Article Details
Edukasi Tatalaksana Kesehatan Hewan Kepada Peternak Sapi di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda
Main Article Content
Latar belakang: Desa Pombulaa Jaya sebagai salah satu sentra produksi sapi pedaging yang ada di Sulawesi Tenggara. Permasalahan tatalaksana manajemen kesehatan ternak sangat penting dalam upaya mendukung produksi dan reproduksi pada ternak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peternak melalui edukasi tata laksana kesehatan ternak sehingga diharapkan peternak dapat mengambil tindakan preventif yang efektif dalam mencegah kejadian penyakit pada sapi.
Metode: Metode yang digunakan dalam pengambilan sampling adalah purposive sampling dengan kriteria peternak memiliki sapi minimal 2 ekor dan telah beternak minimal lebih dari 1 tahun. Jumlah peternak dalam kegiatan ini adalah sebanyak 20 peserta. Sumber data berdasarkan diskusi dan wawancara kepada peternak. Desain kegiatan meliputi survei awal kondisi pemeliharaan dan kesehatan, penyuluhan berbasis materi biosekuriti, sanitasi, vaksinasi, pengendalian parasit, dan manajemen pakan, serta pelatihan praktik. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest berdasarkan hasil scoring dari kuisioner.
Hasil: Hasil pemetaan menunjukkan 75 persen peternak menerapkan sistem intensif dan 25 persen semi intensif. Pola pakan mengandalkan hijauan cut and carry berbasis rumput gajah dan odot yang dilengkapi ampas tahu, dengan air minum ad libitum. Masalah kesehatan yang dominan mencakup gangguan reproduksi seperti kawin berulang dan kelahiran prematur, serta penyakit pencernaan akibat infestasi cacing, disertai laporan kasus klinis yang mengarah pada bovine ephemeral fever dan ancaman jembrana. Intervensi edukasi meningkatkan skor pengetahuan rata-rata dari 45,5 pada pretest menjadi 85,5 pada posttest. Kesenjangan pemahaman yang tersisa terkait program pencegahan penyakit, prosedur sanitasi kandang yang benar, dan langkah biosekuriti pintu masuk ternak.
Kesimpulan: Edukasi tatalaksana manajemen kesehatan ternak sapi dapat meningkatkan pengetahuan peternak dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit pada sapi sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi di Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Received: 08 Nov 2025; Accepted: 17 Mar 2026; Available Online: 30 Mar 2026;
Christi, R. F., Salman, L. B., Suharwanto, D., Edianingsih, P., & Sudrajat, A. (2024). Penerapan kesehatan pada sapi perah melalui upaya pemberian obat cacing di wilayah Kecamatan Sukaresmi anggota Koperasi Peternak Sapi Cianjur Utara. Farmers: Journal of Community Services, 5(1), 7–12.
Churriyah, A. N., Khatifah, K., & Astaman, P. (2023). Karakteristik pertumbuhan dan kandungan bahan kering rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada pertanaman campuran dengan legum sentro. Media Agribisnis, 7, 116–121. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v7i1.3221
Dumadi, E. H., Abdullah, L., & Sukria, H. (2021). Kualitas hijauan rumput gajah (Pennisetum purpureum) berbeda tipe pertumbuhan: review kuantitatif. Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, 19(1), 6–13. https://doi.org/10.29244/jintp.19.1.6-13
Ferreira, J. S., Baccili, C. C., Nemoto, B. S., Vieira, F. K., Sviercoski, L. M., Ienk, T., Pagno, J. T., & Gomes, V. (2024). Biosecurity practices in the dairy farms of southern Brazil. Frontiers in Veterinary Science, 11, Article 1326688.
Hafid, H., Malesi, L., Hadrayanti A. S., & Ibrahim, M. A. (2022). Perbaikan tatalaksana dan tingkat produktivitas usaha penggemukan sapi sistem kereman di kecamatan konda. In Jurnal Pengamas, 5(2)
Hafid, H., Ode Ba, L., Malesi, L., Hadrayanti A., S., & Patriani, P. (2020). Peningkatan pengetahuan peternak sapi di desa alebo kecamatan konda melalui bimbingan teknis cara beternak yang baik. In Jurnal Pengamas, 3(2)
Hafid, H., Junaedi, I., H., Hetharia, C., Makmur, A., Ramaiyulis, Hambakodu, M., Kristanti, N.D., Maharani, N., Ridhana, F., Sujatmiko, Ina, Y.T., Zelpina, E., Widaningsih, N., Kurniasih, D., Sugiarto, M., Wijayanti, D.A.(2023). Ternak Potong (Teori Dan Praktik). Widina Press, Bandung.
