GENERASI MUDA DAN PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN : FAKTOR PERSEPSI DAN MINAT (STUDI KASUS MAHASISWA POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN MANOKWARI)


Abstract viewed : 871 times,     PDF downloaded : 573 times

  • Y. Yan Makabori Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Triman Tapi Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Minat, Persepsi, Generasi Muda, Pertanian

Abstract

Minat untuk menekuni dunia pertanian semestinya menjadi alasan utama generasi muda memilih pendidikan berbasis vokasi pertanian, namun banyak faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan persepsi generasi muda khususnya mahasiswa Polbangtan Manokwari terhadap pertanian dan minat mereka akan bekerja di sektor pertanian serta mendeskripsikan faktor-faktor pembentuk minat tersebut. Penelitian yang dilaksanakan di Kampus Polbangtan Manokwari, dengan objek penelitiannya mahasiswa Polbangtan Manokwari, melalui pendekatan penelitian kuantitatif dan analisis data lewat uji statistik non-parametrik (uji Chi-Square dan Spearman), diperoleh informasi bahwa persepsi generasi muda terhadap pekerjaan di sektor pertanian secara keseluruhan adalah negatif. Artinya pekerjaan di sektor pertanian kurang diminati oleh generasi muda terdidik, karena adanya faktor yang bersifat push factor (pendorong)/faktor internal, dan pull factor (faktor penarik)/faktor eksternal. Tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel internal maupun eksternal ketika dilakukan uji statistik. Faktor internal (motivasi, pengetahuan dan kepribadian) dan Faktor eksternal (status sosial ekonomi, sosialisasi pekerjaan dan tingkat kosmopolitan) pada generasi muda terlihat cenderung berpandangan negatif terhadap pekerjaan disektor pertanian dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan persepsi pekerjaan disektor pertanian. Oleh sebab itu, perlu adanya dukungan stake holder dan pemahaman pada generasi muda bahwa industri pertanian dapat menjadi inklusif serta bekerja sebagai petani juga merupakan suatu karir dengan reward yang memadai. Sektor pertanian akan menjadi sektor yang menarik dan menjanjikan apabila dikelola dengan tekun dan sungguh-sungguh.

References

Agung, Alvian Dhian And Sumaryanto. 2015. Pengaruh Motivasi Mental Berwirausaha Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Berwirausaha: Studi Pada Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal REKSA 4(1):39–54.
Aprilianty, Eka. 2012. Pengaruh Kepribadian Wirausaha, Pengetahuan Kewirausahaan, Dan Lingkungan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Smk. Jurnal Pendidkan Vokasi 2(3):311–24. Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta: Rineka Cipta.
BPS Provinsi Papua Barat. 2017. Potensi Pertanian Provinsi Papua Barat : Analisis Hasil Pendataan Lengkap Sensus Pertanian 2013.
Gomes, F. Cardoso. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Keempat. Yogyakarta: ANDI.
Hendri, Meziriati. 2014. Persepsi Pemuda Pencari Kerja Terhadap Pekerjaan Sektor Pertanian Dan Pilihan Pekerjaan Di Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Hurlock. 2007. Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Killis, John. 1988. Hubungan Minat Kerja, Motivasi Ekstrinsik Dan Bimbingan Dalam Pelajaran Dengan Kecakapan Kerja Teknik Listrik Lulusan STM Pada Industri-Industri DIY. IKIP Jakarta.
Melkisedek, Albert And Yuliawati. 2018. Hubungan Faktor Internal Dan Eksternal Generasi Millennial Dengan Minat Ilmu Pertanian Di Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga-Jawa Tengah. E-Jurnal UKSW. Retrieved December 14, 2018 (Http://Ejournal.Uksw.Edu/Ecodunamika/Article/Download/1910/980/).
Nasrulhaq, Akfa. 2018. 4 Tahun Jokowi , BPPSDMP Kementan Cetak Tenaga SDM Profesional. Detik.Com. Retrieved December 10, 2018
(Https://Finance.Detik.Com/BeritaEkonomi-Bisnis/D-4317999/4-TahunJokowi-Bppsdmp-Kementan-CetakTenaga-Sdm-Profesional).
Ningrum, Vanda, Gutomo Bayu Aji, Makmuri Sukarno, Yb Widodo, And Anggi Afriansyah. 2016. Pemuda Dan Pertanian Dalam Keberlanjutan Kedaulatan Pangan; Studi Kasus Lampung Tengah Dan Cilacap.
Nugraha, Yogaprasta A. And Rina Herawati. 2015. Menguak Realitas Orang Muda Sektor Pertanian Di Perdesaan. Jurnal Analisis Sosial 19(1):27–38. Ogbeide, Osadebamwen Anthony, Ideba Ele, And Emmanuel Ikheloa. 2015. Young People And Agricultural Employment : Locality And Interest Factors. Mayfair Journal Of Agriculture Development In Emerging Economies 1(1):1–13.
Pujiriyani, Dwi Wulan, Sri Suharyono, Ibnul Hayat, And Fatimah Azzahra. 2016. Sampai Kapan Pemuda Bertahan Di Pedesaan? Kepemilikan Lahan Dan
Pilihan Pemuda Untuk Menjadi Petani. Bhumi 2(2):209–26.
Rasmikayati, Elly, Iwan Setiawan, And Bobby Rachmat Saefudin. 2017. Kajian Karakteristik, Perilaku Dan Faktor Pendorong Petani Muda Terlibat Dalam Agribisnis Pada Era Pasar Global. Mimbar Agribisnis 3(2):134–49.
Setiawan SA. 2007. Pengaruh umur, pendidikan, pendapatan, pengalaman kerja,dan jenis kelamin terhadap lama mencari kerja bagi tenaga kerja terdidik di kota. Retrieved December 14, 2018 (Http://eprints.undip.ac.id/24451/1/Skripsi_Full_Text.pdf)
Susilowati, Sri Hery. 2016. Fenomena Penuaan Petani Dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda Serta Implikasinya Bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi 34(1):35–55.
White, Ben. 2012. Agriculture And The Generation Problem: Rural Youth, Employment And The Future Of Farming. IDS Bulletin 43(6):9–19.
Yunita. 2011. Strategi Peningkatan Kapasitas Petani Padi Sawah Lebak Menuju Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Kabupaten Ogan Ilir Dan Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. [Tesis].Bogor (ID): IPB.
Published
2019-12-31