Analisis Penggunaan Lahan pada Bentang Lahan Kipas Laharik Gunungapi Kelud melalui Sistem Informasi Geografis


Abstract viewed : 403 times,     PDF downloaded : 337 times

  • Ardli Swardana Universitas Garut
Keywords: Bentang lahan, Gunungapi kelud, Kipas lahar, Penggunaan lahan, SIG

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mendapat sebutan ring of fire karena adanya deretan gunung api yang melewatinya. Disetiap aktivitasnya akan banyak menghasilkan banyak keragaman bentuk lahan. Tujuan  penelitian ini adalah melakukan analisis jenis penggunaan lahan yang berada di atas bentukl ahan kipas lahar Gunungapi Kelud melalui SIG. Lokasi penelitian difokuskan pada bentuklahan Kipas Lahar Gunungapi Kelud yang beradadi kabupaten Kediri, meliputi wilayah kecamatan Kepung, Puncu, Plosoklaten, Ngancar, dan Wates. Penelitian dilaksanakan pada Mei – Juni 2021. Metode yang digunakan adalah metode analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter utama yang diamati adalah bentuklahan yang diperoleh dari interpretasi data DEM dan data penggunaan lahan yang diperoleh dari interpretasi citra satelit landsat 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk lahan kipas lahar terbentuk dari deposisi lahar dari kejadian erupsi Gunungapi Kelud. Di atas bentuk lahan ini terdapat 6 jenis penggunaan lahan, yaitu penggunaan lahan HTI, perkebunan, pertanian lahan kering, pertanian lahan kering campur semak, permukiman, dan sawah. Dari keenam penggunaan lahan tersebut, penggunaan lahan sawah mendominasi wilayah penelitian, yaitu dengan total luasan 10,136.84 ha atau 40.00% dari total luas wilayah penelitian.

References

De Belizal, E., Lavigne, F., Gaillard, J.C., Grancher, D., Pratomo, I., & Komorowski, J.C. (2011). The 2007 eruption of Kelut volcano (East Java, Indonesia): Phenomenology, crisis management and social response. Geomorphology (136). 2012.p.165-175.

Lavigne F, Thouret JC, Voight B, Suwa H, & Sumaryono A. (2000). Lahars at Merapi Volcano: an overview. Journal of Volcanology and Geothermal Research (100). Tahun 2000. p.423–456.

Sajiman. (2006). Modul Pelatihan sistem informasi Geografis SIG. Bandung:Informatika.

Swardana, A. Boedi, T. & Barus, B. (2014). Studi Geomorfologi Kabupaten Kediri dan Pemodelan Bahaya Aliran Lahar. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor (IPB).

Utami, W., Artika, I. G. K., & Arisanto, A. (2018). Aplikasi Citra Satelit Penginderaan Jauh untuk Percepatan Identifikasi Tanah Terlantar. BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 4(1). https://doi.org/10.31292/jb.v4i1.2152.

Yunita, Ratna, E., Fariza, A. & Sesulihatien, W.T. (2008). Sistem Emergency dan Evaluasi Bencana Gunung Meletus. Studi Kasus: Gunung Api Kelud. Surabaya [ID]: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Published
2021-09-09