Bentuk, Tekstur, Daya Tetas Telur pada Indukan Ayam Buras Dikawinsilangkan dengan Beberapa Jenis Pejantan Unggul


Abstract viewed : 365 times,     PDF downloaded : 460 times

  • Doni Kristanto Umbu Nggaba Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Alexander Kaka Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
Keywords: Ayam, Bentuk, Daya tetas, Tekstur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, tekstur dan daya tetas pada indukan ayam buras yang dikawinsilangkan dengan beberapa jenis pejantan unggul. Materi yang digunakan dalam penelitian ini tiga pejantan dan tiga puluh indukan ayam buras dipisah dalam tiga jenis kandang yang berbeda. Masing masing pejantan yang digunakan yaitu pejantan bangkok, plucker dan pakhoy. Prosedur penelitian digunakan adalah mengamati bentuk telur, tekstur telur serta daya tetas telur yang dihasilkan dari indukan ayam buras dalam periode tertentu dengan memperhatikan sistim dan cara pemeliharaaan ternak yang baik, baik perkandangan dan pakan ternak. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap bentuk telur, tekstur telur serta daya tetas telur ayam. Hasil perkawinan silang tiga pejantan unggul dengan sepuluh indukan ayam buras menghasilkan bentuk telur bulat untuk pejantan unggul bangkok 26,53 persen, bentuk telur oval 14,29 persen dan bentuk telur lonjong 51,02 persen,  pejantan unggul plucker menghasilkan bentuk telur bulat 25,51 persen, bentuk telur oval 41,84 persen dan bentuk telur lonjong 17,35 persen, sedangkan pejantan unggul pakhoy menghasilkan bentuk telur bulat 37,76 persen, bentuk telur oval 16,33 persen dan bentuk telur lonjong 24,49 persen; tekstur telur halus pejantan unggul bangkok 86,73 persen, kasar 5,10 persen, tekstur telur halus Pejantan unggul Plucker 79,59 persen, kasar 5,10 persen, sedangkan tekstur telur halus pejantan unggul pakhoy 74,49 persen, kasar 4,08 persen serta daya tetas telur pejantan unggul bangkok 80,61 persen, tidak menetas 11,22 persen, daya tetas telur pejantan unggul plucker 69,39 persen, tidak menetas 17,35 persen, sedangkan daya tetas telur pejantan unggul pakhoy 58,16 persen, tidak menetas 20,41 persen.

References

Dako, S. Ilham, F. Laya, K. & Fathan, S. (2018). Karakteristik Sifat Produksi Ayam Kampung – Broiler (KB). Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Negeri Gorontalo.

Devi, N. A. (2021). 5 Gaya Bertarung Hebat Ayam Bangkok Pakhoy (Kemampuan Dalam Pertempuran).

Djafar. (2001). Daya Tetas dan Lama Menetas Telur Ayam Tolaki Pada Mesin Tetas Dengan Sumber Panas Yang Berbeda.

Harms, R.H., C.R. Douglas, & D.R. Sloan. (1996). Midnight feeding of commercial laying hens can improve eggshell quality. Journal of Poultry Applied Science Resources 5:1 -5.

Iriyanti, N., Zuprizal, T. Yuwanta, & S. Keman. (2005). Penggunaan Vitamin E Dalam Pakan Terhadap Fertilitas, Daya Tetas, dan Bobot Tetas Telur Ayam Kampung. Fakultas Univversitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Kementan. (2017). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta.

Lestari, P., Pramono, P. B., & Sihite, M. (2021, September). Pengaruh Letak Telur pada Mesin Tetas terhadap Persentase Daya Hidup Embrio, Lama Menetas dan Gagal Menetas. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian (Vol. 2, No. 1, pp. 177-185).

Romjali, E., A.L. Lambio, E. S. Lius, N. P. Roxas & A. A. Barion. (2006). Fertility And Hatchability of Eggs on Mallard Ducks (Anas Platyrhynchos L.) of Different Plumage Pattern Under Different Feeding Regimes. Pros. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner: 674-679.

Sermalia, N. P., Arifin, M., & Sihite, M. (2021, September). Pengaruh Letak Telur pada Mesin Tetas terhadap Persentase Susut Bobot Telur, Daya Tetas dan Bobot Tetas DOC (Day Old Chick). In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian (Vol. 2, No. 1, pp. 151-164).

Sinabutar, M. (2009). Pengaruh frekuensi inseminasi buatan terhadap daya tetas telur itik lokal yang di inseminasi buatan dengan semen entok.[Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.

Sudrajat. (2001). Ayam Bangkok. Jakarta. Penebar Swadaya, Jakarta

Suprijatna, E. Atmomarsono, U. & Kartasudjana, R. (2005). Ilmu Dasar Ternak Unggas. Penebar Swadaya, Jakarta.

Syahrulanam. (2021). Ayam Plucker, Sejarah, Ciri – Ciri, Kelebihan, Kekurangannya.

Zakaria, M. A. S. (2010). Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Ayam Fertilitas, Daya Tetas Telur dan Berat Tetas. Jurnal Agrisistem Vol. 6 (2); 96-102.

Published
2022-09-11