Kelembagaan Petani dan Pemberdayaan Masyarakat Petani Madu Klanceng di Desa Bojongpicung: Strategi Penguatan Ekonomi Berbasis Local Wisdom

Farmer Institutions and the Empowerment of Klanceng Honey Farmers in Bojongpicung Village: An Economic Strengthening Strategy Based on Local Wisdom

  • Fakry Husaeni Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Tulus Tulus Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
  • N Jaojah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
Keywords: Kelembagaan Petani, Pemberdayaan Masyarakat, Madu Klanceng, KTH Bina Tani Mandiri, Vokasi Pertanian

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan lokal merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani madu klanceng di tingkat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Tani Mandiri dalam mendukung pemberdayaan masyarakat petani madu klanceng di Desa Bojongpicung serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan kunci yang dipilih secara purposive sampling, observasi lapang, dan analisis Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelembagaan KTH Bina Tani Mandiri di Desa Bojongpicung secara signifikan mampu meningkatkan kapasitas teknis budidaya, memperluas akses permodalan mikro, dan memotong rantai pemasaran produk madu melalui skema korporasi petani. Kesimpulannya, penguatan aspek manajerial kelembagaan petani dan integrasi pendidikan vokasi non-formal secara kontinu menjadi determinan utama keberhasilan pemberdayaan ekonomi peternak madu klanceng secara berkelanjutan.

References

Aris, M., & Hidayat, T. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Perdesaan Melalui Pengembangan Budidaya Lebah Klanceng (Trigona Sp.). Jurnal Ilmu Pertanian Dan Lingkungan, 24(2), 145-158.

Hasan, R., & Syarif, A. (2023). Peran Penyuluh Swadaya Dalam Meningkatkan Kapasitas Adopsi Teknologi Budidaya Hasil Hutan Bukan Kayu. Jurnal Penyuluhan Pertanian Dan Kehutanan, 17(1), 32-45.

Lestari, P. (2024). Optimalisasi Modal Sosial Dalam Pengembangan Kelompok Tani Hutan (KTH) Berbasis Komoditas Lokal. Jurnal Penyuluhan Kehutanan, 18(2), 112-125.

Nugroho, A., Setiawan, B., & Utami, T. (2022). Adopsi Teknologi Pemasaran Digital Pada Kelompok Peternak Lebah Madu Di Perdesaan. Jurnal Agribisnis Terpadu, 15(1), 45-58.

Prasetyo, H., & Rahayu, S. (2021). Analisis Kendala Permodalan Mikro Dan Literasi Keuangan Peternak Madu Lebah Tanpa Sengat (Trigona S.p.). Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 5(3), 789-801.

Ramadhan, F., & Wijayanti, S. (2024). Strategi Pendidikan Vokasi Non-Formal Guna Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Sosial Di Tingkat Tapak. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(2), 188-201.

Saputra, R. (2023). Manajemen Vegetasi Pakan Dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Budidaya Lebah Klanceng. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 29(2), 201-214.

Setiana, L. (2005). Teknik Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat. Ghalia Indonesia.

Sholeh, M., & Fitriani, R. (2023). Analisis Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Anggota. Jurnal Kebijakan Dan Analisis Kehutanan, 20(2), 95-108.

Utami, R. D., & Wijaya, K. (2025). Strategi Korporasi Petani Dalam Memotong Rantai Pasok Pemasaran Hasil Hutan Bukan Kayu. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 22(1), 34-48.

Wibowo, A., & Kurniawan, D. (2024). Model Penguatan Kapasitas Manajerial Kelembagaan Petani Berbasis Kemitraan Strategis. Jurnal Manajemen Agribisnis, 12(3), 275-289.

Published
2026-08-05