Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) pada Berbagai Sistem Tanam di Kampung Desay, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari


Abstract viewed : 46 times,     PDF downloaded : 29 times

  • Mergono Adi Ningrat Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Carolina Diana Mual Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Yohanis Yan Makabori Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Jajar legowo, Padi, Sistem tanam, System of rice intensification

Abstract

Padi merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia, karena sebagai sumber energi dan karbohidrat bagi mereka. Penurunan produksi beras dapat mempengaruhi ketersediaan pangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi padi adalah sistem tanam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sistem tanam terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanam padi serta memberikan pengetahuan kepada petani tentang sistem tanam padi yang efektif. Penelitian dilaksanakan di Kampung Desay, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari. Selama 5 bulan, mulai tanggal 1 Desember 2020 - 30 April 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) nonfaktorial dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang diujikan ialah sistem tanam konvensional, Sistem tanam Jajar Legowo dan Sistem Tanam System of Rice Intensification. Parameter yang diamati yaitu tingkat kesuburan tanah, tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai padi dan berat gabah kering panen serta berat gabah kering giling. Terdapat pengaruh antara setiap sistem tanam terhadap tinggi tanaman, jumlah anakkan dan jumlah malai padi, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi gabah kering panen dan gabah kering giling. Sistem tanam terbaik di tunjukan oleh sistem tanam jajar legowo 4:1 dengan hasil mencapai 5,63 ton/ha gabah kering giling. Penggunaan sistem tanam jajar legowo menghasilkan produksi padi lebih tinggi sehingga dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi padi. Sedangkan untuk pertanian berkelanjutan penggunaan sistem tanam SRI dapat digunakan karena menerapkan konsep organik dan berkelanjutan.

References

Badan Pusat Statistik. (2018). Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2014 Hasil SUPAS 2015 (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Gandewa Pramatya Arta.

Badan Pusat Statistik. (2019). Berita Resmi Statistik Luas Panen Dan Produksi Padi Di Indonesia 2019 No. 16/02/Th. XXIII, 4 Februari 2020.

Ikhwani, G., R.P., Eman, P., & A.K. Makarim. (2013). Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Jarak Tanam Jajar Legowo. Iptek Tanaman Pangan Vol 8 No.2. 72-79.

Kusmanto. (2019). Penyuluhan Manfaat Kotoran Sapi Bagi Pertumbuhan Tanaman Padi Di Poktan Srisadono.Desa Karangrejo.Kec Kerjo.Kab Karanganyar. Tersedia: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/71972/Penyuluhan-Manfaat-Kotoran-Sapi-Bagi-Pertumbuhan-Tanaman-Padi--Di-Poktan-SrisadonoDesa-KarangrejoKec-KerjoKab-Karanganyar/. 10 April 2021

Lita, T.N., Soekartomo, S., & Guritno, B. (2013). Pengaruh Perbedaan Sistem Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Di Lahan Sawah. Jurnal Produksi Tanaman, 1( 4), 361-368.

Magfiroh, N., Lapanjang, I.M., & Made, U. (2017). Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Pada Pola Jarak Tanam yang Berbeda dalam Sistem Tabela. E-J. Agrotekbis, 5(2), 212-221.

Nararya, M.B.A., Santosos, M., & Suryanto, A. (2017). Kajian Beberapa Macam Sistem Tanam dan Jumlah Bibit Per Lubang Tanam Pada Produksi Tanaman Padi Sawah (Oriza Sativa L.) var. INPARI 30. Jurnal Produksi Tanaman, 5(8), 1338-1345.

Supandji., Junaidi., & Ion, R. (2019). Pengaruh Pupuk Urea dan Pupuk Organik Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi Varietas IR. 64 (Oryza sativa L). Jurnal Agrinika, 3(2), 107-119.

Utama, M. & Zulman, H. (2015). Budidaya Padi Pada Lahan Marjinal. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.

Veronica, N.T., Setiawan, A., & Tyasmoro, S.Y. (2019). Respon Varietas Lokal dan Varietas Unggul Nasional Terhadap Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(1), 164-172.

Published
2021-09-09