Upaya Pencapaian Swasembada Pangan Melalui Membumikan Padi Amfibi Balitbangtan di Provinsi Papua Barat


Abstract viewed : 453 times,     PDF downloaded : 327 times

  • Sostenes Konyep Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat
Keywords: Upaya, Pencapaian, Swasembada pangan, Padi amfibi Balitbangtan, Papua Barat

Abstract

Sektor pertanian berperan penting karena berkontribusi sebagai penyedia bahan pangan dan bahan baku industri, penyumbang produk domestik bruto, penghasil devisa negara, penyerap tenaga kerja, sumber pendapatan utama masyarakat desa, penyedia bahan pakan dan energi,serta perannya dalam upaya menurunkan gas rumah kaca. RPJMN tahap -3 adalah lanjutan dari RPJMN tahap -2 (2010-2014) yang sudah berakhir yang mana salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan swasembada padi, jagung dan kedelai. Dibutuhkan langkah-langkah konkrit untuk mencapai swasembada pangan diantaranya perencanaan dan implementasi program secara baik dan benar. Badan pusat statistik Provinsi Papua Barat menyatakan bahwa pertanian Papua Barat belum menunjukan perkembangan yang berarti.  Produksi tanaman padi (baik ladang maupun sawah) ditahun 2018 menghasilkan sebanyak 14.035,0 ton pada lahan seluas 4.892 ha dengan produktifitas 2,9 ton/ha. Di banding tahun sebelumnya terjadi penurunan produksi padi. Produksi padi tahun 2017 sebesar 27.593 ton. Penggunaan benih varietas unggul baru (VUB) merupakan konsep dasar PTT untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi dampak dari serangan hama. VUB padi amfibi Balitbangtan merupakan salah satu strategi Kementerian Pertanian dalam menghadapi dampak dari perubahan iklim berupa banjir dan kekeringan. Data kegiatan keji terap inovasi teknologi VUB padi amfibi yang dilakukan di distrik Prafi (Kampung Handuk dan Kampung Kerenu) di banding padi lokal 100 malam (data BPS Kabupaten Manokwari) memperlihatkan terdapat selisih produksi sekitar 2,8 ton/ ha lebih.  Penyebaran dan perluasan areal pertanaman padi amfibi Balitbangtan di Provinsi Papua.

References

Badan Litbang Pertanian. (2008). Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Gogo. Departemen Pertanian, Jakarta.

Balai Besar Padi. (2017). Padi Ampibi Antisipasi Dampak Perubahan Iklim.http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-aktual/content/432-padi-amfibi-antisipasi-dampak-perubahan-iklim diakses 15 September 2019

Bappenas. (2009). Kajian Evaluasi Pembangunan Sektoral: Peran Sektor Informal Sebagai Katup Pengaman Masalah Ketenagakerjaan. Jakarta: Bappenas.

BPS. (2013). Analisis Sosial Ekonomi di Provinsi Papua Barat. Hasil Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian. Sensus Pertanian.

BPS. (2016). Statistik Tanaman Pangan. BPS Kabupaten Manokwari.

BPS. (2017a). Potensi Ekonomi Manokwari. Sensus Ekonomi 2016 Analisis Hasil Listing. BPS Kabupaten Manokwari.

BPS. (2017b). Provinsi Papua Barat Dalam Angka 2017. BPS Provinsi Papua Barat. Manokwari.

BPS. (2019). Statistik Daerah Provinsi Papua Barat. BPS Provinsi Papua Barat. Manokwari.

Hafif, B. (2016). Optimasi Potensi Lahan Kering Untuk Peningkatan Produksi Padi Satu Juta Ton di Provinsi Lampung. JUrnal Litbang Pertanian Vol 35 No 2 Juni 2016. Bogor.

