https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/issue/feed Journal of Sustainable Agriculture Extension 2026-03-31T09:51:17+09:00 Gallusia Marhaeny Nur Isty [email protected] Open Journal Systems <p style="text-align: justify;" align="justify">Journal of Sustainable Agriculture Extension (JoSAE) is a scientific open access journal published by Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, aims to publish original research results and reviews such as agriculture, animal husbandry and plantation. Journal of Sustainable Agriculture Extension (JoSAE) encompasses a broad range of research topics in extension and socio-economic. Journal of Sustainable Agriculture Extension (JoSAE) is published every six months (March and September). The entire process from submission to publication is done FREE of charge. All articles can be viewed on an OPEN ACCESS basis.</p> https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/1698 Transformasi Sistem Pakan Ternak melalui Inovasi dan Teknologi Presisi: Membangun Kemandirian Pangan Hewani Berbasis SDM Unggul 2026-03-31T09:49:03+09:00 Rezki Amalyadi [email protected] <p style="font-weight: 400;"><strong>Latar belakang: </strong>Sistem pakan ternak merupakan faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan hewani yang berkelanjutan di Indonesia. Saat ini, sektor ini menghadapi berbagai tantangan serius, antara lain tingginya ketergantungan pada bahan baku impor seperti jagung dan bungkil kedelai, fluktuasi harga global, serta keterbatasan pemanfaatan sumber daya lokal. Permasalahan lain mencakup variabilitas kualitas dan keamanan pakan akibat standar mutu yang belum seragam, hambatan rantai pasok dan logistik terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas, serta kesenjangan sumber daya manusia dan teknologi yang membatasi adopsi inovasi, khususnya di kalangan peternak kecil.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode: </strong>Kajian ini disusun melalui pendekatan tinjauan pustaka dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah, laporan kebijakan, dan hasil penelitian terkini yang relevan dengan sistem pakan ternak di Indonesia maupun negara tropis lainnya. Analisis dilakukan secara deskriptif-komparatif untuk mengidentifikasi tantangan utama serta solusi inovatif yang berpotensi diterapkan.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil: </strong>Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi dalam formulasi dan produksi pakan, seperti fermentasi, probiotik, aditif alami, serta pemanfaatan produk samping agroindustri, mampu meningkatkan efisiensi nutrisi sekaligus mendukung keberlanjutan. Selain itu, penerapan teknologi presisi berbasis Internet of Things (IoT), sensor pintar, dan machine learning semakin berperan dalam manajemen pakan yang lebih cermat dan berbasis data. Agar transformasi ini optimal, diperlukan dukungan berupa pelatihan digital, kolaborasi lintas sektor, serta pemberdayaan generasi muda sebagai motor penggerak.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kesimpulan: </strong>Pembangunan sistem pakan ternak yang mandiri dan berdaya saing membutuhkan pendekatan integratif melalui inovasi teknologi, penguatan sumber daya manusia, dan kebijakan nasional yang adaptif serta sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.</p> 2026-03-30T18:37:10+09:00 Copyright (c) 2026 Journal of Sustainable Agriculture Extension https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/1735 Edukasi Tatalaksana Kesehatan Hewan Kepada Peternak Sapi di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda 2026-03-31T09:49:46+09:00 Harapin Hafid [email protected] Fadli Ma'mun Pancar [email protected] La Malesi [email protected] Zahra Jinan Fadilla [email protected] <p style="font-weight: 400;"><strong>Latar belakang: </strong>Desa Pombulaa Jaya sebagai salah satu sentra produksi sapi pedaging yang ada di Sulawesi Tenggara. Permasalahan tatalaksana manajemen kesehatan ternak sangat penting dalam upaya mendukung produksi dan reproduksi pada ternak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peternak melalui edukasi tata laksana kesehatan ternak sehingga diharapkan peternak dapat mengambil tindakan preventif yang efektif dalam mencegah kejadian penyakit pada sapi.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode: </strong>Metode yang digunakan dalam pengambilan sampling adalah purposive sampling dengan kriteria peternak memiliki sapi minimal 2 ekor dan telah beternak minimal lebih dari 1 tahun. Jumlah peternak dalam kegiatan ini adalah sebanyak 20 peserta. Sumber data berdasarkan diskusi dan wawancara kepada peternak. Desain kegiatan meliputi survei awal kondisi pemeliharaan dan kesehatan, penyuluhan berbasis materi biosekuriti, sanitasi, vaksinasi, pengendalian parasit, dan manajemen pakan, serta pelatihan praktik. