Penerimaan Permen Gummy Stroberi (Fragaria × ananassa Duch.) Tersubstitusi Kulit Buah Bit (Beta vulgaris L.)

Acceptability of Strawberry (Fragaria × ananassa Duch.) Gummy Candy Substituted with Beetroot (Beta vulgaris L.) Peel

  • Sandriana Kartika Dewi Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang
  • Marsha Alifia Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang
  • Daniel Rafaellito Rizki Vysma Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang
  • Esteria Priyanti Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang
Keywords: Kulit buah bit, Permen gummy, Stroberi, Hedonik, Tingkat penerimaan

Abstract

Kulit buah bit (Beta vulgaris L.) merupakan hasil samping pengolahan pangan yang masih kurang termanfaatkan, padahal mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai sumber antioksidan dan pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap permen gummy stroberi (Fragaria × ananassa Duch.) yang disubstitusi dengan kulit buah bit, atau yang disebut gummy Berrybiss. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga taraf konsentrasi kulit buah bit, yaitu 7 g (F1), 10 g (F2), dan 13 g (F3), masing-masing diulang sebanyak dua kali, di Laboratorium Program Studi Seni Kuliner, Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang, pada April–Mei 2026. Evaluasi sensori dilakukan melalui uji hedonik dan uji rangking yang melibatkan 25 panelis semi terlatih terhadap atribut rasa, aroma, tekstur, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F1 memperoleh nilai rata-rata tertinggi pada seluruh atribut, yaitu rasa 3,32 ± 0,96, aroma 2,96 ± 0,98, tekstur 3,36 ± 0,76, dan warna 3,96 ± 0,68, serta tingkat penerimaan tertinggi pada uji rangking sebesar 64%. Sebaliknya, peningkatan proporsi substitusi pada F2 dan F3 menyebabkan penurunan nilai kesukaan pada seluruh atribut sensori, yang diduga akibat semakin dominannya rasa dan aroma earthy dari kulit buah bit. Dengan demikian, substitusi kulit buah bit sebanyak 7 g direkomendasikan sebagai formulasi terbaik dalam pengembangan gummy Berrybiss berbasis pemanfaatan limbah hasil samping pertanian.

References

Amrinola, W., & Sekarningrum, H. (2025). Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Buah Naga terhadap Karakteristik Fisikokimia, Aktivitas Antioksidan, dan Sensori Permen Jeli Glukomanan Konjak. FaST - Jurnal Sains Dan Teknologi (Journal of Science and Technology), 9(2), 209–225. https://doi.org/10.19166/jstfast.v9i2.10389

Aprillia, N. R. D., Dewi, Y. S. K., & Lestari, O. A. (2025). Formulasi Permen Jelly dari Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dan Nanas (Ananas comosus L.). Jurnal Sains Pertanian Equator, 14(2), 525–532. https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.91428

Astuti, S., Nawansih, O., Hidayati, S., & Anggraini, O. S. (2024). Evaluation of The Chemical Properties, Chewiness Level, and Sensory of Yellow Pumpkin (Cucurbita moschata) Jelly Candy in Various Ratios of Caragenan and Gum Arabic. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 13(1), 178. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v13i1.178-187

Brevoort, K. A., Saputro, J. E., Kristiana, Y., & Baskoro, D. G. (2025). Pengembangan Kulit Buah Mangga, Semangka, dan Jeruk Menjadi Permen Gummy. Media Bina Ilmiah, 19(1978), 4991–4998.

Dalimunthe, P. A., Muhammad, M., Nasrul ZA, N. Z., Mulyawan, R., & Muarif, A. (2023). Pengolahan Limbah Kulit Buah Bit Menjadi Pektin dengan Metode Ekstraksi. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 3(2), 280–290. https://doi.org/10.29103/cejs.v3i2.10225

Dermawan, H., & Hasibuan, A. (2025). Metode Penelitian Eksperimen : Prinsip , Prosedur , dan Aplikasi dalam Penelitian Ilmiah. 4–7.

Indah Nur Aisyah Siregar. (2024). Formulasi Gummy Candies Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Dan Labu Kuning (Cucurbita moschata) Sebagai Makanan Peningkat Imunitas. In Program Studi Farmasi Fakultas Kesehatan.

Magfirah, M., Utami, I. K., Polakitan, G., & Afdal, F. (2024). Pembuatan Permen Herbal (Gummy Candy) Kunyit Sebagai Penambah Nafsu Makan Di Desa Powelua, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(2), 355–360. https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i2.391

Nurlila, R. U., Andriani, R., Azis, N. E. K., & Fua, J. La. (2025). Inovasi Formulasi Gummy Candy Sari Brocoli Menggunakan Madu Murni Sebagai Bahan Aditif Pangan Fungsional. ECV. ureka Media Aksara.

Pelawi, J. M., Bimantio, M. P., & Kusumastuti. (2024). Karakteristik Permen Gummy Temumangga (Curcuma mangga Val.) dengan Penambahan Sari Buah Nangka. BIOFOODTECH: Journal of Bioenergy and Food Technology, 2(02), 61–74. https://doi.org/10.55180/biofoodtech.v2i02.614

Silalahi, L. S., Muhammad, M., Sulhatun, S., Jalaluddin, J., Nurlaila, R., & Hasfita, F. (2022). Ekstraksi Kulit Buah Bit (Beta Vulgaris L) Sebagai Zat Pewarna Alami. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 2(2), 102–115. https://doi.org/10.29103/cejs.v2i2.6087

Werdiningsih, W. (2023). Penetapan Kadar Flavonoid Total pada Ekstrak Etanol Kulit Umbi Bit (Beta vulgaris L.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 10(2), 58. https://doi.org/10.56710/wiyata.v10i2.749

Published
2026-08-05