Article Details

Main Article Content

Triman Tapi
Mikhael Mikhael

Latar belakang: Selama ini, air leri kerap dianggap sebagai limbah dan dibuang begitu saja.Walaupun dijumpai air leri memiliki banyak kandungan vitamin, mineral dan unsur lainnya, namun air leri belum termanfaatkan secara optimal oleh sebagai besar masyarakat. Hal ini terlihat pada saat mencuci beras, air limbah yang dihasilkan sering dibuang tanpa dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu dipandang perlu melakukan penyuluhan bagi ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Manokwari mengenai manfaat dan kegunaan dari air leri sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair (POC) yang berguna bagi tanaman yang diusahakan.


Metode: Penilaian efektivitas penyuluhan pertanian menggunakan metode survey dan kuisioner, serta melakukan pengukuran perubahan tingkat pengetahuan sasaran sebelum dan sesudah penyuluhan. Adapun jumlah responden yakni 20 orang yang merupakan kelompok ibu-ibu rumah tangga yang ditentukan secara purposive sampling.


Hasil:  Hasil evaluasi penilaian tingkat pengetahuan responden diperoleh hasil peningkatan nilai pengetahuan setelah pelaksanaan kegiatan penyuluhan sebesar 14,6 point. Evaluasi pre-test nilai rata-rata responden masih kategori rendah dengan nilai 13,6 point dan hasil evaluasi nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 28,2 point berkategori tinggi. Nilai efektivitas penyuluhan yang diperoleh sebesar 89% berada pada kategori sangat efektif.


Kesimpulan: Pemilihan metode yang tepat dengan cara ceramah, diskusi dan praktik dalam waktu bersamaan serta didukung jumlah peserta kegiatan penyuluhan yang relatif sedikit, telah memudahkan proses penyampaian pesan dan interaksi diantara pemateri dan sasaran penyuluhan. Kondisi ini setidaknya memberikan dampak pada peningkatan pengetahuan sasaran penyuluhan dan tingkat partisipasi sasaran mengikuti pelaksanaan kegiatan penyuluhan.

Keywords: Air leri Efektivitas penyuluhan POC

Akib, M. A., Setiawaty, H., & Haniarti. (2014). Improving the Quality of “Leri” Rice Washing Waste by Different Period of Fermentation and Yeast Concentration as an Alternative Liquid Organic Fertilizer. International Journal of Agriculture System (IJAS), 2(2), 153-162.

Alip, N. (2010). Anti Stres dan Perangsang Akar Tanaman. http://nuralip.mywapblog.com/anti-stres-dan-perangsang-akartanaman.xhtml. Diakses tanggal 15 Agustus 2023.

Ameeta, S. & C. Ronak. (2017). A review on the effect of organic and chemical fertilizers on plants. International Journal for Research in Applied Science and Engineering Technology, 5(2): 677-680.

Arikunto, Suharsimi. (2012). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Bot, A. & J. Benites. (2005). The Importance of Soil Organic Matter, Key to Drought-resistant Soil and Sustained Food Production. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Ginting, E. (1994). Pokok pikiran penerapan metode penelitian sosial dalam program kuliah kerja lapang. Malang: Universitas Brawijaya.

Hadisuwito, S. (2007). Membuat Pupuk Kompos Cair. AgroMedia

Lalla, Milawati. (2018). Potensi Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Pada Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.). Jurnal Agropolitan, 5(1), 38-43.

Malo, Manase. (1986). Dalam Modul Methoda Penelitian Sosial dan Teknik Penulisan Ilmiah (Departemen Pertanian, Badan Pengembangan SDM dan Penyuluhan Pertanian, Pusat Pengembangan Petugas Pertanian, Jakarta).

Mardikanto, Totok. (1993). Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta:UNS.

Musnamar, E. I. (2009). Pupuk Organik: Cair dan Padat, Pembuatan, Aplikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Nurhasanah, Y.S. (2011). Air Cucian Beras Dapat Suburkan Tanaman. Jurnal sains riset, 3(99), 1-8.

Nurjanah, Siti. (2015). Peranan Manajemen Inovasi Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Pendidikan. Jurnal CBMA, Vol. 2, No. 1. Diakses pada tanggal 20 Agustus 2023, dari http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ cbam/article/view/288/235.

Nuzuliyah, Laila & Irawan, Darma. (2022). Evaluasi Penyuluhan Model Sekolah Lapang Terhadap Perubahan Perilaku Petani Padi Di Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Partner, 27(1), 1836 - 1846.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Sukmaningrum, Adisti & Ali Imron. (2017). Memanfaatkan Usia Produktif dengan Usaha Kreatif Industri Pembuatan Kaos pada Remaja di Gresik. Jurnal Paradigma Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya: Surabaya, 5(3).

Tonfack, L.B., A. Bernadac, E. Youmbi, V.P. Mbouapouognigni, M. Ngueguim, and A. Akoa. (2009). Impact of organic and inorganic fertilizers on tomato vigor, yield and fruit composition under tropical andosol soil conditions. Fruits, 64(3), 167-177.

Wardiah, Linda, & Rahmatan, H. (2014). Potensi Limbah Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Pakchoy (Brassica Rapa L.). Jurnal Biologi Edukasi, 6(1), 34-38.

Yulianingsih, R. (2017). Pengaruh Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu (Solanum Melongena L.). Piper, 13(24), 61–68.