Pengembangan Kawasan Bawang Putih di Indonesia: Analisis Produksi, Konsumsi, dan Distribusi untuk Mendukung Swasembada Nasional

Development of Garlic Production Areas in Indonesia: An Analysis of Production, Consumption, and Distribution to Support National Self-Sufficiency

  • Andi Ishak Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Yusuf Yusuf Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Rani Mardiyah Ishak Badan Pusat Statistik Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  • Muhammad Syibli Badan Pusat Statistik Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  • Niki Elistus Liwaherilla Badan Riset dan Inovasi Nasional
Keywords: Bawang putih, Kelembagaan petani, Produktivitas, Sentra produksi, Swasembada

Abstract

Bawang putih merupakan komoditas hortikultura strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, produksi bawang putih domestik masih belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sehingga Indonesia masih bergantung pada impor dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi produksi, luas panen, produktivitas, konsumsi, dan distribusi bawang putih di Indonesia, mengidentifikasi kesenjangan pasokan serta peluang dan tantangan pengembangan kawasan, dan merumuskan strategi pengembangan kawasan untuk mendukung swasembada bawang putih nasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis menunjukkan bahwa produksi bawang putih nasional tahun 2025 mencapai 36,86 ribu ton dan terkonsentrasi di Jawa Tengah serta Nusa Tenggara Barat. Di sisi lain, konsumsi nasional mencapai 1.398,52 ribu ton sehingga terdapat kesenjangan pasokan sebesar 1.361,66 ribu ton dengan rasio swasembada hanya 2,64 persen. Sistem distribusi bawang putih juga masih didominasi pasokan impor dengan rantai pemasaran yang relatif panjang. Meskipun demikian, pengembangan kawasan bawang putih memiliki peluang besar yang didukung oleh tingginya permintaan pasar domestik, ketersediaan lahan potensial, dukungan kebijakan pemerintah, dan perkembangan teknologi budidaya. Tantangan utama meliputi keterbatasan benih bermutu, produktivitas yang belum optimal, akses pembiayaan yang terbatas, serta persaingan dengan produk impor. Oleh karena itu, strategi pengembangan kawasan perlu difokuskan pada penguatan sentra produksi, pengembangan sistem perbenihan, peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, pengembangan kemitraan usaha, dan efisiensi distribusi. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi domestik, mengurangi ketergantungan impor, dan mendukung pencapaian swasembada bawang putih nasional secara berkelanjutan.

References

Adawiyah, C. R., Rusdiana, S., & Saptana. (2022). Perspektif Kelembagaan Ekonomi Petani dalam Mendukung Perkembangan Perekonomian Perdesaan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 41(1), 1–11. https://doi.org/10.21082/jp3.v41n1.2022.p1-11

Ahmad, M. N. (2025). Narrative Literature Reviews in Scientific Research: Pros and Cons. Jordan Journal of Agricultural Sciences. 21(1). https://doi.org/10.35516/jjas.v21i1.4143

Batiha, G. E-S., Beshbishy, A. M., Wasef, L. G., Elewa, Y. H. A., Al-Sagan, A. A., El-Hack, M. E. A., Taha, A. E., Abd-Elhakim, Y. M., & Devkota, H. P. (2020). Chemical Constituents and Pharmacological Activities of Garlic (Allium sativum L.): A Review. Nutrients, 12, 872. https://doi.org/10.3390/nu12030872

BPS. 2025a. Statistik Hortikultura 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BPS. 2025b. Konsumsi Bahan Pokok Nonrumah Tangga 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

BPS. 2025c. Distribusi Perdagangan Komoditas Bawang Putih Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Dakhi, K. B., Wanto, H. S., & Patiung, M. (2023). Peran Koperasi dalam Peningkatan Pendapatan Petani Nanas di Ngancar Kabupaten Kediri (Studi Kasus: Koperta Langgeng Mulyo). Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 23(1), 1-8. https://doi.org/10.30742/jisa23120232867

Effendy, L. & Mustofa, R. (2020). Model Pengembangan Kelembagaan Petani Menuju Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Sindangkasih Ciamis. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(1), 38–47. https://doi.org/10.35906/jep01.v6i1.492

Fitriana, H. N., Lestari, E., & Suminah. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Bawang Putih dalam Menjalin Kemitraan. AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 46(1), 69-80. https://doi.org/10.20961/agritexts.v46i1.61412

Haryanto, Y., Rusmono, M., Aminudin, Purboingtyas, T. P., & Gunawan. (2022). Analisis Penguatan Kelembagaan Ekonomi Petani pada Komunitas Petani Padi di Lokasi Food Estate. Jurnal Penyuluhan, 18(2), 323-335. https://doi.org/10.25015/18202241400

Kause, W. L., & Istiqlaal, S. (2022). Strategi Pengembangan Usaha Tani Bawang Putih Lokal Kabupaten Belu. Analisis Kebijakan Pertanian, 20(1), 107-121. https://doi.org/10.21082/akp.v20i1.107-121

Puspita, G. R., Karyani, T., & Setiawan, I. (2023). Ekosistem Korporasi Petani Jagung di Kabupaten Bandung. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. https://doi.org/10.25157/ma.v9i2.9979

Septiana, B., Kusnadi, N., & Fariyanti, A. (2022). Daya Saing Bawang Putih di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 40-52. https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.1.40-52

Solehah, P. F., & Fariyanti, A. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Risiko Produksi Bawang Putih di Indonesia. Forum Agribisnis, 14(1), 18-34. https://doi.org/10.29244/fagb.14.1.18-34

Sopian, S. A., & Trimo, L. (2020). Strategi Pengembangan Usahatani Bawang Putih di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(2), 794–802. https://doi.org/10.25157/ma.v6i2.3554

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukhera, J. (2022). Narrative Reviews: Flexible, Rigorous, and Practical. Journal of Graduate Medical Education, 14(4), 414–417. https://doi.org/10.4300/JGME-D-22-00480.1

Tudu, C. K., Dutta, T., Ghorai, M., Biswas, P., Samanta, D., Olekšák, P., Jha, N. K., Kumar, M., Radha, Prockow, J., de la Lastra, J. M. P., & Dey, A. (2022). Traditional Uses, Phytochemistry, Pharmacology and Toxicology of Garlic (Allium sativum), a Storehouse of Diverse Phytochemicals: A Review Research from the Last Decade Focusing on Health and Nutritional Implications. Frontiers in Nutrition, 9:949554. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.929554

Verma, T., Aggarwal, A., Dey, P., Chauhan, A. K., Rashid, S., Chen, K-T., & Sharma, R. (2023). Medicinal and Therapeutic Properties of Garlic, Garlic Essential Oil, and Garlic-Based Snack Food: An Updated Review. Frontiers in Nutrition, 10:1120037. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1120377

Yovirizka, I. U. & Haryanto, T. (2020). Implikasi Kebijakan Perdagangan ACFTA pada Bawang Putih Impor di Indonesia: Model Permintaan Impor. Media Trend, 15(2), 301–307. https://doi.org/10.21107/mediatrend.v15i2.6984

Published
2026-08-05