Article Details
Efektivitas Ekstrak Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) sebagai Pestisida Nabati dalam Pengendalian Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci) pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Effectiveness of Citronella Grass (Cymbopogon nardus L.) Extract as a Botanical Pesticide for Controlling Whitefly (Bemisia tabaci) on Tomato Plants (Solanum lycopersicum L.)
Main Article Content
Tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah salah satu jenis komoditas hortikultura yang sangat rentan terhadap serangan hama, terutama kutu kebul (Bemisia tabaci), yang dapat menurunkan produktivitas serta mutu hasil panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa efektif ekstrak pestisida nabati yang berasal dari daun serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dalam mengendalikan hama kutu kebul pada tanaman tomat. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang mencakup empat variasi konsentrasi ekstrak serai, yakni tanpa ekstrak (kontrol), 20%, 40%, dan 60%, dengan Setiap perlakuan dilakukan dengan empat kali pengulangan. Pemberian ekstrak dilakukan melalui penyemprotan pada tanaman tomat yang dibudidayakan di Laboratorium Agen Hayati Cibubur, Jakarta Timur. Data mengenai tingkat serangan hama dikumpulkan sepanjang masa pengamatan dan data diolah dengan menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada tingkat signifikansi 5%. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan ekstrak serai wangi secara signifikan mampu mengurangi populasi kutu kebul, di mana konsentrasi 60% memberikan pengurangan serangan hama yang memberikan hasil terbaik jika dibandingkan dengan perlakuan lain serta kontrol. Senyawa aktif citronella yang terkandung dalam ekstrak ini berperan sebagai racun sekaligus pengusir hama secara efektif sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sintetis. Kesimpulannya, ekstrak serai wangi dapat dijadikan sebagai alternatif pestisida nabati yang ramah lingkungan serta aman bagi kesehatan manusia dan hewan. Disarankan agar pemanfaatan ekstrak ini dikembangkan dan diterapkan secara luas dalam program pengendalian hama terpadu pada tanaman tomat untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan.
Received: 20 Jun 2025; Accepted: 18 Feb 2026; Available Online: 31 Aug 2026;
Asrianto, A., Iinnaninengseh, I., & Satriani, S. (2024). Efektivitas Aplikasi Beberapa Pestisida Nabati Sebagai Pengendali Hama dan Penyakit Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jurnal Agroterpadu, 3(2), 135-138. http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2.5171
Badan Pusat Statistik. (2022). Produksi Tanaman Sayuran 2021 2023. (diunduh pada 9 Oktober 2024). https://www.bps.go. id/statistics able/2/NjEjMg==/produksi- tanaman- sayuran.html.
Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat. (2015). Sereh Wangi, Cengkeh, Tembakau, dan Teh sebagai Nabati. (diunduh Oktober Bahan Pestisida pada 17 2024). https://disbun.jabarprov.go.id/post/view/266-id-sereh wangi cengkeh Tembakau-dan-teh-sebagai bahan pestisida-nabati
Febriyono, W., & Djatmiko, H. A. (2019). Pengaruh empat minyak atsiri terhadap jamur agens pengendali hayati. Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 71-79. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1930537
Fitriyah, N., Rahmatika, W., & Dheandra, K. A. (2023). Efektivitas pestisida nabati terhadap pengendalian hama kutu kebul (bemisia tabaci genn.) pada tanaman tomat (lycopersicum esculentum mill.). Jurnal Ilmiah Agrineca, 23(2), 111-125. https://doi.org/10.36728/afp.v23i2.2634
Hasyim, A., Setiawati, W., & Liferdi, L. (2016). Kutu kebul bemisia tabaci gennadius (Hemiptera: Aleyrodidae) penyebar penyakit virus mosaik kuning pada tanaman terung. Iptek Hortikultura, 12(2), 50-54. https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/5ad6c111-4d41-439e-a8a4-494ca5e432c2/content
Herdiana, N., Sugiharto, R., & Winanti, D. D. T. (2024). Rempah Dan Minyak Atsiri Daun. CV. Gita Lentera. https://gitalentera.com/book-published/rempah-dan-minyak-atsiri-daun/
