Persepsi dan Sikap Penyuluh Pertanian Kabupaten Gunungkidul terhadap Aplikasi Sistem Informasi Katam Terpadu

  • Rahima Kaliky Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta
  • Supardi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul
  • Nur Hidayat Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta
Keywords: Si Katam Terpadu, Persepsi, Sikap, Minat, Penyuluh pertanian

Abstract

Sektor pertanian masih diandalkan sebagai kontributor penting Produk Domestik Regional Bruto Daerah Istimewa Yogyakarta, padi merupakan komoditas pertanian penting, namun produksinya cenederung melandai. Perubahan iklim ekstrim menjadi salah satu factor penyebab kegagalan panen. Badan Litbang Pertanian telah menyediakan aplikasi Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu yang dapat memberikan informasi spasial dan tabular tentang teknologi budidaya tanaman padi berdasarkan prediksi variabilitas dan perubahan iklim pada level kecamatan. Penyuluh pertanian diharapkan menggunakan aplikasi tersebut untuk akses informasi teknologi budidaya padi, informasi iklim dan OPT kemudian meneruskannya kepada petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi, sikap, dan minat penyuluh di Kabupaten Gunungkidul terhadap aplikasi sistem informasi tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode survey pada bulan September 2020 dan pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana, jumlah sampel 46 orang. Analisis data menggunakan statistic deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas penyuluh pertanian di Kabupaten Gunungkidul memiliki persepsi positif (60,88%) terhadap manfaat aplikasi tersebut dan sebanyak 66,85 % memiliki persepsi positif terhadap kemudahan penggunaannya. Sebagian besar penyuluh memiliki sikap postifif (>60%), dan 65,2% penyuluh berniat untuk menggunakan aplikasi tersebut secara berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Gunungkidul.

References

Albarracin, B., T. Johnson, & M.P. Zanna, M. (Eds.). (2005). The Handbook of attitudes. Lawrence Erlbaum Associates, London. pp. 173-222.

Anwas, E. Oss M. (2013). Pengaruh pendidikan formal, pelatihan, dan intensitas pertemuan terhadap kompetensi penyuluh pertanian. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 19(1): 50-62.

Azwar. S. (2007). Sikap Manusia. Teori dan Pengukurannya. Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

BPS DIY. (2016). Provinsi DI Yogyakarta Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hafni.N & Amirulla Setya Hardi. (2017). Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten Gunungkidul tahun 2010-2014. Tesis S2 Ekonomika Pembangunan. Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/109672#filepdf (akses, 07 Oktober 2020)

Fahri, A., Syuryati, A. Yulfida, & R. Yusuf. (2019). Penerapan sistem informasi kalender tanam (SI KATAM) mendukung peningkatan indeks pertanaman padi di Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Dinamika Pertanian 3: 1-8.

Hanggono, A. A>, S. R. Handayani, & H. Susilo. (2015). Analisis atas praktek TAM (Technology Acceptance Model) dalam mendukung bisnis online dengan memanfaatkan jejaring sosial Instagram. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) 26(1): 1-9.

Hendayana. (2016). Persepsi dan Adopsi Teknologi. Landasan Teori dan Praktik Pengukuran. Penerbit IAARD, Bogor.

Iskandar, E., & H. Nurtilawati. (2019). Persepsi petani dan penerapan teknologi pengelolaan tanaman terpadu di Desa SUkaresmi Kabupaten Bogor. Jurnal Agribisnis Terpadu 12(3) : 203-2016.

Nurfathiyah, P. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi penyuluh pertanian dalam pemanfaatan media informasi di Kabupaten Batanghari. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jamb 3(1): 78-92.

Rakhmat, J. (2000). Psikologi Komunikasi. Remaja Rosdakarya. Bandung

Rahmawati, M. Baruwadi, & M. I. Bahua. (2019). Peran kinerja penyuluh dan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program intensifikasi jagung, JSEP 15(1): 56 – 70.

Rahmawati, M. Baruwadi, & M. I. Bahua. (2019). Peran kinerja penyuluh dan efektivitas pelaksanaan penyuluhan pada program intensifikasi jagung. JSEP 15 (1): 56-70.

Ruhimat, I. S. (2015). Tingkat motivasi petani dalam penerapan sistem agroforestry. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 12(2): 1-11.

Runtunuwu, E., H. Syahbuddin, F. Ramadhani, A. Pramudia, D. Setyorini, K. Sari, Y. Apriyana, E. Susanti, Haryono, P. Setyanto, I. Las, & M. Sarwani. (2012). Sistem informasi kalender tanam terpadu: status terkini dan tantangan kedepan. Jurnal Sumberdaya Lahan 6(2): 67-78.

Santoso, A. B. (2016). Pengaruh perubahan iklim terhadap produksi tanaman pangan di Provinsi Maluku. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 35(1): 29-38.

Singarimbun, M. & Effendi S. (2006). Metode Penelitian Survai. LP3ES. Yogyakarta.

Tjiptoherijanto, P. (2001). Proyeksi Penduduk, Angkatan Kerja, Tenaga Kerja, dan Peran Serikat Pekerja dalam Peningkatan Kesejahteraan. Diakses melalui <https://www.bappenas.go.id/files/3513/5211/1083/prijono__20091015125259__2356__0.pdf> Pada tanggal 24 September 2020.

Published
2020-11-18