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest berdasarkan hasil scoring dari kuisioner.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil: </strong>Hasil pemetaan menunjukkan 75 persen peternak menerapkan sistem intensif dan 25 persen semi intensif. Pola pakan mengandalkan hijauan <em>cut and carry </em>berbasis rumput gajah dan odot yang dilengkapi ampas tahu, dengan air minum ad libitum. Masalah kesehatan yang dominan mencakup gangguan reproduksi seperti kawin berulang dan kelahiran prematur, serta penyakit pencernaan akibat infestasi cacing, disertai laporan kasus klinis yang mengarah pada bovine ephemeral fever dan ancaman jembrana. Intervensi edukasi meningkatkan skor pengetahuan rata-rata dari 45,5 pada pretest menjadi 85,5 pada posttest. Kesenjangan pemahaman yang tersisa terkait program pencegahan penyakit, prosedur sanitasi kandang yang benar, dan langkah biosekuriti pintu masuk ternak.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kesimpulan: </strong>Edukasi tatalaksana manajemen kesehatan ternak sapi dapat meningkatkan pengetahuan peternak dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit pada sapi sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi di Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.</p> 2026-03-30T18:37:58+09:00 Copyright (c) 2026 Journal of Sustainable Agriculture Extension https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/1741 Edukasi Promosi Online kepada Peternak Kambing di Kecamatan Poasia Kota Kendari 2026-03-31T09:50:12+09:00 Harapin Hafid [email protected] La Ode Arfan Dedu [email protected] Siti Hadrayanti Ananda [email protected] <p style="font-weight: 400;"><strong>Latar belakang: </strong>Tujuan dari kegiatan abdimas ini adalah memberikan pelatihan dan bimbingan teknis pembuatan media promosi secara online menggunakan Canva serta Meningkatkan pengetahuan kelompok ternak dalam menyusun konten visual yang menarik seperti poster, flyer, infografis, banner, hingga katalog produk untuk media sosial.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode: </strong>Kegiatan pelatihan Canva ini dilaksanakan di Kecamatan Poasia Kota Kendari pada Hari Sabtu tanggal 14 Juni 2025. Mitra Kegiatan ini adalah masyarakat Kecamatan Poasia Kota Kendari. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah masyarakat mengenal, mengetahui dan menggunakan aplikasi Canva dengan mengevaluasi pengetahuan peserta dengan melaksanakan pretest dan posttest.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil: </strong>Hasil kegiatan Pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum pernah mendengar aplikasi Canva yaitu 19 orang atau 86,36% dan hanya 3 atau 13,63% orang yang pernah mendengar informasi tentang Canva, setelah pelatihan semua peserta sudah mendengar aplikasi Canva. Semua peserta belum pernah menggunakan aplikasi Canva tetapi setelah pelatihan peserta sudah merasakan dan mencoba sendiri penggunaan aplikasi Canva.&nbsp; sebelumnya peserta belum pernah mengikuti pelatihan aplikasi Canva tetapi setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini peserta sudah mengalami pengalaman mengikuti pelatihan aplikasi Canva.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong><span style="font-weight: 400;">Disimpulkan bahwa semua anggota kelompok ternak kambing di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, yang berjumlah 22 orang sudah mendengar, menggunakan dan mengikuti pelatihan aplikasi canva serta dapat mengerti dan menguasai penggunaan aplikasi Canva. Hal ini didukung oleh fakta bahwa anggota kelompok tersebut tergolong mudah menerima inovasi baru dan sudah terbiasa menggunakan handphone.</span></p> 2026-03-30T18:38:48+09:00 Copyright (c) 2026 Journal of Sustainable Agriculture Extension https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/1802 Peran Teknologi Presisi dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan: Systematic Literature Review 2026-03-31T09:50:54+09:00 Yunita Alfina Puspita Sari [email protected] Dinda Amalia Gumay [email protected] <p style="font-weight: 400;"><strong>Latar belakang: </strong>Sektor pertanian di negara berkembang menghadapi tantangan akibat degradasi sumber daya, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan pangan, sehingga membutuhkan pendekatan produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kajian sebelumnya umumnya membahas teknologi presisi dan keberlanjutan secara terpisah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan jenis teknologi presisi, kontribusinya terhadap dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan, serta hambatannya dalam konteks negara berkembang.