Horowitz, A. R., Ghanim, M., Roditakis, E., Nauen, R., & Ishaaya, I. (2020). Insecticide resistance and its management in Bemisia tabaci species. Journal of Pest Science, 93(3), 893-910. https://doi.org/10.1007/s10340-020-01210-0
Junnaeni, J., Mahati, E., & Maharani, N. (2019). Ekstrak Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Menurunkan Kadar Glutation Darah Tikus Wistar Hiperurisemia. Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal), 8(2), 758-767. https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.5
Kulu, I. P., Rahayu, D. S., & Surawijaya, P. (2022). Efektivitas pemberian ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap intensitas serangan hama pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 10(4), 194-200. https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.5
Matioli, T. F., da Silva, M. R., de Bastos Pazini, J., Barroso, G., Vieira, J. G. A., & Yamamoto, P. T. (2021). Risk assessment of insecticides used in tomato to control whitefly on the predator Macrolophus basicornis (Hemiptera: Miridae). Insects, 12(12), 1092. https://doi.org/10.3390/insects12121092
Mumba, A. S., & Rante, C. S. (2020). Pest control of aphids (Aphis gossypii) on pepper plants (Capsicum annum L.) using an extract of citronella (Cymbopogan nardus L.). Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 1(2), 35-38. https://doi.org/10.35791/jat.v1i2.34069
Nazia, C., Ridwan, R., & Aja, C. (2024). Pembuatan pestisida nabati dari isolasi senyawa sitronellal pada essential oil sereh wangi (Citronella Oil) dengan metode vacuum distillation. Jurnal Riset, Inovasi, Teknologi & Terapan, 3(1), 14-18. https://doi.org/10.30811/ristera.v3i1.6157
Nuraida, D. H., & Hariani, F. (2022). Monograf Konsentrasi Ekstrak Serai Wangi (Kajian Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura). Guepedia. https://library.alazhar-university.ac.id/index.php?p=show_detail&id=6235&keywords=
Oktaviani, I., Putri, A. O. T., & Pebina, M. D. (2022). Deskripsi Morfologi Penyakit pada Batang Buah Naga (Hylocereus sp.) dan Pengendaliannya Menggunakan Pestisida Nabati dari Serai Wangi (Cymbopogon nardus). Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 10(2), 695-707. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v10i2.6125
Puspitarini, R. D., & Fernando, I. (2021). Bioekologi Serangga dan Tungau Entomo-Acarifag. Universitas Brawijaya Press. https://library.alazhar-university.ac.id/index.php?p=show_detail&id=6235&keywords=
Salbiah, D., & Nizam, N. A. P. (2021). Uji Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Agroteknologi Tropika, 10(1), 11-18. https://jatt.ejournal.unri.ac.id/index.php/JATT/article/view/7911/0
Sari, K. N., Ayu, A., Wahyuni, D., Faraszahy, D., Aristva, P., Intania, T., ... & Arsi, A. (2023, January). Identifikasi Serangga Hama pada Tanaman Cabe di Organ Ilir Sumatra Selatan. In Seminar Nasional Lahan Suboptimal (Vol. 10, No. 1, pp. 824-831). https://conference.unsri.ac.id/index.php/lahansuboptimal/article/view/2579
Sari, K. N., Prawanto, A., Rasyid, M., Wildayana, M., & Syahrin, A. (2022). Efektivitas ekstrak daun serai (Cymbopogon citratus) untuk pengendalian serangan wereng hijau pada tanaman terung. Pucuk: Jurnal Ilmu Tanaman, 2(1), 29-34. https://doi.org/10.58222/pucuk.v2i1.65
Sudarjat, S., Hersanti, H., & Nurazizah, R. (2023). Aplikasi Jamur Entomopatogen Lecanicillium lecanii pada Berbagai Kerapatan Konidia dan Frekuensi Aplikasi terhadap Hama Kutukebul (Bemisia tabaci) pada Tanaman Tomat. Agrikultura, 34(2), 274-283. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v34i2.47658
Wardana, W., Purnamasari, W. O. D., & Muzuna, M. (2021). Pengenalan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman tomat dan semangka di desa sribatara Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Membangun Negeri, 5(2), 464-476. https://doi.org/10.35326/pkm.v5i2.1811
Yushananta, P., Melinda, N., Mahendra, A., Ahyanti, M., & Anggraini, Y. (2020). Faktor risiko keracunan pestisida pada petani hortikultura di Kabupaten Lampung Barat. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(1), 1-8. https://doi.org/10.26630/rj.v14i1.2138
