Daya Dukung Lahan Hijauan Makanan Ternak untuk Ternak Sapi Potong di Kampung Bowi Subur, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat


Abstract viewed : 94 times,     PDF downloaded : 113 times

  • Etmundus Ronaldo Ikanubun Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Ebit Eko Bachtiar Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Ni Putu Vidia Tiara Timur Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Bangkit Lutfiaji Syaefullah Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Maria Herawati Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
  • Susan Carolina Labatar Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Keywords: Citra satelit, Daya dukung, Hijauan

Abstract

Sektor peternakan hingga saat ini masih merupakan salah satu kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan yang harus menjadi skala prioritas, karena dengan penggalakkan usaha ini akan dapat mengatasi kekurangan kebutuhan protein hewani. Perkembangan ternak sapi potong sangat berhubungan erat dengan ketersediaan hijauan sebagai sumber pakan ternak. Pakan Ternak merupakan hal terpenting dalam usaha peternakan sapi potong, karena 70-80% berpengaruh pada produksi, hal ini dikarenakan agar hijauan makanan ternak mampu menunjang hidup ternak agar mencukupi bobot badan ideal ternak sapi potong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung lahan dalam menunjang ketersediaan pakan ternak bagi pengembangan sapi potong yang dipelihara oleh penduduk Kampung Bowi Subur, distrik Masni, kabupaten Manokwari. Penelitian menggunakan metode survei dengan cara pengamatan langsung di lapangan. Hasil gambar peta dari apliasi google earth yang menggunakan citra satelit, kemudian dianalisis mengunakan aplikasi Quantum GIS dan hasilnya peta tersebut akan berisi berbagai informasi tentang luas lahan hijauan dan daya dukung lahan hijauan makanan ternak.

References

Ashari, F., E. Juarini, Sumanto, B. Wibowo, & Suratman. (1995). Pedoman analisis potensi wilayah penyebaran dan pengembangan peternakan. Balai Penelitian Ternak dan Direktorat Bina Penyebaran dan Pengembangan Peternakan. Jakarta.

Hamid, A.A. (2012). Analisis Potensi Daya Dukung Pengembangan Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Pohuwato.Laporan Penelitian Dana APBD Tahun Anggaran 2012. Jurusan Peternakan. Fakultas Ilmu-ilmu Pertanian. Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.

Labatar, C.S. & Wosiri G.O. (2018). Pengolahan Jerami Padi dengan Cara Strawmix Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong. Jurnal Triton, 9(2).

Maryam. (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penentu Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Potong (Studi Kasus Desa Otting Kab. Bone). Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. 3(1).

Pawere, F.R., Baliarti, E., & Nurtini, S. (2012). Proporsi Bangsa, Umur, Bobot Badan Awal Dan Skor Kondisi Tubuh Sapi Bakalan Pada Usaha Penggemukan. Buletin Peternakan, 36: 193-198.

Saputra, J.I. (2016). Analisis potensi daya dukung pengembangan peternakan sapi potong di Kabupaten Pesawaran. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Susanto, A., K. Ahmad, & K. Tutiek. (2016). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lahan Pertanian Dan Komoditi Hasil Panen Kabupaten Kudus. Jurnal Informatika Vol. 10, No. 2.

Suwargana, N. (2013). Resolusi Spasial, Temporal Dan Spektral Pada Citra Satelit Landsat, Spot Dan Ikonos. Jurnal Ilmiah Widya, 1(2): 167 – 174.

Udding, R., B. Nohong & Munir. (2014). Analisis Kandungan Protein Kasar (PK) dan Serat Kasar Kombinasi Rumput Gajah (Pannisetum purpureum) dan Tumpi Jagung yang Terfermentasi. Jurnal Galung Tropika, 3: 201-207.

Wikantika, K. (2009). Unmanned Mapping Technology: Development and Applications. Workshop Sehari “Unmanned Mapping Technology: Development and Applications” (UnMapTech2008). Bandung, Indonesia.

Published
2021-09-09