INKRUHEDAMASEDA (Inovasi Krupuk Herbal Daun Manggis Sebagai Antioksidan untuk Mewujudkan Ekonomi Negri)

  • Riski Kurniawan SMAN 1 Labuan Maringgai
Keywords: Antioksidan, Daun manggis, Krupuk, Herbal, Bergizi

Abstract

Tanaman manggis adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di sekitar tempat tinggal kami. Sudah banyak masyarakat yang tau akan khasiat dari tanaman ini dari kulit buah nya sampai dengan daunnya, yaitu sebagai antioksidan dan vitamin c yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya sebagai obat pencegah kanker, sebagai daya tahan tubuh, darah tinggi, obat diare, penangkal radikal bebas, pencegah panas dalam dan masih banyak lagi yang lainnya. Selama ini masyakarat dalam mengkonsumsi kulit buah dan daun manggis ini hanya di rebus dan di minum air sarinya. Dari sini muncul lah ide kami untuk menginovasikan daun manggis menjadi makanan yang bisa disenangi oleh  semua kalangan, serta memiliki nilai gizi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian kami yaitu untuk mengetahui kandungan daun manggis dan cara pengolahan daun manggis menjadi krupuk agar mejadi produk alternatif yang bergizi tinggi supaya disenangi masyarakat dan menjadi peluang usaha.

References

Burger I., Burger B, V., Albrecht C.F., Spicies H.S.C., & Sandor P. (1998). Samponin triterpenoid dari Bacium gradivlona Var. Obovatum Fitokimia , Volume 49. Hlm. 2087-2089

Deman, JM. (1997). Kimia Makanan. Terjemahan Kosasih Patdmawinata. Bandung: ITB.

Harborne, J.B. (1987). Metode Fitokimia Penuntun Cara Moderen Menganalisis tumbuhan, Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata dan Imam Sudiro, Edisi I, 9-10, ITB. Bandung.

Hendrawati, A.R.S. (2009). UJI Toksisitas Akut Eksrak Etanol Daun Kemangi(Ocimum sanctum Linn.) Terhadap Artemia salina Leach dengan Metode Brin Shrimp Lethalyt Tes( BSLT). Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Dipenogoro.

Nurchasanah. (2013). Khasiat Sakti Manggis Tumpas Berbagai Penyakit. Jakarta. Dunia Sehat.

Paramawati, Raffi. (2010). Dahsyatnya Manggis unhtuk Menumpas Penyakit. Jakarta: PT Agro Media Pustaka.

Prihatman, K. (2000). Manggis (Garcinia manggostana L), Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan pemayarakatan Ilmu Pengetahuan danTeknologi BPP Teknologi, Jakarta.

Putra, I Nengah Kencana. (2010). Aktifitas Antibakteri Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) Serta Kandungan Senyawa Aktifnya.J.Teknol. dan Indusri Pangan, Vol. XXI, No.1.

Robinson, T. (1995). Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi , Edisi VI, Hal 191-216, Diterjemahkan oleh Kosasih Patmawinata. ITB: Bandung.

Shahidi, F & Naczk, M. (1995). Foods Phenolics. Di dalam Disertasi Parhusib, A.J.N. Kajian Mekanisme Antibakteri dari Ekstrak Andaliman (Zanthxylum acanthopodium DC) terhadap Bakteri pathogen. Disertasi Pascasarjana, Institusi Pertanian Bogor.

Shahidi, F. (1997). Natural Antiokidant Chemistry, Health Effect and Application. AOCTS Press, IIIionis.

Suksamrarn, S., Suwannapoch, N., phakhodee, W., Thanuhiranlert, J., Ratananukul, P., Chimnoi, N., & Suksamran, A. (2003). Antimycobacterial Activity of Prenylated Xanthones From the Fruit of Garcinia mangostana, Chem. Phem. Bull. 51 (7), 857-859 (Gentianaceae), Drukkerij Elinkwijk bv, Utrecht, pp 109-114.

Published
2020-11-18