Heriawan R, Achmad S, Handewi P S, Mewa A, I Ketut Kariyasa & Ranggga D Y. (2016). Kebijakan Swasembada Pangan Berkelanjutan. IAARD Press. Jakarta.

https://www.kbbi.web.id/swasembada

Kastanja AY. (2010). Kajian Penerapan Teknik Budidaya Padi Ladang Varietas Lokal (Studi Kasus Pada 4 Kecamatan di Kabupaten Halmahera Utara). Politeknik Perdamaian Halmahera. Tobelo.

Kementerian Pertanian. (2015). Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015-2019. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta.

Kementerian Pertanian. (2015). Perubahan Iklim dan Inovasi Teknologi Produksi Tanaman Pangan. Badan Litbang Pertanian. Jakarta.

Lekitoo, M. (2011). Pembangunan Pertanian dan Perdesaan Dalam Perspektif Sosiologis di Papua Barat. Prosiding Seminar Nasional Akselerasi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan Berbasis Inovasi. Universitas Negeri Papua. Manokwari.

Mustofa. (2012). Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Miskin dan Modal Sosial di Provinsi DIY. Jurnal Geomedia Sains Geografi. Vol 10 Nomor 1 Mei 2012. Jurusan Pendidikan Geografi. Universitas Negeri Yogyakarta

Nazirah, L & Damanik, B.S.J. (2015). Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Padi Ladang Pada Perlakuan Pemupukan. Jurnal Floratek. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Pemprov Papua Barat. (2017). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Papua Barat Tahun 2017-2022. Pemprov Papua Barat. Manokwari.

Raden I, Thamrin, Syarif F, Fadli & Darmi. (2010). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Padi dan Padi Ladang di Desa Bila Talang Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara. Fakultas Pertanian. Universitas Kartanegara.

Sitohang, F.R.H., Siregar, L.A.M., & Putri, L.A.P. (2014). Evaluasi Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Padi Ladang (Oriza Sativa L) Pada Beberapa Jarak Tanam Yang Berbeda. Jurnal Online Agroekoteknologi. ISSN No 2337-6597. Vol 2 No 2 661-679. Maret. 2014

Sulaiman, A., Kasdi, S., Deciyanto, S., Sri Sulihanti, & Suci, W. (2018). Kebijakan Penyelamat Swasembada Pangan. IAARD Press. Jakarta

Supriansyah, Suparman, Bhermana, A., & Anto, A. (2013). Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Ladang.BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Kalimantan Tengah.

Suyamto, R. Hidajat, S. Wahyuni, & Y. Samaullah. (2007). Pedoman Bercocok Tanam Padi. Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Departemmen Pertanian.

Tulak, P., Paulina & Dharmawan, Arya. (2009). Struktur Nafkah Rumahtangga Petani Transmigran : Studi Sosio-Ekonomi di Tiga Kampung di Distrik Masni Kabupaten Manokwari. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan. 3. 10.22500/sodality.v3i2.5866.

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 18 Tahun 2012. Tentang Pangan.

Wibowo, K. (2012). Peranan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Manokwari. Jurnal Agrotek Vol 3 No 1 Januari 2012. Fakultas Pertanian. Universitas Papua.

Widati, A.W. (2015). Ketersediaan Pangan di Provinsi Papua Barat. Seminar Nasional. Kearifan Lokal Nilai Adiluhung Batik Indonesia Untuk Daya Saing Internasional. ISBN. 978-979-1230-353. Universitas Islam Batik Surakarta.

Yunizar. (2014). Kajian Teknologi Hemat Air Pada Padi Ladang Pada Lahan Kering Masam Dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim di Provinsi Riau. Prosiding Seminar Nasional lahan Suboptimal 2014. Palembang. ISBN. 979-587-529-9.

Yuminarti, Umi. (2017). Kebijakan Transmigrasi Dalam Kerangka Otonomi Khusus di Papua: Masalah dan Harapan. Jurnal Kependudukan Indonesia. Vol 12. No 1 Juni 2017.

Published
2020-12-23