Peran Kelompok Tani Hutan dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar

The Role of Forest Farmer Groups in Community Empowerment and Welfare Improvement in Kampar Kiri Hulu District, Kampar Regency

  • Mini Silviana Universitas Riau
  • Supriyan Syahrizal Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau
Keywords: Kelompok Tani Hutan, Pemberdayaan masyarakat, Kesejahteraan masyarakat, Perhutanan sosial, Konservasi hutan

Abstract

Kelompok Tani Hutan (KTH) merupakan salah satu kelembagaan masyarakat yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan program perhutanan sosial dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan. Keberadaan KTH tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan kelembagaan, pengembangan usaha produktif, dan peningkatan partisipasi dalam kegiatan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Tani Hutan dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan data sekunder yang berasal dari laporan pembentukan dan pendampingan KTH oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pada beberapa desa penyangga Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling, serta didukung oleh berbagai literatur terkait perhutanan sosial, agroforestri, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KTH berperan dalam empat aspek utama, yaitu penguatan kelembagaan kelompok, pengembangan usaha ekonomi produktif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan kesadaran konservasi masyarakat. Program pendampingan yang dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, bantuan usaha produktif, dan penguatan organisasi kelompok telah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha bersama serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Selain memberikan manfaat ekonomi melalui pengembangan usaha produktif, KTH juga berkontribusi dalam memperkuat modal sosial masyarakat melalui kerja sama, gotong royong, dan pengambilan keputusan secara partisipatif. Oleh karena itu, KTH dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat sekitar hutan yang berkelanjutan dan berorientasi pada keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

References

Asmoro, H., Sumardjo, Susanto, D., & Tjitropranoto, P. (2021). Peningkatan kualitas pemberdayaan kelompok tani hutan dalam pengelolaan hasil hutan bukan kayu. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 18 (1), 15–25. https://doi.org/10.20886/jpsek.2021.18.1.15-25

Dewi, I. N. (2018). Kemiskinan masyarakat sekitar hutan dan program perhutanan sosial. Info Teknis EBONI, 15(2), 65–77.

Erbaugh, J. T., Pradhan, N., Adams, J., Oldekop, J. A., Agrawal, A., Brockington, D., Pritchard, R., & Chhatre, A. (2020). Global forest restoration and the importance of community participation. Nature Ecology & Evolution, 4(11), 1472–1476. https://doi.org/10.1038/s41559-020-01265-7

Fardiansyah, D., Kusuma, A. B., & Pathiassana, M. T. (2022). Kajian penerapan model agrosilvopastura dalam peningkatan kesejahteraan dan pendapatan kelompok tani hutan Sorowua Desa Paradowane Kecamatan Parado. Jurnal Tambora, 6(2), 66–77.

Fisher, M. R., Dhiaulhaq, A., & Sahide, M. A. K. (2019). The politics, economies, and ecologies of Indonesia’s third generation of social forestry. Forest and Society, 3(1), 152–170. https://doi.org/10.24259/fs.v3i1.6348

Gunawan, H., Yeny, I., Karlina, E., Suharti, S., Murniati, Subarudi, Mulyanto, B., Ekawati, S., Garsetiasih, R., Pratiwi, et al. (2022). Integrating social forestry and biodiversity conservation in Indonesia. Forests, 13(12), 2152. https://doi.org/10.3390/f13122152

Herawati, T., Liswanti, N., Banjade, M. R., & Mwangi, E. (2017). Forest tenure reform implementation in Indonesia: From policy to practice. *Forest and Society, 1*(2), 150–167.

Maryudi, A., Nawir, A. A., Permadi, D. B., Purwanto, R. H., Pratiwi, S., Syofi’i, A., & Sumardamto, P. (2022). Complex regulatory frameworks governing social forestry in Indonesia. Forest Policy and Economics, 137, 102698. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2022.102698

Mutaqin, D. J., Alviya, I., Lugina, M., & Indartik. (2019). Peran perhutanan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 16(2), 103–118.

Nurrochmat, D. R., Hasan, M. F., Suharjito, D., Hadianto, A., Ekayani, M., Sudarmalik, Purwawangsa, H., Mustaghfirin, & Ryandi, E. D. (2017). Perubahan kebijakan perhutanan sosial dan implikasinya terhadap pengelolaan hutan di Indonesia. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 23(3), 166–174.

Octavia, D., Suharti, S., Murniati, Dharmawan, I. W. S., Nugroho, H. Y. S. H., Supriyanto, B., Rohadi, D., Njurumana, G. N., Yeny, I., Hani, A., et al. (2022). Mainstreaming smart agroforestry for social forestry implementation to support sustainable development goals in Indonesia: A review. Sustainability, 14(15), 9313. https://doi.org/10.3390/su14159313

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.89/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018 tentang Pembentukan Kelompok Tani Hutan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam.

Prabowo, D., Maryudi, A., Imron, M. A., & Senawi. (2021). Forest farmer groups and community welfare improvement in social forestry programs. Forest and Society, 5(1), 120–135.

Rahayu, E. M., & Triwanto, J. (2021). Penyuluhan perhutanan sosial di kelompok tani hutan Kota Malang. Jurnal Budimas, 3(2), 545–549.

Rakatama, A., & Pandit, R. (2020). Reviewing social forestry schemes in Indonesia: Opportunities and challenges. Forest Policy and Economics, 111, 102052. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2019.102052

Suharjito, D. (2021). Perhutanan sosial dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Kehutanan, 15(1), 1–14.

Syahputra, O. H. (2021). Masa depan kedaulatan pangan: Dukungan agroforestri dalam produksi pangan melalui perhutanan sosial. Dalam Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Samudra (hlm. 255–266).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Waskitho, N. T., & Syarifuddin, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat sekitar KHDTK UMM dalam konservasi kawasan hutan melalui sistem agroforestri. Jurnal Budimas, 4(2), 1–9.

Yeny, I., Suharti, S., Murniati, & Gunawan, H. (2022). Community participation in social forestry development and biodiversity conservation in Indonesia. Forests, 13(12), 2152–2170.

Zainuddin, M., & Rahman, A. (2020). Penguatan kelembagaan kelompok tani hutan dalam mendukung pembangunan masyarakat sekitar kawasan hutan. Jurnal Penyuluhan, 16(2), 145–158.

Published
2026-08-05