. 2004. Nutrisi Ayam Potong. Lembaga Satu Gunungbudi. Bogor.

AOAC. 1995. Official Methods of Analysis. 13th Ed. Association of Official Analytical Chemists. Washington D.C.

Armin. 1996. Kualitas daging. Jurnal Peternakan dan Lingkungan. 2: 49-54.

Guenther, E. 2006. Minyak Atsiri. Universitas Indonesia. Jakarta.

Harjanto, D. 2006. Kualitas Kimia Daging Dada Ayam Potong yang Pakannya Ditambahkan Campuran Minyak Ikan Kaya Asam Lemak Omega-3. Skripsi. IPB, Bogor.

Coetzee, G.J.M and L.C. Hoffman . 2002. Effect of Various Dietary n-3/n-6 fatty Acid Ratios on the Performance and Body Composition of Potongs. South African J. Animal Sci. 32 (3): 175-184.

Hafid, H. 2017. Pengantar Pengolahan Daging. Cetakan Pertama. Penerbit Alfabeta, Bandung.

Hafid, H., Rahman, Nuraini, Y. Wati, Inderawati, S.H. Ananda and L. Ba'a. 2018. Production of broiler chicken carcass fed on rice bran biomass on different marketed ages. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 209: 1 – 9.

Irmasari, A. 2002. Perbandingan Daya Antibakteri Antara Gerusan Daun Sirih Hitam, Sirih Jawa Dengan Oksitetrasiklin Terhadap Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Surabaya.

Kamalia. 2012. Pengaruh Penambahan Berbagai Level Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) terhadap Kolesterol,HDL,LDL dan Trigleserida Darah Potong. Skripsi. Universitas Hasanuddin . Makassar.

Lawrie, R.A. 2003. Ilmu Daging. UI Press. Jakarta.

Leeson, S. and J. D. Summers. 1997. Commercial Poultry Nutrition. 2nd Edition. University Book. Guelph. Ontario, Canada.

Lehninger, L.A. 1997. Dasar-dasar Biokimia Jilid 1. Terjemahan: M. Thenawidjaja. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Mahendra, B. 2005. 13 Jenis Tanaman Obat Ampuh. Cetakan ke-1. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mattjik, A. H. dan Sumertajaya. I. M. 2013. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab. IPB Press. Bogor.Moelyanto dan Mulyono. 2004. Khasiat dan Manfaat Daun Sirih Obat Mujarab dari Masa ke Masa. Edisi I. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Mountney, G.J. 1966. Poultry Product Technology. 2 The Avi Publishing Company, Inc. Westport, Conecticut.

Mursito, B. 2002. Ramuan Tradisional Untuk Penyakit Malaria. Penebar Swadaya, Jakarta.

Murtidjo, B.A. 2003. Pemotongan dan Penanganan Daging Ayam. Kanisius, Yogyakarta.

Nurmanto dan Srimulani. 2003. Buku Ajar Dasar Teknologi Hasil Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Diponogoro, Semarang.

Rasyaf, M . 2008. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya, Jakarta.

Santoso, Urip. 2005. Bioteknologi Meat Designer. Disampaikan pada Upacara Pengukuhan Guru Besar Universitas Bengkulu. Rabu, I I Mei 2005. http://unib.ac.id/. Di akses tanggal 20 september 2013.

Santoso, U dan K. Tanaka. 2000. Pengaruh Umur terhadap Akivitas Enzim Lipogenik di Hati dan Akumulasi Lemak pada Ayam Potong. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 6: 89-93.

Sylviana. 2008. Prevalensi Cemaran Salmonella Typhimurium Pada Potongan Karkas Ayam dan Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle linn.) Sebagai Larutan Sanitaser Alami. Tesis. IPB. Bogor

Soeparno. 2015. Ilmu Teknologi Daging. Edisi Revisi. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Sukarini, N.E. 2003. Studi Penggunaan Ampas Kecap yang Diproses dengan Larutan Asam Asetat untuk Pakan terhadap Komposisi Kimia dan Karakteristik Fisik Daging Ayam Potong. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang.

Teo S. P. dan R.A. Banka. 2000. Piper betle L. In : Plant Resources of South-East Asia 16. Backhuys Publishers. Netherlands.

Winarno, F. G. 1995. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia, Jakarta.

Zulkarnain, D. 2008. Pengaruh Suplementasi Tepung Kunyit (Curcuma domestica Valet) sebagai Bahan Antioksidan dalam Ransum terhadap Performa dan Kualitas Karkas Ayam Potong. Tesis. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Published
2026-08-05