Article Details

Main Article Content

Ririn Angriani
Anggi Derma Tungga Dewi

Limbah kulit pisang merupakan hasil samping dari konsumsi buah pisang yang memiliki potensi sebagai bahan pakan alternatif karena kandungan nutrisi seperti protein, lemak, dan mineral yang cukup tinggi. Namun, pemanfaatannya dalam ransum ternak masih terbatas karena kandungan serat kasar yang tinggi dan palatabilitas yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas nutrisi limbah kulit pisang adalah melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan berbagai jenis substrat dalam proses fermentasi terhadap perbaikan kandungan nutrisi kulit pisang melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Proses SLR dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, dengan pencarian artikel dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish dan database Google Scholar pada rentang tahun 2016 hingga 2024, dan setelah melalui proses alur studi literatur berbasis SLR, artikel yang digunakan sebanyak 30. Berdasarkan hasil telaah dari beberapa artikel, fermentasi kulit pisang dengan menggunakan substrat seperti molases, dedak, ampas tahu, tape yeast, serta mikroorganisme seperti Lactobacillus plantarum, Neurospora crassa, dan Phanerochaete chrysosporium terbukti mampu meningkatkan kadar protein kasar, lemak kasar, energi, dan kecernaan bahan kering, sekaligus menurunkan kadar serat kasar. Kandungan mineral seperti kalsium dan fosfor juga mengalami peningkatan bergantung pada jenis substrat yang digunakan. Dengan demikian, fermentasi kulit pisang dengan berbagai substrat tertentu secara signifikan dapat meningkatkan kualitas nutrisinya sehingga lebih layak digunakan sebagai bahan pakan alternatif dalam sistem peternakan berkelanjutan.

Keywords: Fermentasi kulit pisang Kandungan nutrisi Substrat fermentasi

Received: 30 Apr 2025; Accepted: 18 Feb 2026; Available Online: 28 Aug 2026;

Ahmad, R. Z. (2005). The Advantage of Yeast Saccharomyces cerevisiae for Livestock. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences, 15(1), 49–55. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1195434

Al-Sahlany, S. T. G., & Al-musafer, A. M. S. (2020). Effect of substitution percentage of banana peels flour in chemical composition, rheological characteristics of wheat flour and the viability of yeast during dough time. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 19(1), 87–91. https://doi.org/10.1016/J.JSSAS.2018.06.005

Chrysostomus, H. Y., Foenay, T. A. Y. & Koni, T. N. I. (2020). Pengaruh Berbagai Aditif terhadap Kandungan Serat Kasar dan Mineral Silase Kulit Pisang Kepok. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 10(2), 91-97. https://doi.org/10.46549/jipvet.v10i2.100

Despal, Astuti, D. A., & Toharmat, T. (2007). Pengantar Ilmu Nutrisi. IPB University. Unpublished.

Handayani, S., Haraha, A. E., & Saleh, E. (2018). Kandungan fraksi serat silase kulit pisang kepok (Musa paradisiaca) dengan penambahan level dedak dan lama pemeraman yang berbeda. Jurnal Peternakan, 15(1),1–8. https://doi.org/10.24014/jupet.v15i1.3663

Juliantoni, J., Harahap, A. E., Ali, A., Adelina, T., Mucra, D. A., Solfan, B., Misrianti, R., Rodiallah, M., Irawati, E., & Saleh, E. (2024). Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia. Jurnal Triton, 15(1), 253-262. https://doi.org/10.47687/jt.v15i1.639

Kojo, R. M., Rustandi, D., Tulung, Y. R. L., & Malalantang, S. S. (2015). Pengaruh penambahan dedak padi dan tepung jagung terhadap kualitas fisik silase rumput gajah (pennisetum purpureumcv. hawaii). Zootec, 35(1), 21-29. https://doi.org/10.35792/zot.35.1.2015.6426

Koni T. N. I. (2013). Effect of fermented banana peel on broiler carcass. Jurnal Ilmu Ternak Dan Veteriner, 18(2), 153–157. https://doi.org/10.14334/jitv.v18i2.315

Koni, T. N. I., Foenay, T. A. Y., & Asrul. (2019). The Nutrient Value of Banana Peel Fermented by Tape Yeast as Poultry Feedstuff. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 29(3), 232-240. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2019.029.03.05

Koni, T. N. I., & Foenay, T. A. Y. (2020). Pengaruh Level Tapioka dan Lama Ensilase terhadap Kadar Tanin dan Mineral Silase Kulit Pisang Kepok. Jurnal Ilmu Ternak, 20(2), 87-94. https://doi.org/10.24198/jit.v20i2.29894

Koni, T. N. I., Foenay, T. A. Y., Sabuna, C., & Rohyati, E. (2021). Nilai Nutrien Kulit Pisang Fermentasi yang Menggunakan Berbagai Level Nira Lontar. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 9(1), 62-71. https://dx.doi.org/10.23960/jipt.v9i1.p62-71

Koni, T. N. I., Foenay, T. A. Y., & Chrysostomus, H. Y. (2021). Level Tapioka dan Lama Fermentasi terhadap Kandungan Nutrien Silase Kulit Pisang Kepok. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(2), 94-101. https://doi.org/10.25077/jpi.23.2.94-101.2021

