Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Pemuda untuk Melanjutkan Usaha Tani di Daerah Konservasi DAS Solo Hulu


Abstract viewed : 115 times,     PDF downloaded : 75 times

  • Nandhika Murti Azhari Universitas Sebelas Maret
  • Sapja Anantanyu Universitas Sebelas Maret
  • Eksa Rusdiyana Universitas Sebelas Maret
Keywords: Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal

Abstract

Tenaga kerja muda pertanian di Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo Hulu jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan tenaga kerja pertanian golongan tua, maka diperlukan berbagai upaya guna meningkatkan minat pemuda untuk bekerja di bidang pertanian di daerah konservasi DAS Solo Hulu. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam menentukan minat pemuda pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani di daerah konservasi DAS Solo Hulu yang meliputi pendidikan formal, informal, dan non formal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive dan penentuan informan dilakukan secara purposive sampling kepada 10 informan. Metode analisis data yang digunakan adalah Analysis Interactive Model Miles dan Huberman. Pengujian keabsahan data menggunakan uji kepercayaan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan terbagi menjadi pendidikan formal, informal, dan non formal. Peran pendidikan formal tidak memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Peran pendidikan informal lingkungan memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Sedangkan peran pendidikan non formal memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran pendidikan informal lingkungan dan pendidikan non formal mempunyai pengaruh sangat penting dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani di daerah konservasi DAS Solo Hulu.

References

Annur, C. M. (2020). Sektor Pertanian Paling Banyak Menyerap Tenaga Kerja Indonesia. https://databoks.katadata.co.id.

Badan Pusat Statistik. (2020). Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Karanganyar 2019. Karanganyar: BPS.

Hidayat, M. (2012). Evaluasi Kesesuaian Fungsi Kawasan Dan Konservasi Lahan Daerah Aliran Sungai Walikan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri. Skripsi. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Hoffmann, A., Junge, M., & Malchow-Moller, N. (2015). Running in the Family: Parental Role Models in Entrepreneurship. Journal of Small Business Economics, 44(1), 79–104.

Khairani, H. M. (2013). Psikolog Belajar. Yogyakarta: Aswaja Persindo.

Maryani, A. T., & Nyimas, M. E. F. (2020). Pengenalan dan Penanaman Tanaman Sayur-Sayuran pada Tk Pertiwi Xi Kecamatan Pelayanagan Kota Jambi. https://doi.org/10.31219/osf.io/rj3mx.

Meliasari, Endriatmo, S., & Mohammad, S. (2017). Hubungan Kondisi Sosial-Ekonomi Rumah Tangga dengan Minat Pemuda Desa di Bidang Pertanian (Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang). Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 1(4), 523-53.

Muslim, M. (2017). Pengaruh Persepsi tentang Status Sosial Ekonomi dan Lingkungan Petani terhadap Minat Berusahatani Padi : Kasus Pemuda Desa Ciwalen, Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Ningsih, F., & Sofyan, S. (2015). Faktor-Faktor yang Menentukan Keterlibatan Pemuda Pedesaan pada Kegiatan Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Penyuluhan, 11(1), 23-38.

Prasetya, N. R. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Umur Petani dengan Penurunan Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Sub Sektor Tanaman Pangan di Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Skripsi. Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Rekapitulasi Pencarian Penduduk Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar 2021. (2021). Desa Beruk.

Sari, M. P., Igusti, P. B. S. A., & Gede, K. (2017). Pergeseran Pekerjaan Remaja dari Sektor Pertanian ke Sektor Industri. Jurnal Ilmiah Sosiologi, 1(1), 1-13.

Susilowati, S. H. (2016). Fenomena Penuaan Petani dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda Serta Implikasinya Bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(1), 35-55.

Wibowo, A. (2019). Pengawasan Pendidikan Formal untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Perbatasan di Kabupaten Sanggau. Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 23-39.

Published
2021-09-09