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode: </strong>Kajian ini dilakukan menggunakan metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam basis data Scopus. Proses seleksi mengikuti pedoman PRISMA yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, penentuan kelayakan, dan inklusi dengan fokus pada publikasi yang membahas pertanian presisi di negara berkembang. Hasil penelusuran literatur mengidentifikasi 65 artikel ilmiah, dengan 17 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan pada periode publikasi 2020–2025. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi jenis teknologi yang digunakan, kontribusinya terhadap efisiensi usaha tani, serta dampak penerapannya dalam konteks keberlanjutan.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil: </strong>.Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi <em>seperti remote sensing, drone</em> dan <em>Geographic Information System</em> (GIS) berkontribusi terhadap efisiensi input dan keberlanjutan lingkungan, namun tingkat adopsinya masih rendah karena keterbatasan modal, infrastruktur dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kesimpulan: </strong>Kajian ini menyimpulkan bahwa pertanian presisi memiliki potensi besar dalam mendukung usaha tani yang berkelanjutan melalui dukungan terhadap peningkatan akses teknologi, penguatan kapasitas petani dan kebijakan yang berpihak pada digitalisasi pertanian berkelanjutan.</p> <p style="font-weight: 400;">&nbsp;</p> 2026-03-30T18:39:32+09:00 Copyright (c) 2026 Journal of Sustainable Agriculture Extension https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/1801 Integrating Agribusiness Management, Product Downstreaming, and Consumer Behavior for Sustainable Livestock-Based Food Enterprises 2026-03-31T09:51:17+09:00 I Putu Gede Didik Widiarta [email protected] Ananda Putra Agung [email protected] I Gede Arie Mahendra Putra [email protected] Muhammad Eriansyah Al Hakim [email protected] Made Hardinata Wijakesuma [email protected] A.A. Gde Agung Nanda Perwira [email protected] <p style="font-weight: 400;"><strong>Latar belakang: </strong>Sistem pangan berbasis peternakan berkelanjutan memiliki peran penting dalam menjawab tantangan global terkait ketahanan pangan, gizi, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Sektor ini masih menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya efisiensi, keterbatasan nilai tambah, serta lemahnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan keberlanjutan produk. Kondisi tersebut menuntut transformasi menyeluruh dari model produksi konvensional menuju sistem agribisnis terpadu yang menghubungkan kompetensi manajerial, inovasi produk, dan strategi berbasis perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka konseptual integratif yang menghubungkan manajemen agribisnis, hilirisasi produk, dan perilaku konsumen untuk memperkuat keberlanjutan usaha pangan berbasis hasil ternak.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode: </strong>Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi tahun 2020-2025, penelitian ini mensintesis temuan teoritis dan empiris dari konteks global dan Indonesia.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen agribisnis yang efektif melalui kompetensi manajerial, integrasi rantai nilai sirkular, dan digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi dan ketahanan usaha. Hilirisasi produk mendorong penciptaan nilai tambah dan daya saing pasar melalui inovasi teknologi dan pengolahan ramah lingkungan. Sementara itu, perilaku konsumen yang dipengaruhi oleh kesadaran keberlanjutan, kepercayaan sensorik, dan keterikatan emosional berperan penting dalam membentuk preferensi pembelian dan loyalitas merek.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kesimpulan: </strong>Integrasi ketiga dimensi tersebut menghasilkan sistem sinergis yang mendorong inovasi, mengurangi limbah, serta memperkuat pertumbuhan pasar berkelanjutan. Kerangka ini berkontribusi pada pengembangan teori agribisnis berkelanjutan dan memberikan implikasi strategis bagi pembuat kebijakan, praktisi, serta wirausaha muda peternakan.</p> 2026-03-30T18:40:16+09:00 Copyright (c) 2026 Journal of Sustainable Agriculture Extension