Hartady, T., Widyastuti, R., & Hiroyuki, A. (2021). Health management of beef cattle: A case study. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 31(2), 102–108. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2021.031.02.02
Haris,I. M., & Mulawarman, U. (2020). Pengaruh manajemen pemeliharaan terhadap penerimaan peternakan sapi potong rakyat di Kutai Barat. In Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 3(2).
Moita, S. (2022). Pelatihan penguatan tata kelola badan usaha milik desa (bumdes) berbasis karakter dan potensi masyarakat di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Abdidas, 3(6), 959–966. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i6.703
Naif, R., Nahak, O., & Dethan, A. (2016). Kualitas nutrisi silase rumput gajah (Pennisetum purpureum) yang diberi dedak padi dan jagung giling dengan level berbeda. JAS, 1, 6–8. https://doi.org/10.32938/ja.v1i01.31
Nur, K, A. (2022). Analisis efisiensi teknis dan faktor usaha penggemukan sapi lokal di desa dempo barat analysis of technical efficiency and factors of local cow fattening business in dempo west village, pasean district, pamekasan regency. 2. http://journal.trunojoyo.ac.id/agriscience
Nuraini, D. M., Pramono, A., Prastowo, S., & Widyas, N. (2022). Penyuluhan manajemen kesehatan sapi potong dan penyakit zoonosis di kelompok tani kenteng makmur, Ngargoyoso, Karanganyar. AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 3(1), 10. https://doi.org/10.20961/agrihealth.v3i1.55870
Nuraini, D. M., Sunarto, S., Widyas, N., Pramono, A., & Prastowo, S. (2020). Peningkatan kapasitas tata laksana kesehatan ternak sapi potong di Pelemrejo, Andong, Boyolali. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 4(2), 102. https://doi.org/10.20961/prima.v4i2.42574
Pancar, F. M., Putra, I. P. C., Yaddi, Y., Libriani, R., Prasanjaya, P. N., & Fauzia, S. (2024). representasi penyakit pada sapi berdasarkan gangguan sistem organ di Kabupaten Muna Barat. Jurnal Sains Dan Teknologi Peternakan, 5(2), 44-54. https://doi.org/10.31605/jstp.v5i2.3802
Park, R. M., Foster, M., & Daigle, C. L. (2020). A scoping review: The impact of housing systems and environmental features on beef cattle welfare. In Animal, 10(4). MDPI AG. https://doi.org/10.3390/ani10040565
Prasetyo, B.P., Muhammad, P. , Nurdin, A.,Pancar, F.M., Dymia, M., Pefdini, E., Putu, L., Santika, N., Suriansyah, Sekar, Y., Adryani, L., Fairuz, R. , Marhabanaz, N., & Ummah, ; A Rifqatul. (2025.). Penyakit Zoonosis Pada Ternak. CV Azzia Press, Padang.
Qisthon, M. A., Mirandy, M., Sirat, P., Farda, F. T., & Wanniatie, V. (2024). Edukasi peternak sapi melalui penyuluhan. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 3(1), 1–017.
Rachma, F. N., Hidanah, S., Sofyan, M. S., & Setiawan, B. (2020). The potency of dry-cooked rice waste and tofu dregs on weight gain and feed conversion in beef cattle. Journal of Applied Veterinary Science And Technology, 1(2), 48. https://doi.org/10.20473/javest.v1.i2.2020.48-51
Sufianto, & Arifah, S.M. (2023). Statistika Teori dan Aplikasi (Vol. 1). UMM Press, Malang.
Triyasari, S., & Kamilah, I. (2024). Analysis of the influence of farmers’ knowledge skills and attitudes towards extension in understanding the capacity of Madurese cattle farmers in West Waru Village, Pamekasan Regency. BIO Web of Conferences, 146. https://doi.org/10.1051/bioconf/202414601088
Volkandari, D.,S., Sudrajad, P., Prasetyo, D., Prasetyo, A., Pujianto, J., & Cahyadi, M. (2018). Prosiding seminar nasional kesiapan sumber daya pertanian dan inovasi spesifik lokasi memasuki era industri 4.0 dampak sistem pemeliharaan intensif dan semi intensif terhadap ukuran tubuh sapi bali jantan di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Bali. BPTU, Semarang.
Yuliani, M. G. A., Madyawati, S. P., & Hariyono, H. (2025). Empowerment of dairy cattle farmers in the areas selingkar wilis through community service’s postgraduate school. Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements, 7(1), 105–110. https://doi.org/10.20473/dc.v7.i1.2025.105-110