Koni, T. N. I., Marambandima, Y. T., & Foenay, T. A. Y. (2023). Nutrient Content of Banana Peel (Musa paradisiaca) Fermented at Different Levels of Palmyra Sugar Liquid Addition. ICESAI, 28, 163-168. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-116-6_21

Koni, T. N. I., Banoet, Y., Wahon, W., Sabuna, C., Randu, M. D. S., Rumlakak, Y. Y., & Foenay, T. A. Y. (2024). Anaerobic Fermentation Can Improve Banana Peel Nutrients and T heir Use in Crossbred Native Chicken Diet. Advances in Animal and Veterinary Sciences, 12(2), 349-354. https://dx.doi.org/10.17582/journal.aavs/2024/12.2.349.354

Larangahen, A., Bagau,B., Imbar, M. R., & Liew H. (2017). Pengaruh Penambahan Molases terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Silase Kulit Pisang Sepatu. Jurnal Zootek, 31(1), 156-166. https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.14419

Mandey, J. S., Leke, J. R., Kaunang, W. B., & Kowel, Y. H. S. (2015). Carcass yield of broiler chickens fed banana (Musa paradisiaca) leaves fermented with Trichoderma viride. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 40(4), 229-233. DOI: https://doi.org/10.14710/jitaa.40.4.229-233

Marwah, Hasanuddin, A., & Syahrir. (2021). Kandungan Nutrien Lumpur Sawit Biokonversi menggunakan Rhizopus olygosporus dan Potensinya sebagai Bahan Pakan. Jurnal Agrisains, 22(1), 41-48. https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v22i1.2021.41-48

Muda, P., Saleh, E. J., Djunu, S. S., & Bahri, S. (2022). Kandungan Energi dan Beta Karoten Kulit Pisang Goroho (Musa Acuminafe. Sp) Hasil Fermentasi. Gorontalo Journal of Equatorial Animals, 1(2). https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gijea

Nuraini, Mahata, M. E., & Djulardi, A. (2014). Peningkatan Kualitas Campuran Kulit Pisang dengan Ampas Tahu melalui Fermentasi dengan Phanerochaete chrypsosporium dan Neurospora crassa sebagai Pakan Ternak. Jurnal Peternakan, 11(1), 22-28. http://dx.doi.org/10.24014/jupet.v11i1.2324

Nurkholis, Rukmi, D. L., & Mariani, Y. (2018). Penggunaan Bakteri Lactobacillus plantarum pada Silase Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L) sebagai Pakan Ternak. Jurnal Ilmu Peternakan Terapan, 2(1), 6-12. https://doi.org/10.25047/jipt.v1i2.891

Pardosi, U. (2022). Pengaruh Pemberian Ampas Tahu Fermentasi dalam Ransum terhadap Karkas Ayam Broiler. Jurnal Visi Eksakta, 3(1), 82-89. https://doi.org/10.51622/eksakta.v3i1.527

Purwati, C. S., & Windyasmara, L. (2019). Fermentasi Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) oleh Jamur Trichoderma Viride Terhadap Warna, Tekstur, dan Serat Kasar. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 9(1), 1-5. https://doi.org/10.30862/jipvet.v9i1.2

Stanbury, P. F., Whitaker, A., & Hall, S. J. (2003). Principles of Fermentaton Technology. Butterworth Heinemann. https://doi.org/10.1016/C2013-0-00186-7

Sudrajat, & Riyanti L. (2019). Nutrisi dan Pakan Ternak. Pusat Pendidikan Pertanian. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/14292

Sunarti, P. H. D., & Sukamto, B. (2015). Pengaruh penggunaan kulit pisang terfermentasi dalam ransum terhadap ketersediaan energi ayam broiler. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian, 33(2). https://doi.org/10.47728/ag.v33i2.109

Utomo, R., Budhi, S. P. S., & Astuti, I. F. (2013). Pengaruh Level Onggok sebagai Adiitf terhadap Kualitas Silase Isi Rumen Sapi. Buletin Peternakan, 37, 173-180. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v37i3.3089

Wibawa, A. A. P., Wirawan, I. W., & Partama, I. B. G. (2015), Peningkatan Nutrisi Dedak Padi sebagai Pakan Itik melalui Biofermentasi dengan Khamir. Majalah Ilmiah Peternakan, 18(1), 11-16. https://doi.org/10.24843/MIP.2015.v18.i01.p03

Widjastuti, T., & Hernawan, E. (2012). Utilizing of banana peel (Musa sapientum) in the ration and its influence on final body weight, percentage of carcass and abdominal fat on broilers under heat stress condition. Lucrări Ştiinţifice – Seria Zootehnie, 57, 104-109. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:82618090

Yunus, M., Ohba, N., Shimojo, M., Furuse, M., & Masuda, Y. (2000). Effects of adding urea and molasses on Napiergrass silage quality. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 13(11), 1542-1547. https://doi.org/10.5713/ajas.2000.1542

Zi, X., Liu, Y., Chen, T., Li, M., Zhou, H., & Tang, J. (2022). Effects of Sucrose, Glucose and Molasses on Fermentation Quality and Bacterial Community of Stylo Silage. Fermentation, 8(5), 191. https://doi.org/10.3390/fermentation8050191